Ahli Ragukan Terapi Hormon pada Pasien Corona Covid-19, Mengapa?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 29 April 2020 | 16:03 WIB
Ahli Ragukan Terapi Hormon pada Pasien Corona Covid-19, Mengapa?
Ilustrasi terapi hormon(Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Para ahli kesehatan meragukan terapi hormon wanita untuk pasien corona Covid-19. Terapi hormon ini mungkin tidak memberikan penyembuhan tetapi sebaliknya.

Beberapa dokter di Long Island, New York sebelumnya mulai memberikan estrogen pada pasien corona Covid-19 untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh mereka.

Sementara itu, beberapa dokter di Los Angeles mengatakan mereka sedang menguji progesteron pada pasien corona Covid-19 pria. Mereka berharap kalau sifat anti-inflamasi dari hormon estrogen bisa mengurangi respons yang terlalu aktif dari sistem kekebalan tubuh.

Sejak penularan virus corona Covid-19 mulai meluas, wanita justru menunjukkan statistik yang lebih tinggi untuk bertahan hidup dibandingkan pria. Sistem kekebalan tubuh wanita juga cenderung dipicu oleh badai sitokin.

Sehingga wanita lebih kuat melawan virus corona Covid-19 yang menyebabkan radang paru-paru berlebihan. Kondisi ini juga sering kali menyebabkan seseorang butuh ventilator.

Meski begitu, belum jelas alasan wanita lebih baik dalam melawan virus corona Covid-19. Tapi, para ahli mengatakan kondisi itu mungkin dipengaruhi oleh jenis kelamin dan perbedaan biologis, perbedaan jenis kelamin dan berbagai interaksi hormon dengan sistem kekebalan tubuh.

Update Corona Covid-19 di Indonesia. (Shutterstock)
Update Corona Covid-19 di Indonesia. (Shutterstock)

Namun, satu hal yang disetujui oleh dokter, yakni sistem kekebalan tubuh wanita setelah berevolusi sebagian karena hamil.

Dr. Jesse Mills, kepala divisi profesor klinis andeskologi UCLA asosiasi dan ahli urolog mengatakan wanita memiliki sistem kekebalan tubuh yang fleksibel.

Demikian pula, Dr Heather Hirsch, seorang internis di Boston Brigham and Womens's Hospital yang berspesilisasi dalam terapi hormon pun sepakat bahwa risiko yang ditimbulkan dari janin dan ibu telah mengembangkan sistem kekebalan tubuh.

baca juga

"Wanita memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat dan memiliki tingkat autoantibodi yang lebih tinggi," kara Hirsch dikutip dari Fox News.

Terapi hormon ini bagaikan salah satu jalan keluar dalam menangani pasien corona Covid-19. Tetapi, penelitian mengenai terapi hormon pada pasien corona Covid-19 perlu dilanjutkan.

Mills mengatakan terapi hormon bisa menimbulkan risiko terbatas pada pasien corona Covid-19 yang terinfeksi ringan. Jika ada, terapi ini juga akan memberikan perbaikan yang sangat sederhana.

Ilustrasi Virus Corona. [Pixabay/Mohamed Hassan]
Ilustrasi Virus Corona. [Pixabay/Mohamed Hassan]

"Ini adalah ide yang baik untuk belajar di lingkungan yang terkendali, tetapi belum sepenuhnya benar atau terjawab," ujarnya.

Mills sebagai ahli urologi yang bekerja dalam terapi dan peneliti testosteron ini pun mengingat proses reseptor androgen ada di paru-paru. Maksudnya, tingkat testosteron yang tinggi atau rendah pada pria bisa menyebabkan masalah itu sendiri.

Dalam segi efek samping pada pria yang menerima terapi estrogen, kemungkinan akan mengalami nyeri payudara dan hor flash. Selain itu, terapi hormon ini juga akan meningkatkan ketidaksabilan suasana hati.

"Sebagai ahli kesehatan wanita yang selalu memikirkan seks, gender dan hormon. Terapi hormon ini sangat menarik. Kita perlu menyelidikinya dan melihat yang mungkin terjadi." katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertambah 260 Kasus, Pasien Positif Corona di Indonesia Tembus 9.771 Orang

Bertambah 260 Kasus, Pasien Positif Corona di Indonesia Tembus 9.771 Orang

News | Rabu, 29 April 2020 | 15:53 WIB

Dosennya Gugur Lawan Pandemi Corona, Kisah Ahli Gizi Tergerak jadi Relawan

Dosennya Gugur Lawan Pandemi Corona, Kisah Ahli Gizi Tergerak jadi Relawan

News | Rabu, 29 April 2020 | 15:06 WIB

Kasus Corona Covid-19 di AS, Adakah Hubungannya dengan Tingkat Obesitas?

Kasus Corona Covid-19 di AS, Adakah Hubungannya dengan Tingkat Obesitas?

Health | Rabu, 29 April 2020 | 15:44 WIB

Terkini

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:31 WIB

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:30 WIB

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Direktur Pegadaian Bagikan Pengalaman Karier Dalam "Alumni Calling" Indonesia Punya Kamu 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:28 WIB

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

KPAI Minta Kasus Dugaan Bullying Siswa SMP di Serpong Tak Berhenti di Mediasi

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:27 WIB

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

Siap Bantu Gus Kikin, Gus Ipul: Jadi Waketum PBNU Pun Tak Masalah!

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:26 WIB

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Dulu Buka Jalan Gibran Lewat MK, Kini Almas Tiba-tiba Dukung Denny Indrayana Usut Ijazah Wapres!

Surakarta | Rabu, 30 September 2026 | 18:24 WIB

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Tekan Penggunaan LPG, 1 Juta Jargas Akan Dibangun

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:23 WIB

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Rupiah Melemah, Pedagang Tempe Ikut Menjerit

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:22 WIB

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Alya Sometimes Hides Her Feelings in Russian 2 Rilis PV Baru, Tayang 2027

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 18:20 WIB

CCTV dan ETLE Ungkap Pergerakan Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Kritis

CCTV dan ETLE Ungkap Pergerakan Terakhir Sutrimo Sebelum Ditemukan Kritis

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:18 WIB

×