Peneliti Harvard Sebut Wabah Covid-19 Bisa Berlanjut hingga 2024

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 16 April 2020 | 14:55 WIB
Peneliti Harvard Sebut Wabah Covid-19 Bisa Berlanjut hingga 2024
Warga dengan memggunakan masker melintas didepan mural bertemakan virus Corona di Jalan Baru, Depok, Jawa Barat, Rabu (15/4). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sebelumnya para peneliti Harvard menyebutkan jarak sosial bisa diperpanjang sampai tahun 2022. Kini tim peneliti juga menyebutkan, bawa wabah secara lebih lanjut bisa terjadi sampai akhir 2024.

Melansir dari South China Morning Post (SCMP), penelitian Harvard itu disusun oleh lima peneliti Harvard T.H. Chan School of Public Health yang diterbitkan pada jurnal Science, Selasa (14/4/2020). Penelitian tersebut menemukan bahwa kemunculan kembali virus corona mungkin terjadi dalam empat tahun ke depan.

Penelitian tidak mengatakan langkah-langkah jarak sosial perlu tetap dilakukan selama dua tahun ke depan. Mereka hanya menganggap jarak sosial mungkin diperlukan hingga tahun 2022, baik sepanjang tahun maupun secara putus-putus.

Meskipun begitu, keadaan bisa berubah jika vaksin atau perawatan yang lebih baik mulai ditemukan, pun dengan kapasitas perawatan kritis yang ditingkatkan.

"Bahkan jika terjadi eliminasi kasus yang jelas, pengawasan Sars-CoV-2 harus dipertahankan karena kebangkitan dalam penularan dapat dimungkinkan hingga tahun 2024," tulis penelitian tersebut, seperti yang dikutip dari SCMP.

Seorang anak melintas didepan mural "Stay At Home" bertemakan virus Corona di Cipayung, Depok, Jawa Barat, Rabu (15/4). [Suara.com/Alfian Winanto]
Seorang anak melintas didepan mural "Stay At Home" bertemakan virus Corona di Cipayung, Depok, Jawa Barat, Rabu (15/4). [Suara.com/Alfian Winanto]

Studi Harvard menggunakan data-data kasus di Ameria Serikat pada dua virus corona sebelumnya untuk memodelkan kemungkinan lintasan transmisi Sars-CoV-2 dalam berbagai skenario.

Dengan perubahan musiman dan durasi kekebalan sebagai variabel. Skenario pemodelan Harvard menyatakan, virus corona penyabab Covid-19 bisa berkembang biak kapan saja dalam setahun.

Para penulis mengatakan tujuan mereka bukan untuk mendukung kebijakan jarak sosial.

Penelitian tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi kemungkinan jalur transmisi virus, intervensi pelengkap seperti peningkatan kapasitas unit perawatan intensif dan perawatan untuk mengurangi permintaan ICU. Serta untuk memperluas pilihan melakukan kontrol lebih lama.

baca juga

"Strategi menjaga jarak sosial dapat mengurangi sejauh mana infeksi Sars-CoV-2 menekan sistem perawatan kesehatan," lapor penelitian Harvard.

"Kami tidak di posisi memaksakan skenario ini mengingat beban ekonomi yang mungkin ditimbulkan oleh jarak. Tetapi kami mencatat potensi beban bencana pada sistem perawatan kesehatan jika jarak sosial tidak efektif atau tidak bertahan lama," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Ika Dewi Maharani, Sopir Cantik Pembawa Ambulans Pasien Virus Corona

Kisah Ika Dewi Maharani, Sopir Cantik Pembawa Ambulans Pasien Virus Corona

News | Kamis, 16 April 2020 | 14:23 WIB

PSBB Hari Kedua Bekasi: Petugas Bagikan Masker untuk Pemotor Lalai

PSBB Hari Kedua Bekasi: Petugas Bagikan Masker untuk Pemotor Lalai

Otomotif | Kamis, 16 April 2020 | 14:23 WIB

Teori Para Ahli Mengapa Pasien yang Pulih Kembali Positif Covid-19

Teori Para Ahli Mengapa Pasien yang Pulih Kembali Positif Covid-19

Health | Kamis, 16 April 2020 | 14:20 WIB

Terkini

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB