Waduh! Uji Klinis Vaksin Corona di China Terbengkalai karena Pasien Sedikit

M. Reza Sulaiman

Senin, 20 April 2020 | 11:32 WIB
Waduh! Uji Klinis Vaksin Corona di China Terbengkalai karena Pasien Sedikit
Ilustrasi vaksin virus Corona COVID-19. [Shutterstock]

Suara.com - Waduh! Uji Klinis Vaksin Corona di China Terbengkalai karena Pasien Sedikit

Tahapan uji klinis vaksin virus Corona Covid-19 di China mengalamai hambatan. Sebabnya, jumlah pasien yang sudah sembuh saat ini sudah jauh lebih banyak daripada yang masih menjalani perawatan.

Zhong Nanshan, salah satu anggota pakar krisis kesehatan di China, mengatakan setidaknya ada 45 uji klinis vaksin virus Corona Covid-19 yang ditunda dan dihentikan sejak pertengahan bulan April.

"Banyak penelitian dibatalkan karena tidak ada yang menyangka China bisa mengontrol epidemi ini dengan cepat," ujar Zhong, dilansir AsiaOne, Senin (20/4/2020).

"Sekarang, tidak ada kesempatan bagi penelitian skala besar untuk obat dan vaksin virus Corona di China," tambahnya lagi.

Dikatakan Zhong, gelombang pertama epidemi virus Corona sudah berlalu. Saat ini China memang mengalami gelombang kedua epidemi, namun menurutnya bisa ditangani dengan baik.

Terkait uji klinis yang terkendala, salah satunya adalah remdesivir. Remdesivir merupakan obat antiviral yang disebut berpotensi menjadi pengobatan resmi virus Corona Covid-19.

Para pekerja medis dengan mengenakan pakaian pelindung memeriksa seorang pasien di dalam bangsal terisolasi Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat penyebaran wabah virus corona baru, di Provinsi Hubei, China, 16/2/2020. (ANTARA/China Daily/ via REUTERS/tm)
Para pekerja medis dengan mengenakan pakaian pelindung memeriksa seorang pasien di dalam bangsal terisolasi Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat penyebaran wabah virus corona baru, di Provinsi Hubei, China, 16/2/2020. (ANTARA/China Daily/ via REUTERS/tm)

Peneliti di Wuhan sudah mulai meneliti obat ini, yang diproduksi oleh perusahaan obat Gilead. Remdesivir sebelumnya digunakan sebagai obat penanganan Ebola.

Hasil studi awal yang diterbitkan di New England Journal of Medicine mengatakan 68 persen dari 53 pasien virus Corona Covid-19 degan gejala parah mengalami peningkatan kondisi.

baca juga

Meski sejumlah uji klinis baru mengalami kendala, Zhong mengatakan China sudah melakukan 580 uji klinis lainnya. Menurut Zhong, uji klinis ini tidak bisa disepelekan meski dilakukan di awal-awal epidemi saat data tentang virus Corona masih sedikit.

"Sangat baik bagi peneliti untuk menuliskan pengalaman mereka tentang epidemi ini dan menerbitkannya di jurnal ilmiah. Apalagi, kita tidak tahu obat mana yang benar-benar ampuh untuk mengobati virus Corona Covid-19," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Oxford: Tidak Ada Jaminan Vaksin Covid-19 Akan Jadi Penyembuh?

Ilmuwan Oxford: Tidak Ada Jaminan Vaksin Covid-19 Akan Jadi Penyembuh?

Tekno | Senin, 20 April 2020 | 10:49 WIB

China Laporkan Kasus Covid-19 Tanpa Gejala, Dokter Jual Obat Corona Palsu

China Laporkan Kasus Covid-19 Tanpa Gejala, Dokter Jual Obat Corona Palsu

Health | Minggu, 19 April 2020 | 20:19 WIB

Vaksin Virus Corona Covid-19 Ditargetkan Selesai Pertengahan Agustus Ini

Vaksin Virus Corona Covid-19 Ditargetkan Selesai Pertengahan Agustus Ini

Health | Minggu, 19 April 2020 | 19:58 WIB

Terkini

Review Young Sherlock: Kisah Sherlock Holmes Sebelum Jadi Detektif

Review Young Sherlock: Kisah Sherlock Holmes Sebelum Jadi Detektif

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Bukan Sekadar Irigasi, Bagaiaman Tradisi Subak Bali Menjaga Keseimbangan Manusia dan Alam

Bukan Sekadar Irigasi, Bagaiaman Tradisi Subak Bali Menjaga Keseimbangan Manusia dan Alam

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:58 WIB

5 Gel Eyeliner Lokal Tahan Lama untuk Riasan Mata Presisi Bebas Smudge

5 Gel Eyeliner Lokal Tahan Lama untuk Riasan Mata Presisi Bebas Smudge

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Jejak Mertua Calon Kapolri Suyudi Ario Seto: Dari Kasus Andi Arief hingga Lengsernya Gus Dur

Jejak Mertua Calon Kapolri Suyudi Ario Seto: Dari Kasus Andi Arief hingga Lengsernya Gus Dur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Muncul Dugaan Keterlibatan Polisi di Kerusuhan Agustus, KPF Beri 6 Desakan ke Kompolnas

Muncul Dugaan Keterlibatan Polisi di Kerusuhan Agustus, KPF Beri 6 Desakan ke Kompolnas

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Ponpes di Kediri Terbakar Usai Ibadah Magrib, Diduga akibat Korsleting Listrik

Ponpes di Kediri Terbakar Usai Ibadah Magrib, Diduga akibat Korsleting Listrik

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:48 WIB

Ekonomi Lesu Darah! Warga RI Makin Sering Gadai Barang, Transaksinya Rp160 T

Ekonomi Lesu Darah! Warga RI Makin Sering Gadai Barang, Transaksinya Rp160 T

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Kekayaan Tembus Rp5,8 M, Komjen Suyudi Ario Seto Punya Mini Cooper dari Hibah Tanpa Akta

Kekayaan Tembus Rp5,8 M, Komjen Suyudi Ario Seto Punya Mini Cooper dari Hibah Tanpa Akta

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:46 WIB

Bupati Afni Meradang, DBH Migas Siak Dipotong 70 Persen Tahun Depan

Bupati Afni Meradang, DBH Migas Siak Dipotong 70 Persen Tahun Depan

Riau | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Rilis Akhir Oktober, Apa yang Ditawarkan Monster Hunter Outlanders?

Rilis Akhir Oktober, Apa yang Ditawarkan Monster Hunter Outlanders?

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2026 | 11:43 WIB

×