Soal Herd Immunity, Satgas Covid-19 IDI: Jangan Tiru-Tiru

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Senin, 25 Mei 2020 | 18:24 WIB
Soal Herd Immunity, Satgas Covid-19 IDI: Jangan Tiru-Tiru
Ilustrasi herd immunity. (Shutterstock)

Suara.com - Belakangan ini, soal herd immunity untuk melawan Covid-19 marak dibahas di kalangan masyarakat Indonesia.

Bahkan ada pesan berantai yang menyebut-nyebut herd immunity akan diberlakukan apabila Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tidak berhasil dilakukan.

Akan tetapi, hal ini dibantah oleh Ketua Satgas Kewaspadaan dan Kesiagaan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. Dr. Zubairi Djoerban.

"Saya tidak tahu benar atau tidaknya. Saya tidak bisa bilang apakah Indonesia mau (herd immunity) atau enggak. Rasanya sih tidak. Sepanjang pengetahuan saya, tidak akan dilakukan herd immunity," katanya dalam sambungan telepon kepada Suara.com, Senin (25/5/2020).

Ia kemudian mencontohkan Swedia, sebagai satu-satunya negara yang menerapkan herd immunity, walaupun tidak 100 persen lantaran masih banyaknya sekolah-sekolah yang ditutup.

Dilansir CNN, hanya 7,3 persen masyarakat Stockholm, ibukota Swedia, yang memiliki antibodi yang dibutuhkan untuk mencegah penularan Covid-19.

Padahal, menurut Zubairi, dalam herd immunity, agar penularan penyakit berhenti, diperlukan sekitar 70-90 persen masyarakat yang memiliki antibodi atau kekebalan.

"Buat Swedia, itu masih jauh banget. Kalaupun (Indonesia) ada pemikiran ke arah sana, jangan tiru-tiru Swedia," tegasnya.

Akibat dari herd immunity yang 'tanggung' tersebut, data Johns Hopkins University menunjukkan bahwa jumlah kematian di Swedia per kapita lebih tinggi dari Amerika Serikat, negara dengan jumlah kasus positif dan kematian akibat Covid-19 terbesar di dunia.

baca juga

Dalam data yang dilansir oleh Business Insider tersebut, Swedia dengan angka 38 per 100.000 penduduk lebih tinggi ketimbang AS yang berada pada angka 29 per 100.000 penduduk.

Sebab, jumlah penduduknya lebih sedikit dari AS, yakni hanya 10 juta penduduk, dan menurut Worldometers, kematiannya mencapai hampir 4.000 jiwa.

Sehingga apabila Indonesia mau mempertimbangkan melakukan herd immunity untuk memberangus virus corona, banyak yang perlu dikaji, terutama dari jumlah total kasus dan pasien yang meninggal dunia.

Pemerintah Indonesia kini sedang mempersiapkan negara ini untuk merangkul New Normal yang mungkin diterapkan setelah PSBB usai.

Zubairi menyebut bahwa bukan berarti setelah PSBB usai tidak akan terjadi penularan. Angka kasus memang menurun, risiko penularan sudah mulai berkurang, namun bukan nol.

New normal memperbolehkan masyarakat kembali bekerja, beberapa layanan publik seperti mal, toko, dan salon juga boleh dibuka. Yang berbeda adalah tetap melaksanakan upaya pencegahan seperti tetap mengenakan masker, rutin mencuci tangan, dan wajib menjaga jarak.

"Itu yang disebut sebagai new normal. Sebetulnya sama dengan PSBB, cuma dikurangi boleh keluar rumah, dikurangi boleh bekerja dan belanja. Tapi tetap sama pencegahannya, mutlak diperlukan," tandas Zubairi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antibodi Hanya Bertahan 6 Bulan, Herd Immunity Bukan Solusi Hadapi Corona?

Antibodi Hanya Bertahan 6 Bulan, Herd Immunity Bukan Solusi Hadapi Corona?

Health | Sabtu, 23 Mei 2020 | 13:54 WIB

Swedia Berniat Bentuk Herd Immunity, Tapi Angkanya Masih Jauh dari Minimal

Swedia Berniat Bentuk Herd Immunity, Tapi Angkanya Masih Jauh dari Minimal

Health | Jum'at, 22 Mei 2020 | 15:30 WIB

Corona Covid-19 akan Hilang Sebelum Vaksin Ditemukan? Peneliti Beber Fakta

Corona Covid-19 akan Hilang Sebelum Vaksin Ditemukan? Peneliti Beber Fakta

Health | Selasa, 19 Mei 2020 | 09:15 WIB

Terkini

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:51 WIB

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 20:50 WIB

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:42 WIB

Jakarta Diguyur Hujan, Operasi Modifikasi Cuaca Akhirnya Berhasil

Jakarta Diguyur Hujan, Operasi Modifikasi Cuaca Akhirnya Berhasil

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:41 WIB

Review Neagley: Drama Aksi Khas Reacher dengan Sentuhan Lebih Emosional

Review Neagley: Drama Aksi Khas Reacher dengan Sentuhan Lebih Emosional

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 20:40 WIB

Dugaan Penipuan dan Penculikan Mahasiswi Tasikmalaya, Polres Dalami Keterlibatan Oknum ASN

Dugaan Penipuan dan Penculikan Mahasiswi Tasikmalaya, Polres Dalami Keterlibatan Oknum ASN

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 20:38 WIB

3.465 Chromebook Muara Enim Sudah Diketahui Sebelum Kontrak, Saksi Ungkap Rantai Pengadaannya

3.465 Chromebook Muara Enim Sudah Diketahui Sebelum Kontrak, Saksi Ungkap Rantai Pengadaannya

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 20:37 WIB

Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar Lusa

Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya, Sidang Perdana Digelar Lusa

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 20:30 WIB

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

Nafas Kalbar Gugat Prabowo Terkait Karhutla dan Kabut Asap

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:29 WIB

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara

Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara

Banten | Selasa, 22 September 2026 | 20:27 WIB

×