Pasien Covid-19 Alami Komplikasi Baru Mematikan: Pembekuan Darah

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Sabtu, 25 April 2020 | 08:30 WIB
Pasien Covid-19 Alami Komplikasi Baru Mematikan: Pembekuan Darah
Ilustrasi pasien Corona Covid-19 menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Pasien Covid-19 Alami Komplikasi Baru Mematikan: Pembekuan Darah

Hingga kini dokter dan peneliti masih terus mempelajari perkembangan dari virus corona atau Covid-19 yang membuat pasien menjadi parah.

Terbaru, mereka telah menemukan komplikasi misterius dan berpotensi mematikan dari penyakit ini: pembekuan darah.

Banyak dokter telah melaporkan melihat sejumlah pasien Corona COVID-19 yang mengkhawatirkan dengan pembekuan darah.

Kondisi ini berupa gumpalan seperti gel dalam darah yang dapat menyebabkan masalah serius, seperti serangan jantung dan stroke. Demikian seperti dilansir dari Live Science, Jumat (24/3/2020).

"Jumlah masalah pembekuan yang saya lihat di ICU [unit perawatan intensif], semua yang berhubungan dengan COVID-19, belum pernah terjadi sebelumnya," kata Dr Jeffrey Laurence, ahli hematologi di Weill Cornell Medicine di New York City.

Ilustrasi pembekuan darah (Freepik/sci8indy)
Ilustrasi pembekuan darah (Freepik/sci8indy)

Beberapa dokter mulai memperhatikan bahwa pasien Corona Covid-19 mengalami pembekuan di kaki mereka, bahkan ketika mereka menggunakan pengencer darah.

Sementara yang lainnya melaporkan masalah dengan mesin dialisis untuk pasien Corona COVID-19, karena pembekuan dalam darah pasien akan menyumbat tabung mesin, menurut CNN.

Laporan juga mengemuka tentang orang-orang yang relatif muda, di usia 30-an dan 40-an, yang mengalami stroke setelah terinfeksi dengan coronavirus baru.

Diketahui bahwa stroke sering disebabkan oleh gumpalan darah yang terlepas dan berpindah ke pembuluh di otak.

Hubungan antara COVID-19 dan gumpalan darah telah menyebabkan beberapa rumah sakit menempatkan semua pasien Corona COVID-19 pada pengencer darah dosis rendah untuk mencegah gumpalan.

Sebenarnya bukan hal yang aneh bagi pasien di ICU untukmengalami pembekuan darah, tetapi tingkat pembekuan dengan Corona COVID-19 tampak tidak biasa.

Sebuah penelitian terbaru dari Belanda, yang diterbitkan dalam jurnal Thrombosis Research, menemukan bahwa dari 184 pasien Corona COVID-19 di ICU, lebih dari 30 persen mengalami beberapa jenis masalah pembekuan.

Menurut Dr. Behnood Bikdeli, seorang dokter kardiovaskular di Columbia University Irving Medical Center, jumlah ini "mengkhawatirkan,"

Mengingat bahwa Virus Corona COVID-19 adalah penyakit pernapasan, dokter mengharapkan efek paling serius berada di paru-paru, bukan darah. Masih belum jelas mengapa pasien Corona COVID-19 mengalami pembekuan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perokok Sukar Terinfeksi Covid-19, Prancis Tertarik Eksperimen Nikotin

Perokok Sukar Terinfeksi Covid-19, Prancis Tertarik Eksperimen Nikotin

Tekno | Jum'at, 24 April 2020 | 18:30 WIB

Studi: 9 dari 10 Pasien Menggunakan Ventilator Dinyatakan Meninggal

Studi: 9 dari 10 Pasien Menggunakan Ventilator Dinyatakan Meninggal

Health | Jum'at, 24 April 2020 | 18:02 WIB

Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia Terbanyak ke-5 di Asia

Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia Terbanyak ke-5 di Asia

Health | Jum'at, 24 April 2020 | 18:45 WIB

Terkini

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB