Kasus Pertama, Ibu Hamil dengan Corona Covid-19 Berisiko Preeklamsia

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 07 Mei 2020 | 08:19 WIB
Kasus Pertama, Ibu Hamil dengan Corona Covid-19 Berisiko Preeklamsia
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Dampak infeksi virus corona Covid-19 pada ibu hamil belum diketahui jelas sebelumnya. Kini, para ahli menemukan virus corona Covid-19 bisa menembus plasenta yang dapat memicu preeklamsia pada ibu hamil.

Kasus pertama terjadi pada wanita usia 35 tahun yang mengembangkan gejala virus corona Covid-19, yakni berupa batuk dan demam pada usia kehamilan 22 minggu.

Sekitar seminggu berselang, gejalanya mulai memburuk dan ia juga mengalami nyeri otot, mual hingga diare. Beberapa hari kemudian, ia terbangun dalam kondisi menderita sakit perut dan mengalami pendarahan perlahan.

Akhirnya, ia memutuskan pergi ke rumah sakit dan melakukan serangkaian tes medis terkait virus corona Covid-19. Ternyata benar kalau hasil swab menyatakan wanita itu positif terinfeksi virus corona Covid-19.

Lalu dilansir oleh The Sun, hasil USG menunjukkan janin dalam kondisi sehat dan aktif. Namun, terlihat ada gumpalan darah di antara plasenta dan dinding rahim.

Ibu hamil (shutterstock)
Ibu hamil (shutterstock)

Tes medis lebih lanjut juga menunjukkan bahwa ia mungkin menderita preeklamsia, suatu kondisi yang bisa mengancam jiwa ibu dan bayi dalam kandungan.

Penyebab pasti terjadi preeklamsia pada ibu hamil dengan corona Covid-19 masih belum jelas. Tapi, kondisi ini diduga terjadi ketika ada masalah dengan plasenta yang menghubungkan suplai darah ke bayi.

Petugas medis sempat mengobati wanita hamil itu menggunakan plasma darah untuk membantu membendung pendarahannya. Tetapi, tekanan darah tinggi dan trombosit darah rendah masih tak terkendalikan.

Karena itu, tim medis mengambil tindakan perawatan definitif dengan melahirkan janinnya. Tetapi, para ahli dari Yale School of Medicine ini belum meninjau risiko morbiditas atau kematian ibu hamil yang serius.

baca juga

Terlebih, saat tim medis melakukan operasi, mereka menemukan adanya gumpalan retroplasenta antara dinding rahim dan plasenta.

Sehari setelah operasi, dia diekstubasi dan disapih. Tapi, wanita itu mengembangkan kondisi yang dikenal sebagai limfopenia atau penurunan sel darah putih yang bisa mengindikasikan infeksi.

Akhirnya, ia diberi hydroxychloroquine atau obat radang sendi sebagai pengobatan investigasi corona Covid-19. Saat kondisinya membaik, ia dipulangkan dengan syarat harus memantau tekanan darahnya secara bekala di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenazah Diantar Cuma Sampai Gang, PDP Terpaksa Dimakamkan Warga Tanpa APD

Jenazah Diantar Cuma Sampai Gang, PDP Terpaksa Dimakamkan Warga Tanpa APD

Jabar | Rabu, 06 Mei 2020 | 20:27 WIB

PSBB Sukabumi: Motor Pelat Merah Boncengan Disetop, Penumpang Beda Alamat

PSBB Sukabumi: Motor Pelat Merah Boncengan Disetop, Penumpang Beda Alamat

Jabar | Rabu, 06 Mei 2020 | 17:45 WIB

Waduh, Kematian Ibu Hamil karena Penyakit Kardiovaskular Naik 2 Kali Lipat!

Waduh, Kematian Ibu Hamil karena Penyakit Kardiovaskular Naik 2 Kali Lipat!

Health | Kamis, 07 Mei 2020 | 06:15 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×