WHO: Pandemi Secara Tidak Langsung Akan Membunuh Anak-anak

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 28 April 2020 | 12:01 WIB
WHO: Pandemi Secara Tidak Langsung Akan Membunuh Anak-anak
Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Shutterstock)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan, bahwa anak-anak bisa meninggal karena virus corona membuat berbagai negara menunda vaksin penting seperti polio hingga malaria.

Hal tersebut dinyatakan oleh Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan dalam konferensi pers di kantor pusat badan Jenewa pada Senin (27/4/2020).

Melansir dari CNBC, setidaknya 21 negara melaporkan kekurangan vaksin akibat dari pembatasan negara karena pandemi Covid-19. "Realitas tragisnya adalah anak-anak akan mati sebagai akibatnya," kata Tedros.

"Sama seperti imunisasi yang telah ditunda di beberapa negara, layanan perawatan kesehatan untuk penyakit lain, seperti malaria, telah terganggu," tambahnya.

Pihak WHO mencatat bahwa jumlah kasus malaria di Afrika sub-Sahara dapat berlipat ganda. Tedros mendesak negara-negara anggota untuk membantu memastikan program vaksinasi didanai penuh.

Ilustrasi anak menangis [Shutterstock]
Ilustrasi anak menangis [Shutterstock]

Ia menambahkan, bahwa Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi akan membutuhkan 7,4 miliar USD untuk mengimunisasi 300 juta anak dengan 18 vaksin pada tahun 2025.

"Ketika cakupan vaksinasi turun, lebih banyak wabah akan terjadi (pada anak-anak)," kata Tedros.

Melansir dari CNN, Edith Bracho-Sanchez seorang dokter anak di perawatan primer dan asisten profesor pediatri Universitas Columbia Irving Medical Center menyatakan pandemi akan memengaruhi kesehatan anak-anak.

"Meskipun anak-anak tidak terkena dampak langsung dari penyakit tersebut, kesehatan mereka tidak diragukan lagi akan dipengaruhi oleh realitas baru kita," kata dokter Sanchez pada CNN.

Ia menambahkan, sebelum Covid-19 kliniknya di New York selalu dipenuhi anak-anak yang datang untuk pemeriksaan, vaksin, dan pengobatan penyakit ringan.

"Orang tua biasanya selalu melakukan cek kesalahan dengan membawa anak-anak mereka segera ketika merasa sakit daripada harus menunggu di rumah," kata dia.

Tetapi pandemi telah mengubah segalanya. Orangtua sekarang takut untuk mengurus beberapa kebutuhan kesehatan dasar anak-anak mereka dan datang ke rumah sakit.

"Dampak penuh dari keterlambatan vaksinasi dan keterlambatan dalam perawatan sulit pada anak mungkin akan memicu datangnya penyakit yang berisiko pada anak-anak," ujar dokter Sanchez.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selasa Ini, Jumlah Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet 824 Orang, Positif 711

Selasa Ini, Jumlah Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet 824 Orang, Positif 711

News | Selasa, 28 April 2020 | 11:36 WIB

Waspada! Kaki Merah dan Gatal Pada Anak Jadi Gejala Virus Corona Covid-19

Waspada! Kaki Merah dan Gatal Pada Anak Jadi Gejala Virus Corona Covid-19

Health | Selasa, 28 April 2020 | 11:35 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Hanya Indonesia yang Bebaskan Napi Saat Pandemi Corona?

CEK FAKTA: Benarkah Hanya Indonesia yang Bebaskan Napi Saat Pandemi Corona?

News | Selasa, 28 April 2020 | 11:34 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB