Belasan Anak Positif Covid-19 Alami Gejala Misterius, Apa Saja?

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 06 Mei 2020 | 10:04 WIB
Belasan Anak Positif Covid-19 Alami Gejala Misterius, Apa Saja?
Ilustrasi pasien anak dirawat di rumah sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Belasan Anak Positif Covid-19 Alami Gejala Misterius, Apa Saja?

Sekitar 15 anak di kota New York, AS, dilarikan ke rumah sakit karena infeksi virus corona Covid-19 dengan sindrom yang misterius.

Dilansir dari New York Times, Rabu (6/5/2020) beberapa anak berusia 2 hingga 15 tahun menunjukkan gejala syok toksik atau penyakit kawasaki, penyakit langka pada anak-anak yang memengaruhi pembuluh darah, termasuk arteri koroner.

Meski demikian, tidak ada pasien anak yang mengalami sindrom ini meninggal dunia. Gejala ini digambarkan sebagai sindrom inflamasi multisistem yang berhuhungan dengan Covid-19.

Kini para pejabat negera tengah menyelidiki sindrom yang tidak bisa dijelaskan ini. Apalagi kasus serupa juga meningat di beberapa minggu terakhir di negara Eropa lain yang terdampak virus corona.

"Ada beberapa gambaran sindrom langka baru-baru ini, tentang beberapa anak di negara Eropa memiliki sindrom peradangan, yang mirip dengan sindrom kawasaki, tetapi ini sangat langka," ujar Dr. Maria Van Kerkhove, Ilmuwan WHO.

Anak yang mengalami sindrom ini sebagian besar mengalami demam, ruam, muntah dan diare. Sejak dirawat di rumah sakit, lima dari mereka membutuhkan ventilator untuk membantu pernapasan. Juga sebagian besar dari 15 anak itu membutuhkan alat kontrol tekanan darah.

Gejala utuh penyakit belum diketahui hingga kini, dari 15 pasien sebagian besar dari mereka dinyatakan positif virus corona melalui tes antibodi atau rapid test. Sehingga kemungkinan anak-anak ini sudah terinfeksi sebelumnya.

"Mes sindrom ini dengan Covid-19 belum ditemukan, karena tidak semua kasus dinyatakan Covid-19 melalui tes PCR atau serologi. Sehingga kami meminta semua pihak segera melapor jika melihat pasien dengan gejala serupa," ungkap Dr. Oxiris Barbot, Komisaris Kesehatan Kota.

Memang Covid-19, penyakit yang disebabkan virus corona lebih berbahaya bagi orang tua, apalagi jika memiliki penyakit penyerta sebelumnya. Di New York City, hingga kini enam anak dinyatakan meninggal karena Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Corona Global 6 Mei: AS Masih Tertinggi, Anak Vietnam Sekolah Lagi

Update Corona Global 6 Mei: AS Masih Tertinggi, Anak Vietnam Sekolah Lagi

Health | Rabu, 06 Mei 2020 | 09:53 WIB

PBB Khawatir, Pandemi Covid-19 Membuat Anak-anak Online Terus

PBB Khawatir, Pandemi Covid-19 Membuat Anak-anak Online Terus

Health | Rabu, 06 Mei 2020 | 08:16 WIB

Separuh Negara Bagian di AS Mulai Membuka Kembali Kegiatan Perekonomian

Separuh Negara Bagian di AS Mulai Membuka Kembali Kegiatan Perekonomian

Video | Rabu, 06 Mei 2020 | 06:55 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB