Hati-hati, Ini Tanda Imunitas Tubuh Melemah Saat Berada di Rumah Aja

Risna Halidi | Frieda Isyana Putri | Suara.com

Selasa, 26 Mei 2020 | 13:39 WIB
Hati-hati, Ini Tanda Imunitas Tubuh Melemah Saat Berada di Rumah Aja
imunitas (shuttertstock)

Suara.com - Hati-hati, Ini Tanda Imunitas Tubuh Melemah Saat Berada di Rumah Aja

Menjaga imun atau kekebalan tubuh selalu dipercaya berguna untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona Covid-19. Sebab, orang dengan imun tubuh yang lemah, memiliki risiko tertular penyakit Covid-19 lebih tinggi.

Orang dengan kondisi imun tubuh lemah sangat rentan tertular penyakit apapun yang berasal dari virus, bakteri, dan patogen lainnya.

CDC menyebutkan orang-orang ini termasuk pasien HIV/AIDS, kanker dan transplantasi, orang dengan riwayat penyakit, dan kondisi medis lainnya.

Sistem imun tubuh sangat penting bagi tubuh untuk melawan 'benda-benda' asing yang masuk ke dalam tubuh. Kerentanan seseorang terhadap infeksi dan penyakit bergantung dari sistem imun tubuhnya.

Sehingga, imunitas tubuh tiap orang berbeda satu sama lain. Beberapa orang mungkin lebih rentan terhadap infeksi dan menunjukkan reaksi yang lebih parah, sementara yang lain tidak menunjukkan gejala apapun.

Untuk mengetahui apakah sistem imun tubuhmu lemah atau tidak, Dr Axe dari Medical Daily memberikan deretan tanda dan gejalanya.

Yakni kerentanan terhadap infeksi, peningkatan frekuensi dan durasi saat sakit, infeksi yang berulang, masalah pencernaan, sakit kepala, peradangan, kelelahan, nyeri otot dan sendi, dan mengalami gangguan autoimun.

Jika Anda sering sakit, bisa dipastikan bahwa Anda memiliki sistem imun yang lemah. Jika Anda kerap merasakan sakit dan rasa tidak nyaman, juga bisa jadi tanda bahwa ada gangguan pada imun tubuh.

Dalam masa pandemi ini, tentu sangat penting untuk menguatkan sistem imun tubuh sehingga dapat melindung diri dari terserang Covid-19.

Para pakar merekomendasikan sejumlah cara untuk mendorong sitem imun tubuh dan menurunkan risiko tertular dari virus corona baru tersebut.

Prtama adalah perhatikan apa yang Anda makan selama berada di rumah aja, sebab pola makan Anda memiliki dampak yang besar pada kesehatan Anda secara keseluruhan.

Kedua, mengelola stres dan tidur cukup, karena dapat membantu organ tubuh Anda berfungsi lebih baik.

Ketiga atau yang terakhir adalah mengonsumsi suplemen, karena tak semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh bisa didapatkan dari makanan sehari-hari, sangat baik untuk mengonsumsi vitamin dan suplement terutama dalam masa karantina ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Tausiah Aa Gym Perjuangan Menahan Diri di Rumah Aja Dihianati?

CEK FAKTA: Tausiah Aa Gym Perjuangan Menahan Diri di Rumah Aja Dihianati?

News | Selasa, 26 Mei 2020 | 12:31 WIB

Rindu yang Tertunda karena Corona

Rindu yang Tertunda karena Corona

Video | Senin, 25 Mei 2020 | 20:15 WIB

Manis, Kakek Bikin Roller Coaster Agar Cucunya Terhibur Selama di Rumah Aja

Manis, Kakek Bikin Roller Coaster Agar Cucunya Terhibur Selama di Rumah Aja

Health | Senin, 25 Mei 2020 | 17:21 WIB

Terkini

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB