Bisa Menahan Perkembangan Virus, Begini Cara Kerja Antivirus di Tubuh

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 19 Mei 2020 | 16:00 WIB
Bisa Menahan Perkembangan Virus, Begini Cara Kerja Antivirus di Tubuh
Ilustrasi Antivirus (Pixabay/Rifkie Drajat)

Suara.com - Antivirus berfungsi untuk mencegah infeksi dan penyebaran virus di mana bisa mengobati infeksi dengan mencegah virus menyebar ke seluruh tubuh Anda. Dengan kata lain, mereka tidak membunuh virus secara langsung, namun membuat virus sulit untuk berkembang.

"Kita harus menemukan cara untuk menipu virus agar tidak berlipat ganda," kata Jagdish Khubchandani, MBBS, PhD, seorang profesor ilmu kesehatan di Ball State University pada Insider.

Dilansir dari Insider, obat antivirus dapat membantu mencegah atau mengobati infeksi dengan beberapa cara.

1. Mencegah Virus Agar Tidak Menimbulkan Infeksi

Virus seperti influenza pertama-tama harus menempel pada sel manusia sebelum dapat menginfeksi dan menyebar. Obat antivirus dapat menipu virus agar melekat pada obat, bukan pada sel Anda dan mencegah infeksi sepenuhnya.

2. Mengganggu Virus Bereproduksi

Begitu berada di dalam sel manusia, virus mengambil alih dan mulai membuat salinannya sendiri. Semakin banyak salinan yang dihasilkannya, semakin Anda terinfeksi dan semakin sakit.

Antivirus mengganggu proses ini di dalam sel untuk mencegah virus berkembang biak yang dapat mengurangi keparahan gejala serta mempercepat pemulihan Anda.

Seberapa cepat antivirus dapat bekerja tergantung pada obatnya. "Untuk banyak obat antivirus, Anda dapat melihat efek setelah 48 jam," kata Khubchandani.

baca juga
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]

3. Mencegah Penyebaran Virus ke Seluruh Tubuh

Setelah virus mengubah sel-sel Anda menjadi penghasil virus, antivirus akan melepaskan semua salinan virus yang kemudian akan menghambat perjalanan dalam aliran darah.

Antivirus menghentikan penyebaran dengan mencegah pelepasan partikel virus awal dari sel Anda. Antivirus seperti Relenza yang melawan flu, bekerja dengan cara ini.

ilustrasi virus
ilustrasi virus

"Sebagian besar obat antivirus bekerja pada virus tertentu yang berarti setiap kali kita memiliki jenis infeksi baru, kita mungkin memerlukan jenis obat baru," kata Khubchandani.

Selain itu, virus terus bermutasi dan beradaptasi dengan ancaman. Itu sebabnya kita harus melakukan suntikan flu baru setiap tahun.

Membuat antivirus baru juga bukan proses yang mudah atau cepat. Misalnya, antivirus asiklovir yang mengobati herpes dan cacar air, dipatenkan pada tahun 1974. Percobaan klinis berlangsung dari tahun 1977 hingga 1978.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Pasien Sembuh yang Kembali Positif Tak Tularkan Virus Corona

Studi: Pasien Sembuh yang Kembali Positif Tak Tularkan Virus Corona

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 13:18 WIB

Brasil Urutan Ketiga Kasus Covid-19 Terbanyak di Dunia

Brasil Urutan Ketiga Kasus Covid-19 Terbanyak di Dunia

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 13:20 WIB

Dilanda Topan Amphan, India Evakuasi Warga di Tengah Lockdown Corona

Dilanda Topan Amphan, India Evakuasi Warga di Tengah Lockdown Corona

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 13:21 WIB

Terkini

Karhutla Siak, Tim Lakukan Pemadaman dan Pendinginan 14 Titik Api

Karhutla Siak, Tim Lakukan Pemadaman dan Pendinginan 14 Titik Api

Riau | Kamis, 10 September 2026 | 20:14 WIB

Pelampung Ditemukan di Lokasi Pencarian 5 Jurnalis, TNI: Belum Bisa Dipastikan

Pelampung Ditemukan di Lokasi Pencarian 5 Jurnalis, TNI: Belum Bisa Dipastikan

News | Kamis, 10 September 2026 | 20:14 WIB

4 Shio Beruntung 11 September 2026, Giliran Beban Lama Lepas

4 Shio Beruntung 11 September 2026, Giliran Beban Lama Lepas

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 20:10 WIB

Soroti Isu Ketahanan Pangan, Ratusan Mahasiswa Lintas Kampus Ikuti Forum Rembuk Pangan di Jogja

Soroti Isu Ketahanan Pangan, Ratusan Mahasiswa Lintas Kampus Ikuti Forum Rembuk Pangan di Jogja

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 20:07 WIB

BRI Telah Menyalurkan KPP Rp12 Triliun, Mayoritas Penerima Kalangan UMKM

BRI Telah Menyalurkan KPP Rp12 Triliun, Mayoritas Penerima Kalangan UMKM

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 20:05 WIB

Prabowo Wacanakan Merger BMKG-Badan Geologi, DPR Usul BNPB Ikut Dilebur dalam Satu Kementerian

Prabowo Wacanakan Merger BMKG-Badan Geologi, DPR Usul BNPB Ikut Dilebur dalam Satu Kementerian

News | Kamis, 10 September 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Diaspora, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Perkuat Layanan Diaspora, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 20:00 WIB

Review Film Mayday: Laga Spionase Seru Berbalut Komedi yang Menghibur!

Review Film Mayday: Laga Spionase Seru Berbalut Komedi yang Menghibur!

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 20:00 WIB

BRImo Taiwan Menang Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Layani Kebutuhan Finansial Diaspora

BRImo Taiwan Menang Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Layani Kebutuhan Finansial Diaspora

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 19:57 WIB

Unisa Yogyakarta Sambut Mahasiswi Biarawati Katolik, Bukti Komitmen Inklusivitas

Unisa Yogyakarta Sambut Mahasiswi Biarawati Katolik, Bukti Komitmen Inklusivitas

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 19:53 WIB

×