Ahli Virus Sebut Covid-19 Adalah Virus Umum, Tetapi

Risna Halidi

Senin, 13 April 2020 | 18:38 WIB
Ahli Virus Sebut Covid-19 Adalah Virus Umum, Tetapi
Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi virus corona penyebab sakit Covid-19 masih menghantui warga dunia termasuk Indonesia.

Menurut ahli virus atau virologis Richard Sutejo, virus corona penyebab sakit Covid-19 merupakan tipe virus yang umum menyerang saluran pernafasan. Tetapi strain covid-19 memiliki morbiditas dan mortalitas yang lebih tinggi akibat adanya mutasi genetik dan kemungkinan transmisi inter-spesies.

"Virus ini, seperti halnya pendahulunya, MERS dan SARS, mematikan karena menyerang paru-paru dan menimbulkan Acute Respiratory Distress Syndrome yang membahayakan nyawa penderita sehingga memerlukan ventilator untuk bertahan hidup,"  kata Richard yang juga Head of Master in Bio Management i3L dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com.

Richard menambahkan selain menerapkan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSSB), salah satu cara efektif untuk menekan penyebaran Covid-19 adalah dengan melakukan tes massal.

Dengan adanya tes massal, kata Richard, pemerintah dapat memetakan pola penyebaran Covid-19 sehingga perencanaan dan antisipasi yang dilakukan dapat lebih tepat dan terarah.

Indonesia International Institute for Life Science atau i3L sendiri merupakan institusi pendidikan yang ikut urun rembuk membantu memerangi virus corona penyebab sakit Covid-19.

"Rencananya i3l akan bekerjasama dengan PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) untuk membantu melakukan PCR test, memproduksi rapid test dan memberikan ide serta penelitian dari berbagai disiplin ilmu life sciences," kata Richard.

Selain itu, i3L juga akan berkolaborasi dengan Kalbe untuk melakukan pemeriksaan Covid-19 di KALGen Innolab. Saat ini, sedang dilakukan persiapan Laboratorium Jejaring Kalbe dan juga jadwal pemeriksaan Test Covid-19.

Sebelumnya, i3L telah berpartisipasi dengan gerakan Indonesia Pasti Bisa. I3L serta beberapa lembaga lainnya turut serta bergabung berpartisipasi dengan Task Force Riset dan Inovasi Teknologi untuk Penanganan COVID-19 yang dibentuk Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

baca juga

Penanganan ini bertujuan untuk membangun basis data genomic untuk penelitian perawatan dan vaksin COVID-19 di Indonesia. Serta melakukan pengembangan dan produksi massal test kit Covid-19 untuk populasi Indonesia.

"Dengan kontribusi ini kami harap i3L dapat membantu pemerintah dan masyarakat Indonesia melawan pandemi Covid-19," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri: Angka Kejahatan Meningkat Selama Darurat Corona

Polri: Angka Kejahatan Meningkat Selama Darurat Corona

News | Senin, 13 April 2020 | 18:30 WIB

Agar Masyarakat Paham, DERU UGM Lakukan Penyuluhan Covid-19 ke Desa

Agar Masyarakat Paham, DERU UGM Lakukan Penyuluhan Covid-19 ke Desa

Health | Senin, 13 April 2020 | 18:33 WIB

Minta Pemakaman Jenazah Corona Tak Ditolak, Pemerintah Minta Bantuan Tokoh

Minta Pemakaman Jenazah Corona Tak Ditolak, Pemerintah Minta Bantuan Tokoh

News | Senin, 13 April 2020 | 18:20 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×