Marak Pelanggaran PSBB, New Normal Indonesia Bisa Gagal Diterapkan

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Senin, 25 Mei 2020 | 14:05 WIB
Marak Pelanggaran PSBB, New Normal Indonesia Bisa Gagal Diterapkan
Ilustrasi konsep new normal Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Marak Pelanggaran PSBB, New Normal Indonesia Bisa Gagal Diterapkan

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mengeluarkan sejumlah aturan new normal Indonesia di tengah pandemi virus Corona Covid-19 yang menghantam dunia.

Melalui Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi, pemerintah membolehkan dunia usaha kembali berjalan dengan mengikuti protokol-protokol kesehatan.

Protokol tersebut antara lain membentuk Tim Penanganan Covid-19 di lingkungan kerja, tidak memperlakukan kasus positif sebagai stigma, hingga pengaturan bekerja dari rumah (work from home).

Namun menurut psikiater dr. Andri, Sp.KJ, FAPM, dari Klinik Psikosomatik, RS Omni Alam Sutera, penerapan new normal Indonesia yang dicanangkan pemerintah bisa saja gagal, mengingat masih tingginya pelanggaran PSBB yang dilakukan masyarakat.

Masih tingginya kasus pelanggaran PSBB menandakan masyakat belum sukses menjalani terapi perilaku, yang menurut dr. Andri merupakan suatu keharusan jika ingin new normal diterapkan secara sukses.

"Hal yang saya khawatirkan dan sepertinya akan terjadi adalah ketika terjadi relaksasi PSBB maka 'New Normal' yang diharapkan oleh pemerintah tidak akan tercapai karena masyarakat belum berubah perilakunya, apalagi kognitifnya berkaitan dengan pandemi," ungkapnya, dalam keterangan kepada wartawan, Senin (25/5/2020).

Jika peraturan PSBB saja bisa dilanggar, maka perilaku new normal di Indonesia seperti menggunakan masker ketika bepergian keluar rumah, menjaga jarak di tempat umu, hingga mencuci tangan menggunakan sabun sangat mungkin tidak dilakukan.

Warga yang terjaring razia penindakan pelanggaran aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Tim Satgas Gugus Tugas COVID-19 menjalani hukuman dengan cara membersihkan sampah di kawasan Cilandak, Jakarta, Selasa (19/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Warga yang terjaring razia penindakan pelanggaran aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Tim Satgas Gugus Tugas COVID-19 menjalani hukuman dengan cara membersihkan sampah di kawasan Cilandak, Jakarta, Selasa (19/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Masyarakat akan menganggap pandemi sudah berlalu dan kita kembali seperti semula. Padahal kalau melihat grafik penambahan kasus sendiri di Indonesia sepertinya belum mengalami stagnasi tetapi cenderung terus bertambah," terang pemilik akun Twitter @Mbahndi ini.

dr Andri juga berpesan agar tidak meremehkan pandemi virus Corona yang saat ini menyerang seluruh dunia.

"Walaupun dari yang terinfeksi hanya 5% yang akan menjadi parah dan memerlukan perawatan intensif, namun jika yang terinfeksi jutaan manusia maka kita akan sangat kewalahan atau bahkan tidak sanggup merawat 5% orang-orang tersebut di rumah sakit-rumah sakit yang kita miliki karena kekurangan alat kesehatan dan ruangan yang baik," urainya.

Dampak jangka panjang lainnya adalah akses perawatan kesehatan yang makin sulit, karena seluruh sumber daya rumah sakit digunakan untuk megatasi pasien Covid-19.

"Hal ini juga akan membuat penderita penyakit lain juga kesulitan untuk bisa berobat ke rumah sakit karena khawatir tertular karena mereka sendiri rentan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hingga Lebaran H-1, Mobil Tinggalkan Jakarta Tembus 400 Ribu Unit

Hingga Lebaran H-1, Mobil Tinggalkan Jakarta Tembus 400 Ribu Unit

Otomotif | Senin, 25 Mei 2020 | 13:05 WIB

PSBB Dilanggar, Dokter Jiwa: Masyarakat Gagal Lakukan Terapi Perilaku

PSBB Dilanggar, Dokter Jiwa: Masyarakat Gagal Lakukan Terapi Perilaku

Health | Senin, 25 Mei 2020 | 13:03 WIB

Rekreasi di Masa Pandemi, Warga Berkerumun Beri Makan Rusa di Istana Bogor

Rekreasi di Masa Pandemi, Warga Berkerumun Beri Makan Rusa di Istana Bogor

Jabar | Senin, 25 Mei 2020 | 12:50 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB