Pertama Kali, Yurianto Jubir Covid-19 Tampil Pakai Masker Saat Jumpa Pers

Risna Halidi | Stephanus Aranditio
Pertama Kali, Yurianto Jubir Covid-19 Tampil Pakai Masker Saat Jumpa Pers
Achmad Yurianto tampil mengenakan masker (Dok BNPB)

Achmad Yurianto bersama Sekjen Kemenkes Oscar Primadi berbicara menyampaikan informasi terkini dengan menggunakan masker berwarna oranye.

Suara.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Covid-19, Achmad Yurianto untuk pertama kalinya tampil berbicara di depan publik menggunakan masker.

Hal itu ia lakukan saat mengumumkan update terkini perkembangan virus corona COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta Timur, Minggu (5/4/2020).

Pengamatan Suara.com, dalam konferensi pers hari ini, Yurianto bersama Sekjen Kemenkes Oscar Primadi berbicara menyampaikan informasi terkini dengan menggunakan masker berwarna oranye, padahal sebelumnya mereka dan narasumber lain tidak menggunakan masker saat berbicara di mimbar.

Juru Bicara Pemerintah soal Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto (Antara)
Juru Bicara Pemerintah soal Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto (Antara)

"Iya betul (untuk sosialisasi)," kata Humas BNPB Agus Wibowo saat dikonfirmasi, Minggu (5/4/2020).

Hal itu dilakukan Yurianto sebagai contoh ke masyarakat terkait kebijakan baru pemerintah yang mewajibkan masyarkat, baik yang sakit ataupun yang sehat tanpa terkecuali untuk menggunakan masker saat di tempat umum.

"Mulai hari ini, sesuai rekomendasi dari WHO, kita jalankan 'masker untuk semua'. Semua harus memakai masker ketika berkegiatan di luar," kata Yurianto dalam konferensi pers virtual melalui akun BNPB Indonesia, Minggu (5/4/2020).

Dia menyebut masyarakat awam jika tidak bisa menggunakan masker bedah karena langka, cukup menggunakan masker kain yang dapat dicuci dan digunakan berkali-kali. Masker bedah dan masker N-95 diprioritaskan untuk tenaga medis.

"Masker kain bisa dicuci. Masker kain digunakan tidak lebih dari empat jam. Rendam masker kain yang telah dipakai di air sabun, lalu dicuci," jelasnya.

Selain itu, Yurianto juga tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan jaga jarak sosial (physical social distancing), menjaga imunitas tubuh dan menjaga kebersihan lingkungan.

Sebelumnya pada 2 Maret 2020 saat mengumunkan pasien 01 dan 02 positif Covid-19 di Indonesia, Kemenkes Republik Indonesia sempat melarang wartawan yang mengenakan masker untuk ikut serta dalam acara jumpa pers baik di Gedung Kemenkes maupun di RSPI Sulianti Saroso.

"Kalau gak sakit maskernya dicopot aja," kata salah satu pekerja Kemenkes RI kepada rekan media saat itu.

Imbauan menggunakan masker sendiri merupakan rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO yang baru-baru ini dikeluarkan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS