WHO Sarankan Kurangi Gula, Ternyata ini Efeknya Pada Kekebalan Tubuh!

Silfa Humairah Utami | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 25 April 2020 | 17:00 WIB
WHO Sarankan Kurangi Gula, Ternyata ini Efeknya Pada Kekebalan Tubuh!
Ilustrasi gula. (Shutterstock)

Suara.com - Kekebalan tubuh yang kuat dan stabil salah satu kunci melindungi diri dari virus corona Covid-19. WHO sendiri telah menyarankan beberapa jenis makanan bernutrisi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh di tengah pandemi.

WHO menyarakan semua orang untuk mengurangi asupan gula dan garam harian demi menjaga sistem kekebalan tubuh di tengah pandemi virus corona Covid-19.

Ada beberapa penelitian dilansir oleh huffpost.com, bahwa gula bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh. Tetapi, seberapa jauh gula menekan sistem kekebalan tubuh?

Sebelumnya, Anda perlu memahami ada dua jenis gula yakni gula alami dan gula olahan. Anda bisa mendapatkan gula alami dari buah-buahan dan sumber alami lainnya yang bagus untuk kesehatan tubuh. Sedangkan gula olaharan cenderung memiliki beberapa efek buruk pada tubuh secara keseluruhan.

Ahli penyakit dalam dan gastroenterologi bersertifikat Niket Sonpal mengatakan konsumsi terlalu banyak gula bisa memengaruhi sel-sel dalam sistem kekebalan tubuh yang menargetkan bakteri. Gula memengaruhi cara sel darah putih menyerang bakteri.

Makanan bernutrisi yang disarankan oleh WHO Indonesia (Twitter/@WHOIndonesia)
Makanan bernutrisi yang disarankan oleh WHO Indonesia (Twitter/@WHOIndonesia)

"Kekurangan nutrisi bisa meningkatkan risiko Anda terinfeksi dan makanan dengan kadar gula tinggi bisa memicu peradangan dalam tubuh," jelasnya.

Kondisi itulah yang akhirnya berkontribusi pada penyakit kronis, seperti penyakit kardiovaskular dan diabetes.

Nate Favini, pemimpin medis di Forward juga memberi penjelasan tambahan mengenai hubungan asupan gula harian dengan sistem kekebalan tubuh manusia.

"Yang kita ketahui sekarang bahwa diabetes nampaknya umum pada orang yang terinfeksi virus corona Covid-19. Fakta ini menunjukkan bahwa kadar gula yang tinggi dalam darah membuat seseorang lebih rentan terinfeksi virus corona Covid-19," jelasnya.

Lalu, apakah kita perlu menghindari gula? Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi 75 hingga 100 gram larutan gula bisa menghambat fungsi kekebalan tubuh.

Bila Anda mengonsumsi sebanyak 75 gram gula, sebenarnya itu setara dengan Anda mengonsumsi dua kaleng soda. Gula akan menekan sistem kekebalan tubuh setelah 30 menit mengonsumsinya dan akan bertahan selama 5 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Kekebalan Tubuh, WHO Sarankan 4 Jenis Makanan Bernutrisi!

Tingkatkan Kekebalan Tubuh, WHO Sarankan 4 Jenis Makanan Bernutrisi!

Health | Sabtu, 25 April 2020 | 16:08 WIB

Ada 76 Kasus Baru di Hari Kedua Puasa, Pasien Corona DKI Tembus 3.682 Orang

Ada 76 Kasus Baru di Hari Kedua Puasa, Pasien Corona DKI Tembus 3.682 Orang

News | Sabtu, 25 April 2020 | 15:42 WIB

Bisa Menahan Napas 10 Detik Bebas dari Corona Covid-19? Ini Fakta dari WHO!

Bisa Menahan Napas 10 Detik Bebas dari Corona Covid-19? Ini Fakta dari WHO!

Health | Sabtu, 25 April 2020 | 15:07 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB