Mantan Kepala WHO: Virus Corona Mungkin Bisa Hilang dengan Sendirinya

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Senin, 18 Mei 2020 | 14:19 WIB
Mantan Kepala WHO: Virus Corona Mungkin Bisa Hilang dengan Sendirinya
Virus Corona (coronavirus). (Shutterstock)

Suara.com - Mantan Kepala Program Kanker Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Profesor Karol Sikora menyebut virus corona Covid-19 mungkin bisa hilang dengan sendirinya, bahkan sebelum vaksin ditemukan. Hal itu dinyatakan oleh Sikora pada Sabtu (16/5/2020).

"Kami melihat pola yang kira-kira sama di mana-mana, saya menduga kami memiliki kekebalan lebih dari yang diperkirakan," kata Profesor Karol Sikora seperti yang dikutip dari Independent.

"Kita harus terus memperlambat virus, tetapi itu bisa mereda dengan sendirinya. Menurut saya ini perkiraan yang layak," tambahnya.

Dilansir dari Independent, pernyatan Sikora muncul beberapa hari setelah sebuah penelitian baru diterbitkan pada International Journal of Clinical Practice. Studi itu menggunakan data tingkat penularan "R" dari otoritas lokal, memperkirakan sekitar 19 juta orang kemungkinan telah terjangkit virus di Inggris.

Upaya Epidemiologis untuk menduga dan memantau penyebaran virus sebenarnya telah terhalang oleh keputusan pemerintah dalam melakukan pengujian dan pelacakan kontak pada pertengahan Maret.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson akhir pekan lalu menekankan bahwa satu-satunya solusi jangka panjang adalah vaksin atau perawatan berbasis obat. Tetapi ia juga menegaskan, bahwa vaksin bisa saja tidak membuahkan hasil.

"Dalam skenario terburuk, kita mungkin tidak akan pernah menemukan sebuah vaksin yang membuahkan hasil," kata Boris Johnson.

Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]
Logo Organisasi Kesehatan Dunia, WHO. [AFP]

Matt Hancock, sekretaris kesehatan, sebelumnya mengatakan bahwa pemerintah melakukan segalanya untuk menemukan vaksin. Dua proyek pengembangan terkemuka di Universitas Oxford dan Imperial College London telah menerima dana besar untuk mendukung uji coba vaksin mereka.

Profesor Oxford John Sir Bell, anggota gugus tugas virus corona pemerintah, mengungkapkan ini bahwa hasil awal vaksin dapat siap pada bulan Juni. Tim berharap untuk memproduksi satu juta dosis vaksin yang dihasilkan pada bulan September jika berhasil.

baca juga

Melalui akun Twitternya, Prof Sikora yang saat ini menjabat sebagai kepala medis di Rutherford Health menyatakan bahwa dalam situasi ini tentu masih ada banyak kemungkinan dengan tetap jaga jarak.

"Tidak ada yang mengklaim tahu apa yang akan terjadi dengan pasti, saya percaya dalam situasi yang tidak diketahui ini ada sebuah kemungkinan, tapi pastikan kita harus terus menjaga jarak," tulis Sikora.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenuh Tingkat Dewa, Pria Ini Bikin Layangan Berbentuk Celana Dalam Raksasa

Jenuh Tingkat Dewa, Pria Ini Bikin Layangan Berbentuk Celana Dalam Raksasa

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2020 | 13:52 WIB

Habis Ambil Bansos Corona, Kakek Gantung Diri di Belakang Rumah

Habis Ambil Bansos Corona, Kakek Gantung Diri di Belakang Rumah

Jatim | Senin, 18 Mei 2020 | 13:52 WIB

Batal Resepsi, Pengantin Ini Rayakan Pernikahan dengan Bantu Orang Miskin

Batal Resepsi, Pengantin Ini Rayakan Pernikahan dengan Bantu Orang Miskin

News | Senin, 18 Mei 2020 | 13:50 WIB

Terkini

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa

Jogja | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:43 WIB

Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui

Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:30 WIB

4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik

4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:18 WIB

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

×