Peneliti: Obat Antiparasit Bisa Bunuh Virus Corona dalam Dua Hari

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 23 April 2020 | 07:28 WIB
Peneliti: Obat Antiparasit Bisa Bunuh Virus Corona dalam Dua Hari
ilustrasi obat (Freepik)

Suara.com - Sebuah studi baru dalam kultur sel menunjukkan obat antiparasit, ivermectin mampu menghilangkan SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 dalam 48 jam. Pendekatan ini masih melihat apakah pengobatan bisa aman dilakukan pada manusia.

Melansir dari Medical News Today, studi yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Antiviral Research dilakukan oleh para peneliti dari Laboratorium Referensi Penyakit Menular Victoria (VIDRL) dan Universitas Monash, Melbourne, Australia.

Penelitian itu mungkin telah menemukan pengobatan yang layak, yakni obat antiparasit, ivermectin sebagai pengobatan Covid-19.

Ivermectin telah mengobati penyakit yang disebabkan oleh kutu dan kudis. Penelitian sebelumnya telah menyarankan bahwa obat mungkin juga dapat melawan beberapa virus, termasuk HIV-1 dan virus dengue.

Ilustrasi obat-obatan [shutterstock]
Ilustrasi obat-obatan [shutterstock]

Para peneliti di balik penelitian ini sekarang telah melalui percobaan laboratorium dalam kultur sel. Obat tersebut dapat memerangi sindrom pernafasan akut parah yang akibat virus corona baru penyebab Covid-19.

Para peneliti menginfeksi kultur sel dengan isolat SARS-CoV-2, kemudian diobati dengan 5 mikromol ivermectin.

“Kami menemukan bahwa bahkan dosis tunggal pada dasarnya dapat menghapus semua viral load dalam 48 jam dan bahkan pada 24 jam ada pengurangan virus yang sangat signifikan dalam hal itu,” kata peneliti utama, Kylie Wagstaff, Ph.D.

Sementara temuan ini tampaknya menjanjikan bahwa ivermectin dapat melawan SARS-CoV-2, para peneliti mengingatkan bahwa mereka masih membutuhkan uji klinis untuk mengetahui kelayakan obat.

"Ivermectin sangat banyak digunakan dan dipandang sebagai obat yang aman. Kami perlu mencari tahu tentang dosis efektif yang dapat digunakan pada manusia, itu adalah langkah berikutnya, " jelas Wagstaff.

baca juga

Peneliti mempertimbangkan obat yang sudah ada sebelumnya daripada menggunakan obat baru. Hal tersebut dikarenakan ketersediaan obat dan fakta bahwa obat tersebut telah menjalani tes dan uji coba walaupun untuk indikasi lain.

“Ketika kita memiliki pandemi global dan tidak ada pengobatan yang disetujui, jika kita memiliki senyawa yang sudah tersedia di seluruh dunia, maka itu dapat membantu orang lebih cepat," kata Wagstaff.

"Secara realistis, itu akan menjadi penolong sebelum vaksin tersedia secara luas," tambahnya.

Ilustrasi obat [shutterstock]
Ilustrasi obat [shutterstock]

Para peneliti memang belum sepenuhnya memahami bagaimana ivermectin dapat memerangi SARS-CoV-2.

Namun, berdasarkan temuan penelitian sebelumnya tim berhipotesis bahwa obat dapat menghentikan virus dari mengganggu kemampuan sel inang untuk menghilangkan virus.

Dr. Leon Caly, seorang ilmuwan medis senior di VIDRL dan penulis pertama studi tersebut, telah menyatakan antusiasme tentang penemuan mereka saat ini.

“Sebagai ahli virologi yang merupakan bagian dari tim yang pertama kali mengisolasi dan berbagi SARS-CoV-2 di luar China pada Januari 2020, saya senang tentang prospek ivermectin yang digunakan sebagai obat potensial melawan Covid-19.” kata Caly.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Langkah-langkah Sederhana Cegah Covid-19 di Mobil

Langkah-langkah Sederhana Cegah Covid-19 di Mobil

Video | Kamis, 23 April 2020 | 07:05 WIB

Menjalani Isolasi di Rumah Angker, Heri: Semoga Saya Kuat

Menjalani Isolasi di Rumah Angker, Heri: Semoga Saya Kuat

Jawa Tengah | Kamis, 23 April 2020 | 07:05 WIB

Ilmuwan: Faktor Genetik Pengaruhi Risiko Kematian karena VIrus Corona

Ilmuwan: Faktor Genetik Pengaruhi Risiko Kematian karena VIrus Corona

Health | Kamis, 23 April 2020 | 07:05 WIB

Terkini

Ulasan Film Toko Perlengkapan Mayat: Kisah Tragis Keluarga Tumbal Penglaris

Ulasan Film Toko Perlengkapan Mayat: Kisah Tragis Keluarga Tumbal Penglaris

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:30 WIB

12,5 Detik yang Guncang Kolombia, Begini Misteri Gempa 7,4 dari Kedalaman Bumi

12,5 Detik yang Guncang Kolombia, Begini Misteri Gempa 7,4 dari Kedalaman Bumi

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Pinjaman Rp50 Juta di KUR BRI Cicilannya Cuma Rp9 Ribuan Per Hari? Cek Rinciannya

Pinjaman Rp50 Juta di KUR BRI Cicilannya Cuma Rp9 Ribuan Per Hari? Cek Rinciannya

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:29 WIB

Menata Kamar Kos Sesuai Feng Shui, 7 Cara Bikin Kamar Lebih Nyaman dan Energi Positif

Menata Kamar Kos Sesuai Feng Shui, 7 Cara Bikin Kamar Lebih Nyaman dan Energi Positif

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:28 WIB

MC dan EO The Sounds Project Diperiksa Polisi Buntut Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

MC dan EO The Sounds Project Diperiksa Polisi Buntut Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Geger Challenge Hafal Surah Ad-Dhuha Dapat Hadiah Miras, Promosi Newport di Jakut Tuai Kecaman

Geger Challenge Hafal Surah Ad-Dhuha Dapat Hadiah Miras, Promosi Newport di Jakut Tuai Kecaman

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:25 WIB

6 Jenis Sepeda Gunung dan Fungsinya, Pilih MTB Paling Sesuai Medan Lintasan

6 Jenis Sepeda Gunung dan Fungsinya, Pilih MTB Paling Sesuai Medan Lintasan

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:22 WIB

Sadis! Israel Tahan 1.700 Jenazah Warga Palestina untuk Alat Posisi Tawar

Sadis! Israel Tahan 1.700 Jenazah Warga Palestina untuk Alat Posisi Tawar

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:16 WIB

UMKM Diminta Andalkan Anak Magang, Pemerintah Bayar Gajinya

UMKM Diminta Andalkan Anak Magang, Pemerintah Bayar Gajinya

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Isu Pratikno Mundur Kembali Berembus, Mensesneg: Sakit Aja Nggak

Isu Pratikno Mundur Kembali Berembus, Mensesneg: Sakit Aja Nggak

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:15 WIB

×