Kabar Baik, Korea Selatan Sebut Kasus Covid-19 Alami Penurunan Drastis

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Senin, 06 April 2020 | 13:26 WIB
Kabar Baik, Korea Selatan Sebut Kasus Covid-19 Alami Penurunan Drastis
Virus Corona Covid-19 di Korea Selatan. (Shutterstock)

Suara.com - Kabar Baik, Korea Selatan Sebut Kasus Covid-19 Alami Penurunan Drastis

Korea Selatan mengabarkan adanya penurunan drastis dalam jumlah kasus virus Corona Covid-19 di negaranya. Bahkan, jumlah kasus baru yang dilaporkan tidak sampai 50.

Otoritas kesehatan Korea Selatan menyebut ada 47 kasus baru yang dilaporkan perhari ini, Senin (6/4/2020). Ini merupakan pencapaian kasus terendah sejak tanggal 29 Februari 2020, di mana Korea Selatan mengonfirmasi virus Corona Covid-19.

Dilansir Reuters, tercatat hingga saat ini ada 10.284 kasus positif virus Corona Covid-19 di korea Selatan. Sebanyak 6.598 orang sembuh dari penyakit yang menyerang saluran pernapasan ini, dengan korban meninggal 186.

Otoritas setempat menegaskan ini adalah langkah baik, sebab Korea Selatan sempat menjadi negara dengan kasus positif terbanyak di luar China.

Sebelumnya diberitakan, Korea Selatan dipuji atas respons cepat menangani dan melakukan tes corona. Dilaporkan Korea Selatan melakukan 15.000 tes setiap hari, total sudah 338.000 tes yang dilakukan sampai 23 Maret.

Dalam salah satu video yang diunggah channel Asian Boss di YouTube pada Sabtu (28/03/2020), seorang ahli penyakit menular asal Korea Selatan menjabarkan alasannya.

Kim Woo-Ju, profesor di departemen penyakit menular di Korea Univesity College of Medicine menyebut kesigapan itu tak terlepas dari pengalaman Korea Selatan melawan wabah.

Korea Selatan sudah pernah melewati flu babi di 2009 dan MERS di 2005, sehingga banyak masyarakat di sana yang sudah teredukasi. Mereka sadar untuk memakai masker dan mencuci tangan rutin untuk mencegah infeksi.

Baca Juga: Kasus Menurun Drastis, Ini Kunci Korea Selatan Mengatasi Pandemi Corona

"Saat menjadi kepala penanganan MERS, kami menyadari tidak dapat mengembangkan obat-obatan atau vaksin segera, tapi kita bisa membuat tes kit menggunakan PCR (Polymerase chain reaction) yang mana merupakan metode yang sangat efektif untuk mendiagnosa," ujar Kim Woo-Ju.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI