Cara Deteksi Alergi Susu Sapi pada Anak Bawah 2 Tahun, Kenali Gejalanya

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Jum'at, 29 Mei 2020 | 15:05 WIB
Cara Deteksi Alergi Susu Sapi pada Anak Bawah 2 Tahun, Kenali Gejalanya
Ilustrasi anak alergi di pelukan orangtua. (Shutterstock)

Suara.com - Alergi makanan bisa terjadi di umur berapapun, termasuk pada anak-anak di bawah usia dua tahun baik melalui saluran pernapasan maupun ditelan.

Dilansir dari Times of India, makanan umum yang dicurigai dalam alergi makanan adalah telur, kacang-kacangan, kedelai, gandum, makanan laut, dan susu sapi.

"Alergi protein susu sapi (CMPA) mungkin terdengar aneh, tetapi ini adalah salah satu penyebab alergi makanan paling umum pada anak di bawah 2 tahun," tulis Dr Sanjay Wazir, Direktur NICU, di Cloudnine Care, Gurgaon pada Times of India.

Anak di bawah dua tahun yang mengalami alergi susu sapi bisa langsung memperlihatkan gejala, namun ada juga yang gejalanya baru muncul beberapa minggu setelahnya.

Dokter Wazir menyebutkan, bahwa alergi susu sapi mungkin muncul reaksi seperti gatal-gatal pada kulit dan ruam pada kulit, pernapasan (hidung tersumbat atau batuk) dan gejala gastrointestinal (mual, muntah, sakit perut, diare, dan darah dalam tinja).

"Dalam kasus-kasus ini, hubungan konstan dari gejala dengan konsumsi akan membantu memperjelas diagnosis," catat dokter Wazir.

Gejala-gejalanya dapat bervariasi dari gejala yang sangat ringan hingga penyakit yang kadang mengancam jiwa. Meskipun penting untuk mendiagnosis kondisi tersebut, Anda juga tidak seharusnya mendiagnosis secara berlebihan.

"Mendiagnosis CMPA tidak mudah karena gejalanya dapat menyerupai banyak kondisi lainnya. Ada beberapa tes tusuk kulit dan tes tempel yang tersedia, tetapi mereka tidak sepenuhnya dapat diandalkan dan hanya dapat mendeteksi jenis alergi tertentu," tulis dokter Wazir.

"Jika benar alergi susu, maka cobalah tidak memberi susu selama 2-4 minggu kemudian berikan kembali susu, jika terjadi gejala timbul maka itu benar-benar alergi susu sapi," tambahnya.

baca juga
Ilustrasi anak menangis [Shutterstock]
Ilustrasi anak menangis [Shutterstock]

Menurut dokter Wazir, setelah diagnosis dikonfirmasi selanjutnya bayi harus menjalani diet eliminasi menggunakan formula yang dihidrolisis atau formula asam amino untuk jangka waktu 6 bulan.

Sementara itu, CMPA terjadi selama 1000 hari pertama kehidupan. Periode ini sangat penting untuk pertumbuhan jangka panjang dan perkembangan anak.

"Sangat penting untuk mendiagnosis gejala alergi protein susu sapi secara akurat untuk memulai pengobatan yang tepat," kata dokter Wazir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler: Cara Cek Alergi pada Bayi, Virus Corona Serang Plasenta

Terpopuler: Cara Cek Alergi pada Bayi, Virus Corona Serang Plasenta

Health | Jum'at, 29 Mei 2020 | 08:39 WIB

Cara Cek Alergi pada Bayi secara Mandiri, Menurut Ahli

Cara Cek Alergi pada Bayi secara Mandiri, Menurut Ahli

Health | Kamis, 28 Mei 2020 | 20:06 WIB

Merasa Kulit Gatal Meski Tak Ada Ruam? Ini 5 Kemungkinan Penyebabnya!

Merasa Kulit Gatal Meski Tak Ada Ruam? Ini 5 Kemungkinan Penyebabnya!

Health | Kamis, 28 Mei 2020 | 19:30 WIB

Terkini

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:45 WIB

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:35 WIB

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:34 WIB

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:28 WIB

Lip Balm Tinted untuk Apa? Intip Manfaat dan 3 Rekomendasinya

Lip Balm Tinted untuk Apa? Intip Manfaat dan 3 Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 18:25 WIB

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Bermain di Teras Saat Hujan, Bocah 12 Tahun di Gandus Palembang Tewas Tersengat Listrik

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 18:21 WIB

×