Miris, Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia Usai 4 Kali Ditolak Tes Covid-19

Risna Halidi

Selasa, 28 April 2020 | 05:45 WIB
Miris, Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia Usai 4 Kali Ditolak Tes Covid-19
(Ilustrasi) Sejumlah petugas medis melakukan simulasi penanganan virus MERS di Jakarta.

Suara.com - Miris, Tenaga Kesehatan Meninggal Dunia Usai 4 Kali Ditolak Tes Covid-19.

Seorang tenaga kesehatan perempuan di Amerika Serikat meninggal dunia dengan gejala mirip Covid-19.

Ironisnya, perempuan itu ditolak untuk mendapatkan tes diagnosis virus corona sampai empat kali sebelum akhirnya meninggal dunia dan dinyatakan positif Covid-19.

Dia adalah Deborah Gatewood, perempuan berusia 63 tahun yang dua tahun lagi akan segera pensiun dari pekerjaannya sebagai phlebotomist di Detroit.

Deborah Gatewood ldibawa ke Rumah Sakit Beaumont di Michigan, tempat ia telah bekerja selama 30 tahun terakhir sebagai phlebotomist.

"Ketika pasien datang ke Beaumont untuk perawatan selama pandemi ini, kami melakukan segala yang kami bisa untuk mengevaluasi, triase dan perawatan untuk pasien berdasarkan informasi yang kami tahu pada saat itu. Kami berduka karena kehilangan pasien karena Covid-19 atau penyakit lainnya," kata pernyataan resmi rumah sakit kepada Fox News.

Anak Gatewood, Corrothers mengatakan ibunya mulai mengalami gejala mirip Covid-19 pada pertengahan Maret ketika dia mengantar ibunya ke rumah sakit untuk diperiksa.

Gatewood mengunjungi unit gawat darurat sampai empat kali dan hanya diberitahu untuk pulang dan beristirahat serta hanya diberi resep obat batuk.

"Mereka mengatakan dia tidak cukup parah dan mereka tidak akan mengujinya (tes Covid-19)," Corrothers.

baca juga

Pada 27 Maret atau 10 hari setelah pertama kali minta untuk tes Covid-19, Corrothers pergi ke rumah ibunya dan menemukan ibunya tidak responsif di tempat tidur.

Dia mencoba memasukkannya ke mobil untuk membawanya ke rumah sakit tetapi mengatakan dia pingsan dan terpaksa memanggil ambulans untuk meminta bantuan.

Kali ini dia dibawa ke Rumah Sakit Sinai-Grace tempat dia dites virus Covid-19 dan hasilnya positif.

Namun, dua minggu kemudian, setelah berjuang melawan demam yang sangat tinggi, diintubasi dan tertular pneumonia bilateral organ tubuh Gatewood mulai gagal.

Pada 20 April, Gatewood dinyatakan meninggal secara tragis.

"Fakta bahwa dia terinfeksi karena melakukan pekerjaan yang dia lakukan selama 31 tahun dan dia tidak bisa dirawat oleh keluarganya sendiri, artinya Beaumont, itu menyedihkan," kata Corrothers kepada Fox.

Amerika Serikat sendiri merupakan salah satu negara paling parah yang terkena Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Diana Keliling Ambil Sampel Covid-19 untuk Diuji Lab: Tak Semua Mau

Kisah Diana Keliling Ambil Sampel Covid-19 untuk Diuji Lab: Tak Semua Mau

Jatim | Senin, 27 April 2020 | 21:53 WIB

Kesedihan Baim Wong Rayakan Ultah ke-39 Tanpa Sang Ibunda

Kesedihan Baim Wong Rayakan Ultah ke-39 Tanpa Sang Ibunda

Entertainment | Senin, 27 April 2020 | 16:29 WIB

33 WNI Positif Covid-19 di New York, 10 Orang di Antaranya Meninggal Dunia

33 WNI Positif Covid-19 di New York, 10 Orang di Antaranya Meninggal Dunia

News | Senin, 27 April 2020 | 15:23 WIB

Terkini

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:10 WIB

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:07 WIB

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 19:03 WIB

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:01 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

Benny Harman Curiga Penyadapan Presiden Bermotif Perebutan Kekuasaan, Singgung Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:54 WIB

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

Eks Penyidik Dikabarkan Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal Listyo, Begini Respons KPK

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:47 WIB

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

Mediasi Sengketa Lahan 14 Hektare di Gunung Sindur Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Solusi Disrupsi AI, UGM dan Uni Eropa Dorong Kolaborasi di EHEF 2026

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:40 WIB

×