Studi: Tekanan Darah Tinggi Membuat Penderitanya 'Buta-Emosi'

M. Reza Sulaiman, Rosiana Chozanah

Sabtu, 16 Mei 2020 | 16:26 WIB
Studi: Tekanan Darah Tinggi Membuat Penderitanya 'Buta-Emosi'
Ilustrasi emosi (shutterstock)

Suara.com - Orang dengan tekanan darah tinggi memiliki lebih banyak masalah daripada orang lain dalam mengidentifikasi isyarat emosional, menurut hasil sebuah studi.

Para peneliti melaporkan bahwa orang dengan tekanan darah tinggi kurang reaktif ketika ditunjukkan foto dan teks yang dimaksudkan untuk memicu emosi, termasuk ketakuran, kemarahan dan kebahagiaan.

Respon yang melemah ini bisa disebut 'peredam emosi', kata James McCubbin, seorang profesor psikologi di Clemson University di South Carolina, yang memimpin penelitian.

"Ketika kita mengirim pesan dan mencoba membuat lelucon, kita perlu menggunakan wajah tersenyum untuk memberi tahu pembaca itu lelucon sehingga mereka tidak salah mengartikannya," kata McCubbin, menjelaskan bagaimana orang mencoba mengelola respon emosional orang lain kepada Live Science.

"Namun, orang dengan 'peredam emosi' mungkin mengalami kesulitan mengenali emosi," sambungnya.

Ilustrasi hipertensi (Shutterstock)
Ilustrasi hipertensi (Shutterstock)

Misalnya, di tempat kerja mereka (penderita hipertensi) mungkin berpikir bos mereka sedang bercanda ketika sebenarnya sedang marah.

Penelitian sebelumnya mengaitkan tekanan darah tinggi dengan penurunan kemampuan untuk merasakan emosi negatif. Studi baru ini menambahkan bahwa adanya persepsi emosi positif yang berkurang.

Tekanan darah tinggi juga telah terbukti mengurangi sensivitas seseorang terhadap rasa sakit.

Tekanan darah dan emosi

baca juga

Penelitian McCubbin ini didasarkan pada data yang dikumpulkan dari 2000 hingga 2002. Sebagai bagian studi percontohan yang disebut HANDLS (Healthy Aging in Nationally Diverse Longitudinal Samples).

McCubbin dan rekannya mengukur tekanan darah dan respons emosional dari 106 orang Afrika-Amerika yang memiliki status sosial ekonomi rendah di Baltimore.

Peneliti mengukur tekanan darah para partisipan dan meminta mereka untuk mengaitkan emosi tertentu dengan kebahagiaan, kesedihan, ketakutan, kemarahan, jijik, kejutan, atau tanpa emosi dengan kalimat dan foto wajah.

Sebagai contoh, kalimat berikut dimaksudkan untuk menimbulkan kemarahan, "Memastikan bahwa para pemainnya tidak melakukan kesalahan, seorang pelatih menuntut penjelasan dari wasit tentang panggilan penalti."

Orang dengan tekanan darah tinggi mengalami lebih banyak kesulitan membedakan emosi seperti itu, terlepas dari pendidikan, usia dan faktor lainnya.

"Kami percaya bahwa ada hubungan antara kontrol tekanan darah dan penilaian rangsangan sistem saraf pusat, seperti ancaman di lingkungan," kata McCubbin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mana yang Lebih Berisiko Hipertensi, Perempuan atau Laki-laki?

Mana yang Lebih Berisiko Hipertensi, Perempuan atau Laki-laki?

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 09:27 WIB

Waspada, Ini Kaitan Gangguan Tidur dengan Hipertensi

Waspada, Ini Kaitan Gangguan Tidur dengan Hipertensi

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 08:32 WIB

Tak Bergejala, Hipertensi Bisa Sebabkan Komplikasi Tanpa Deteksi Dini

Tak Bergejala, Hipertensi Bisa Sebabkan Komplikasi Tanpa Deteksi Dini

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 03:05 WIB

Terkini

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

×