Didi Kempot Meninggal dengan Riwayat Asma, Penyakit Bahaya Bagi Orang Tua

M. Reza Sulaiman, Rosiana Chozanah

Selasa, 05 Mei 2020 | 18:15 WIB
Didi Kempot Meninggal dengan Riwayat Asma, Penyakit Bahaya Bagi Orang Tua
Didi Kempot meninggal dunia dengan riwayat asma. (Suara.com)

Suara.com - Didi Kempot Meninggal dengan Riwayat Asma, Penyakit Bahaya Bagi Orang Tua

Kakak maestro campursari Didi Kempot, Liliek Subagyo, mengatakan adiknya itu memiliki riwayat penyakit asma sejak kecil. Penyakitnya ini sempat sembuh, namun seiring waktu kembali kambuh.

"Asma dari kecil ada tapi pas udah dewasa baru kambuh lagi, kecapekan. Dia kan kalau kepanasan mesti napas yang dikeluhkan, kedinginan juga," tutur Liliek, dikutip Kompas TV, Selasa (5/5/2020).

Ia menambahkan, selama ini Didi Kempot hanya mengatasi sesak napas menggunakan inhaler.

"Sebetulnya sakitnya enggak ketahuan. Cuma sesak napas terus disemprotkan (obat asma) itu sembuh lagi," smabungnya.

Meski begitu, Liliek mengaku belum mengetahui penyebab meninggalnya pelantun Pamer Bojo ini.

Didi Kempot (Suara.com)
Didi Kempot (Suara.com)

Asma merupakan satu dari sekian banyak penyakit kronis atau jangka panjang pada saluran pernapasan. Penyakit ini ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas sehingga menimbulkan sesak atau sulit bernapas.

"Orang-orang berpikir tentang asma mulai dari masa kanak-kanak, tetapi mengembangkan asma di kemudian hari lebih umum daripada yang Anda pikirkan," kata ahli paru Rachel Taliercio, DO.

Namun sayangnya, asma pada orang tua cukup sulit dikenali.

baca juga

"Asma bisa membingungkan pada orang tua karena gejalanya sering tumpang tindih dengan kondisi lainnya," ujar profesor Alergi dan Imunologi di Fakultas Kedokteran Universitas Morsani di Florida Selatan, Dennis K. Ledford, MD.

"Itu sebabnya sangat penting bagi pasien untuk berbicara dengan dokter jika melihat ada perubahan pada pernapasan, apakah mereka telah didiagnosis dengan asma atau belum," sambungnya, dilansir Everyday Health.

Berdasarkan Cleveland Clinic, asma lebih berbahaya pada orang dewasa.

"Tingkat kematian untuk awitan penyakit asma orang dewasa jauh lebih tinggi daripada angka kematian untuk asma anak-anak. Salah satu alasannya mungkin karena orang dewasa mengabaikan gejala asma atau mengaitkannya dengan kelebihan berat badan," tulis Cleveland Clinic.

Gejala asma juga dapat meniru gejala penyakit lainnya, termasuk hiatal hernia, gangguan perut, gagal jantung, artitis reumatoid, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Keterlambatan dalam diagnosis dan pengobatan asma dapat merusak fungsi paru-paru secara permanen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tegas! Gus Miftah Sebut Didi Kempot Muslim, Minta Publik Stop Berdebat!

Tegas! Gus Miftah Sebut Didi Kempot Muslim, Minta Publik Stop Berdebat!

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 16:15 WIB

Ini Pesan Didi Kempot Sebelum Meninggal

Ini Pesan Didi Kempot Sebelum Meninggal

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2020 | 16:10 WIB

Sebelum Tampil di Ngobam, Bayaran Didi Kempot "Cuma" Rp 25 Juta

Sebelum Tampil di Ngobam, Bayaran Didi Kempot "Cuma" Rp 25 Juta

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok

Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:51 WIB

9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online

9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat

Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta

Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:41 WIB

Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis

Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta

Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok

Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:33 WIB

Bandingkan Dirinya dengan Febrie, Nadiem Makarim Curhat Langsung Diborgol Saat Ditahan

Bandingkan Dirinya dengan Febrie, Nadiem Makarim Curhat Langsung Diborgol Saat Ditahan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:26 WIB

Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa

Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa

Sumsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:24 WIB

×