Jangan Panik, Ini 5 Cara Kurangi Risiko Kontraksi di Awal Kehamilan

Kamis, 04 Juni 2020 | 14:35 WIB
Jangan Panik, Ini 5 Cara Kurangi Risiko Kontraksi di Awal Kehamilan

Suara.com - Berkaca dari kasus Chelsea Olivia yang mengalami kontraksi saat usia kandungannya baru menginjak 3 bulan, ternyata kontraksi bisa sering terjadi di awal kehamilan, dan tidak selalu dikaitkan dengan keguguran.

Penyebabnya beragam dari mulai proses menempelnya sel telur yang telah dibuahi di rahim, perubahan hormon, masalah pencernaan hingga berhubungan seks.

Tapi moms, nggak usah khawatir ada beberapa cara  untukmengurangi kontraksi di awal-awal kehamilan, mengutip Verywell Family, Kamis, (4/6/2020) seperti sebagai berikut:

1. Sering mengubah posisi
Banyak gerak juga diperlukan bagi ibu hamil agar otot tidak kaku, peredaran darah lancar sehingga kehamilan jadi sehat. Itulah mengapa disarankan bagi ibu hamil sering-sering mengganti posisi jika biasanya duduk, ganti jadi berbaring, atau berjalan-jalan dengan perlahan bergitu seterusnya.

2. Mandi air hangat
Bersantai sambil berendam air hangat bisa membantu mengendurkan otot dan persendian ibu hamil, termasuk kemampuan otot untuk menopang kandungan.

Jika tidak punya waktu untuk berendam, bisa juga dilakukan dengan berdiri di bawah pancuran air hangat selama beberapa menit.

3. Pastikan tubuh tetap terhidrasi
Kebutuhan cairan ibu hamil lebih banyak daripada keadaan normal, tapi mirisnya banyak yang sering lupa, padahal air juga ampuh untuk menghilangkan gas dan sembelit yang bisa memicu kontraksi.

Cairan dapat menggerakkan makanan yang ada di pencernaan, juga untuk melancarkan buang air besar, mencegah sembelit, atau jika diperlukan mengonsumsi pencahar untuk melunakkan fases.

4. Latihan relaksasi
Yoga adalah olahraga yang paling cocok untuk ibu hamil, selain tidak memakan begitu banyak energi, yoga juga bermanfaat agar tubuh maupun otot rileks dan mengurangi kontraksi.

Baca Juga: 402 Kg Sabu Asal Iran Disita di Sukabumi, Transaksi di Samudera Hindia

Gerakannya bisa berupa berbaring di lantai, dan menyatukan telapak kaki, dan rasakan panggul terbuka. Tutup mata dan bernapas secara perlahan selama lima hingga 10 menit. Bisa juga dibantu dengan meletakkan bantal di kepala dan di bawah punggung bila perlu.

5. Jangan sembarangan minum obat
Beberapa obat seperti aspirin dan obat antinflamiasi nonstreroid (NSAID) sejenis ibuprofen bisa berbahaya untuk kehamilan. Oleh karenanya segalanya penting untuk dikonsultasikan dengan dokter lebih dulu.

Seperti yang diungkap dalam penelitian di 2019 diterbitkan dalam American Journal of Obstetrics & Gynecology menemukan fakta bahwa NSAID yang dikonsumsi selama awal kehamilan bisa meningkatkan risiko keguguran.

Jadi moms, jangan panik dulu ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jika Hidupmu adalah Film, Kamu si Tokoh Antagonis, Protagonis atau Cuman Figuran?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mie Apa yang Kamu Banget? Temukan Karakter Aslimu
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI