Terungkap! Hasil Otopsi Mayat Buktikan Covid-19 Tak Cuma Serang Pernapasan

M. Reza Sulaiman | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 30 Mei 2020 | 16:15 WIB
Terungkap! Hasil Otopsi Mayat Buktikan Covid-19 Tak Cuma Serang Pernapasan
ilustrasi otopsi pasien covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Terungkap! Hasil Otopsi Mayat Buktikan Covid-19 Tak Cuma Serang Pernapasan

Para ahli patologi di Rumah Sakit Mount Sinai Amerika Serikat, telah melakukan salah satu analisis otopsi terbesar dan paling komprehensif dari para korban Covid-19. Mereka berharap bisa mengungkapkan banyak detail baru yang kompleks tentang penyakit ini.

Dilansir dari Medicalxpress, analisis mereka dirilis pada server preprint MedRxiv.

"Kontribusi penting dari patologi adalah pemahaman tentang biologi penyakit dan kisaran kerusakan organ. Untuk alasan ini, kami memutuskan tanpa kompromi melakukan sebanyak mungkin otopsi," kata para peneliti.

Penelitian tersebut disusun oleh Carlos Cordon-Cardo, MD, Ph.D, Irene Heinz Given, dan John LaPorte Given Profesor sekaligus Ketua the Lillian and Henry M. Stratton-Hans Popper Departemen Patologi.

Hingga saat ini, tim telah melakukan lebih dari 90 otopsi pada pasien Covid-19 di Rumah Sakit Mount Sinai.

Covid-19 pada awalnya dikonseptualisasikan sebagai penyakit pernapasan, tetapi analisis Mount Sinai menjelaskan secara rinci bahwa itu juga menyebabkan kerusakan pada lapisan tipis sel-sel yang melapisi pembuluh darah (endotelium).

Kondusi tersebut yang mendasari kelainan pembekuan dan hipoksia yang membuat pasien mengalami sakit parah.

"Bukti fisik yang kami pastikan melalui analisis otopsi kami membantu menjelaskan mekanisme di balik beberapa gejala klinis yang diamati oleh dokter yang merawat pasien Covid-19, termasuk tromboembolisme dan gangguan neuropsikiatri," kata Clare Bryce, MBChB.

Ilustrasi pembekuan darah (Freepik/sci8indy)
Ilustrasi pembekuan darah (Freepik/sci8indy)

Paru-paru di hampir semua kasus menunjukkan kerusakan difus pada alveoli, kantung kecil tempat oksigen dan karbon dioksida dipertukarkan dengan darah.

Kerusakan ini merupakan bukti mikroskopis khas sindrom pernafasan pernapasan akut klinis (ARDS), dengan sebagian besar kasus menunjukkan fibrin dan trombus trombosit atau gumpalan dengan berbagai tingkat.

Temuan dalam seri otopsi secara keseluruhan menunjukkan adanya pembekuan darah di berbagai sistem organ, terutama otak, ginjal, dan hati. 

Sementara itu, otak yang diperiksa menunjukkan peradangan yang mengejutkan.

Sejumlah kasus menunjukkan microthrombi dengan bukti kematian jaringan kecil dan tidak merata yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah baik di bagian perifer maupun dalam otak. Hal tersebut dapat menjelaskan beberapa perubahan psikologis yang terlihat pada beberapa pasien positif Covid-19.

Studi ini menawarkan pembenaran untuk rencana perawatan baru, termasuk strategi antikoagulan yang diberlakukan di Rumah Sakit Mount Sinai. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keraton Kasepuhan Cirebon Kembali Dibuka Untuk Umum

Keraton Kasepuhan Cirebon Kembali Dibuka Untuk Umum

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2020 | 15:24 WIB

Pasien Aktif Tinggal Satu, Begini 4 Cara Selandia Baru Lawan Virus Corona

Pasien Aktif Tinggal Satu, Begini 4 Cara Selandia Baru Lawan Virus Corona

Health | Sabtu, 30 Mei 2020 | 15:33 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Sabtu, 30 Mei 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Sabtu, 30 Mei 2020

Video | Sabtu, 30 Mei 2020 | 15:30 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB