Keren! Bio Farma Bakal Produksi 100 Ribu Alat Tes PCR Virus Corona

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 22 April 2020 | 10:15 WIB
Keren! Bio Farma Bakal Produksi 100 Ribu Alat Tes PCR Virus Corona
Ilustrasi tes virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Keren! Bio Farma Bakal Produksi 100 Ribu Alat Tes PCR Virus Corona

Penggunaan alat tes PCR (polymerase chain reaction) untuk penanganan virsu Corona Covid-19 bakal lebih mudah, setelah PT Bio Farma mengaku siap memproduksi alat tes tersebut di Indonesia.

Dilansir VOA Indonesia, Direktur PT Bio Farma Holding Honesti Basyir mengatakan dalam rapat dengar pendapat Komisi VI DPR, pihaknya akan memproduksi 100.000 alat tes PCR.

Ditambahkannya seratus ribu alat tes PCR itu dapat dibuat dalam dua pekan dan selama ini Indonesia mengimpor alat tes PCR. Fasilitas produksi alat tes PCR sudah siap pada 20 April.

"Kami bekerjasama dengan BPPT (Badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi) dan satu startup. Kita membutuhkan waktu dua minggu untuk memproduksi sekitar seratus ribu kits (alat tes PCR), sehingga nanti bisa dilakukan tes sekitar seratus ribu tes di masyarakat Indonesia. Dengan demikian ini bisa menjadi cara kita menangani Covid-19 dengan lebih cepat karena kita bisa melakukan tes yang sifatnya massal," ujarnya.

Honesti mengatakan sampai Rabu (1/4) belum ada satu pun vaksin untuk menangani Covid-19. Meski begitu, dia mengungkapkan Bio Farma hingga April 2020 memiliki stok Vaksin Flubio sebanyak 195.241 vial dan sudah terdistribusi selama wabah Covid-19 170 ribu vial. Vaksin Flubio ini berfungsi untuk mencegah penularan flu.

Menurutnya dalam upaya menemukan vaksin Covid-19, Bio Farma melakukan kolaborasi di dalam negeri dan internasional. Di dalam negeri, telah dibentuk konsorsium vaksin Covid-19 yang dipimpin lembaga penelitian Eijkman. Untuk mempercepat penemuan vaksin Covid-19, digunakan metode bio farmatik.

Targetnya adalah akhir tahun ini sudah ada benih vaksin dan di awal 2021 Bio Farma sudah mulai mengembangkan vaksin Covid-19. Diharapkan uji klinis tahap pertama terhadap vaksin Covid-19 bisa dilakukan pada kuartal pertama 2022.

Di tingkat internasional, Bio Farma bekerjasama dengan CEPI agar Indonesia dijadikan sebagai salah satu alat uji klinis Vaksin Covid-19 yang sudah ditemukan oleh CEPI. Kerjasama juga dilakukan dengan China yang sudah pada tahap kedua uji klinis vaksin Covid-19.

Selain itu, menurut Honesti, Bio Farma akan melakukan proyek percontohan transfusi plasma darah dari pasien Covid-19 yang sudah sembuh kepada orang yang masih terjangkit Covid-19. P

royek percontohan ini sedang dilakukan di Rumah Sakit Pusat Angkatan darat gatot Subroto Jakarta. Kalau berhasil, metode transfusi plasma darah ini akan dilakukan di semua rumah sakit yang menangani pasien Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alhamdulillah, 50 Ribu Alat Tes PCR dari Korsel Tiba di Indonesia

Alhamdulillah, 50 Ribu Alat Tes PCR dari Korsel Tiba di Indonesia

Video | Minggu, 19 April 2020 | 20:55 WIB

Kejar Target Jokowi, 50 Ribu Alat Tes PCR dari Korsel Tiba di Indonesia

Kejar Target Jokowi, 50 Ribu Alat Tes PCR dari Korsel Tiba di Indonesia

News | Minggu, 19 April 2020 | 19:01 WIB

Mantap! Indonesia Tambah 150 Ribu Reagen untuk Perbanyak Tes Virus Corona

Mantap! Indonesia Tambah 150 Ribu Reagen untuk Perbanyak Tes Virus Corona

Health | Rabu, 15 April 2020 | 19:10 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB