Cara Cek Alergi pada Bayi secara Mandiri, Menurut Ahli

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 28 Mei 2020 | 20:06 WIB
Cara Cek Alergi pada Bayi secara Mandiri, Menurut Ahli
Ilustrasi bayi. (Pixabay)

Suara.com - Cara terbaik untuk mencegah dan cek alergi pada anak saat pandemi adalah dengan memperkenalkan makanan alergebik.

Dilansir dari Medical Xxpress, peneliti Maude Perreault dari Universitas McMaster dan Elissa M. Abrams seorang asisten profesor departemen pediatrik Universitas John Hopkins memberikan tips mengenal dan mencegah alergi pada anak.

"Sebagai dokter dan peneliti di bidang alergi dan nutrisi bayi, kami khawatir bahwa Covid-19 dapat membuat orangtua menunda pengenalan alergen pada bayi mereka. Orangtua mungkin merasa tidak nyaman membawa bayi mereka ke ruang gawat darurat saat pademi Covid-19," tulis para peneliti.

"Sehingga mereka tidak ingin mengambil risiko reaksi alergi parah yang memerlukan kunjungan ke rumah sakit," tambahnya.

Mereka merekomendasikan agar orangtua memperkenalkan makanan alergi kepada bayi segera setelah mereka mulai makan makanan padat sekitar enam bulan, tetapi tidak sebelum usia empat bulan.

"Ini juga berlaku untuk bayi berisiko rendah, tetapi sangat penting untuk bayi yang berisiko alergi lebih tinggi karena eksim, alergi makanan lain atau riwayat keluarga yang dekat dengan kondisi alergi," catat para peneliti.

Ilustrasi. (sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (sumber: Shutterstock)

Meskipun pandemi dan beberapa keluarga berusaha menghindari risiko kunjungan ruang gawat darurat, dianjurkan untuk memperkenalkan alergen kepada bayi secara mandiri. Sebab, risiko reaksi alergi parah ketika makan makanan baru untuk pertama kali sangat rendah.

"Sangat tidak mungkin bayi akan bereaksi sangat parah terhadap makanan baru sampai memerlukan perjalanan darurat ke rumah sakit," tulis mereka.

Dalam kejadian yang tidak mungkin bahwa bayi memiliki reaksi parah dan perlu pergi ke ruang gawat darurat, risiko tertular Covid-19 juga sangat rendah.

baca juga

Alergen makanan yang paling umum adalah susu sapi, telur, kacang tanah dan kacang-kacangan pohon, biji wijen, ikan dan kerang, kedelai, dan gandum.

"Kami tidak menyarankan mengoleskannya pada kulit atau bibir untuk menguji reaksi alergi karena dapat menyebabkan iritasi yang dapat disalahartikan sebagai alergi," catat mereka.

Ilustrasi bayi makan. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi makan. (Shutterstock)

Orangtua dapat mengenalkan makanan ini satu per satu, selalu sesuai usia untuk bayi mereka dan tanpa penundaan antara diperkenalkannya makanan baru. Reaksi alergi biasanya muncul sangat cepat, sehingga orangtua dapat mengukur reaksi dalam beberapa jam setelah makan.

Reaksi alergi pada bayi biasanya akan memengaruhi kulit (gatal-gatal, gatal, ruam), saluran pencernaan (muntah, diare) atau sistem pernapasan.

Orangtua harus memonitor tanda-tandanya dengan cermat dan mengambil gambar reaksi kulit ketika mereka mencari saran dari dokter keluarga mereka. Jika ada reaksi, makanan harus dihindari sampai orangtua berkonsultasi dengan tim perawatan kesehatan.

Setelah alergen diperkenalkan dengan aman, sangat penting untuk tetap menawarkan dan menyajikannya kepada bayi beberapa kali seminggu untuk mempertahankan toleransi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merasa Kulit Gatal Meski Tak Ada Ruam? Ini 5 Kemungkinan Penyebabnya!

Merasa Kulit Gatal Meski Tak Ada Ruam? Ini 5 Kemungkinan Penyebabnya!

Health | Kamis, 28 Mei 2020 | 19:30 WIB

Hati-hati! Makan Telur Setengah Matang Bisa Sebabkan Keracunan

Hati-hati! Makan Telur Setengah Matang Bisa Sebabkan Keracunan

Video | Kamis, 16 April 2020 | 08:00 WIB

Sekilas Mirip, Ini Perbedaan Covid-19 dengan Flu, Pilek dan Alergi

Sekilas Mirip, Ini Perbedaan Covid-19 dengan Flu, Pilek dan Alergi

Health | Senin, 13 April 2020 | 17:15 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×