Bikin Terenyuh, 5 Hal Ini Harus Dihadapi Tenaga Medis di Rumah Sakit

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 20 Mei 2020 | 12:12 WIB
Bikin Terenyuh, 5 Hal Ini Harus Dihadapi Tenaga Medis di Rumah Sakit
ilustrasi dokter dan perawat [shutterstock]

Suara.com - Kelonggaran yang dilakukan pemerintah Indonesia membuat sejumlah warga mengabaikan protokol untuk melakukan jarak fisik dan berani membuat kerumunan di pusat-pusat perbelanjaan, seperti video yang tersebar luas di media sosial.

Tetapi di balik tindakan ini, masih ada tenaga medis yang kewalahan menangani pasien di rumah sakit. Selain pasien, mereka juga dihadapkan dengan masalah kesehatan mental diri sendiri.

Untuk memahami apa yang sedang dialami tenaga medis, CNN Internaional telah membuat daftar apa saja yang dihadapi 'pejuang di garda terdepan' ini di rumah sakit.

1. Musuh tak terlihat

Ancaman yang mereka lawan tidak terlihat dan bahkan lebih sulit ditahan. Karena virus corona tidak terlihat, dan ada penundaan antara infeksi ke gejala yang terdeteksi, tenaga kesehatan harus dua langkah lebih cepat dari apa yang tidak dapat mereka lihat itu.

Dokter pasang foto pada APD supaya dikenali pasien (Twitter/@PaedsNurseDanny).
Dokter pasang foto pada APD supaya dikenali pasien (Twitter/@PaedsNurseDanny).

2. Pola pikir medan perang

Seperti para pahlawan di medan perang, pekerja layanan kesehatan diharapkan selalu waspada terhadap ancaman kematian.

Mereka mungkin tidak akan didiagnosis dengan gangguan stres pasca-trauma (PTSD) seperti veteran perang, tetapi banyak yang akan mengalami kondisi 'respon ancaman kronis'.

Respons ancaman kronis didefinisikan oleh peningkatan banyak gejala hyperousousal yang terkait dengan stres pasca-trauma, seperti kesulitan tidur, banjir kecemasan, lekas marah, masalah konsentrasi, hingga mengalami emosi meledak-ledak.

baca juga
Seorang staf medis dengan pakaian pelindung terlihat di depan seorang pasien dengan penyakit virus Corona Covid-19 di dalam sebuah unit perawatan intensif (ICU) di rumah sakit San Raffaele, Milan, Italia, Jumat (27/3/2020). [Antara/Reuters/Flavio Loscalzo]
pasien covid-19 yang ditunggui dokter  [Antara/Reuters/Flavio Loscalzo]

3. Kelelahan fisik dan emosional

Petugas kesehatan memiliki keterampilan yang tidak dapat digantikan oleh orang lain di masyarakat. Untuk hidup di masa krisis ini, banyak dari mereka sampai tidur di rumah sakit di antara shift kerja hanya untuk beristirahat sejenak.

4. Bekerja meski kekurangan peralatan

Kita tahu bahwa banyak petugas kesehatan yang tidak memakai APD yang layak. Bahkan, beberapa dari mereka mengganti baju hazmat dengan jas hujan plastik demi melindungi diri saat harus tetap bekerja.

5. Merasa bersalah terhadap korban yang tidak dapat diselamatkan

Ketika tenaga medis kehilangan pasien, itu membebani mereka. Bahkan jika tahu secara logis mereka membuat pilihan terbaik, perasaan tidak berdaya adalah beban bagi mereka.

Tidak hanya itu, tenaga medis juga berisiko melihat rekan kerja tumbang karena ikut terinfeksi dari pasien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengintip Pengorbanan Tenaga Medis Covid-19 di Wisma Atlet saat Buka Puasa

Mengintip Pengorbanan Tenaga Medis Covid-19 di Wisma Atlet saat Buka Puasa

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 03:50 WIB

Indonesia Terserah, Demokrat: Pemerintah Paham Risiko Nyawa Tenaga Medis?

Indonesia Terserah, Demokrat: Pemerintah Paham Risiko Nyawa Tenaga Medis?

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 15:15 WIB

Sebut Tenaga Medis 'Alay' dan Ngaku Tak Takut Corona, Pria Ini Tuai Hujatan

Sebut Tenaga Medis 'Alay' dan Ngaku Tak Takut Corona, Pria Ini Tuai Hujatan

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 13:03 WIB

Terkini

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 19:22 WIB

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 19:20 WIB

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:19 WIB

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:11 WIB

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:09 WIB

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:08 WIB

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:05 WIB

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:04 WIB

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

×