Potret Ngenes Zimbabwe, Hadapi Pandemi Dalam Kelaparan dan Kekeringan

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Selasa, 09 Juni 2020 | 15:03 WIB
Potret Ngenes Zimbabwe, Hadapi Pandemi Dalam Kelaparan dan Kekeringan
Anak-anak di Zimbabwe makan sadza (WFP)

Suara.com - Salah satu negara di Afrika, Zimbabwe menghadapi pandemi virus corona dengan berbagai masalah lain yang belum terselesaikan.

Negara dengan jumlah 287 kasus positif itu baru berhasil menyembuhkan sekitar 46 orang, sementara 4 lainnya meninggal dunia.

Zimbabwe harus mengalami pandemi sembari mengatasi masalah kelaparan, kemiskinan, dan kekeringan parah. Berikut beberapa potret bagaimana ngenesnya masyarakat Zimbabwe melawan virus corona.

Kekeringan

Meskipun lockdown tampaknya telah membantu banyak negara, namun langkah-langkah itu masih dipertanyakan di Zimbabwe.

"Ya, seluruh dunia dalam keadaan terkunci, itu hal yang tepat untuk dilakukan. Tetapi tanpa air, itu adalah latihan yang sia-sia dan serius. Listrik pun langka." kata Shami Fred, seorang ahli epidemiologi, kepada Al Jazeera.

Kekeringan di Zimbabwe tahun 2019, berefek hingga sekarang (WFP)
Kekeringan di Zimbabwe tahun 2019, berefek hingga sekarang (WFP)

Mencuci tangan dengan sabun dan air yang sering dan menyeluruh adalah salah satu senjata paling dasar melawan virus corona, tetapi di Harare (salah satu kota di Zimbabwe), satu juta orang tidak memiliki akses air mengalir.

"Kami tidak memiliki air selama tiga hari," kata Nozipho Mpambawashe, seorang ibu berusia 25 tahun pada Al Jazeera.

"Kami khawatir karena kami tidak memiliki pasokan air yang dapat diandalkan. Bahkan dengan lockdown, saya masih akan membutuhkan air untuk bebersih, mencuci, memasak, dan minum," katanya.

baca juga

Zimbabwe masih bergulat dengan dampak kekeringan dahsyat tahun 2019.

Kelaparan

Situasi telah memaksa orang-orang di Zimbabwe untuk mencari makanan di mana saja mereka bisa, bahkan sisa-sisa dari sampah.

Dilansir dari South China Morning Post (SCMP), Samantha Murozoki seorang pengacara dari Chitungwiza, sebuah kota satelit ibukota Zimbabwe Harare, membantu tetangganya yang kelaparan dan mulai menyajikan bubur kepada ratusan anak-anak dan orang dewasa.

Kekurangan makan, warga mengantri di luar pasar tanpa jarak fisik selama lockdown (BBC))
Kekurangan makan, warga mengantre di luar pasar tanpa jarak fisik selama lockdown (BBC))

“Saya mulai memberi makan 24 orang menggunakan bahan makanan saya sendiri, tetapi jumlahnya terus meningkat setiap hari di luar sumber daya saya. Saya menjual beberapa barang dan sekarang, para simpatisan membantu kami," kata Murozoki.

"Sebagian besar penerima adalah pedagang informal atau anak-anak mereka, pedagang lintas batas, dan anak-anak dari orang tua di diaspora,” kata Murozoki pada SCMP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zimbabwe Hadapi Pandemi dalam Kemiskinan, Kelaparan, dan Kekeringan

Zimbabwe Hadapi Pandemi dalam Kemiskinan, Kelaparan, dan Kekeringan

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 12:15 WIB

Para Peniliti di Afrika Uji Coba Vaksin Tuberkulosis untuk Obat Covid-19

Para Peniliti di Afrika Uji Coba Vaksin Tuberkulosis untuk Obat Covid-19

Video | Kamis, 04 Juni 2020 | 11:30 WIB

Peradangan Langka Terkait Covid-19 Lebih Berisiko pada Anak Turunan Afrika

Peradangan Langka Terkait Covid-19 Lebih Berisiko pada Anak Turunan Afrika

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 08:32 WIB

Terkini

CPNS 2026 untuk Lulusan Apa? Intip Bocorannya

CPNS 2026 untuk Lulusan Apa? Intip Bocorannya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:22 WIB

UMKM Menjamur, Pekerjaan Layak Menghilang: Ironi Sistem Kerja di Indonesia

UMKM Menjamur, Pekerjaan Layak Menghilang: Ironi Sistem Kerja di Indonesia

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 11:10 WIB

Pemain Takut, Rizky Ridho Ungkap Alasan Timnas Indonesia Batal Away ke Yordania

Pemain Takut, Rizky Ridho Ungkap Alasan Timnas Indonesia Batal Away ke Yordania

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 11:09 WIB

Arti Telinga Terasa Panas atau Memerah Berdasarkan Jam Menurut Primbon, Ini Tafsirnya

Arti Telinga Terasa Panas atau Memerah Berdasarkan Jam Menurut Primbon, Ini Tafsirnya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 11:07 WIB

Pengekspor Pakaian Terbesar, Gaji Buruh Garmen di Negara Ini Tak Cukup untuk Sekali Makan Sehari

Pengekspor Pakaian Terbesar, Gaji Buruh Garmen di Negara Ini Tak Cukup untuk Sekali Makan Sehari

News | Minggu, 08 November 2026 | 11:05 WIB

Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Presiden Setuju Tanah Wakaf Blang Padang Dikembalikan ke Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:02 WIB

Masuk Daftar Pejabat yang Diduga Disadap, Erick Thohir: Saya Nomor 36

Masuk Daftar Pejabat yang Diduga Disadap, Erick Thohir: Saya Nomor 36

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 10:57 WIB

Dana Korban Penipuan Rp967,5 Miliar Berhasil Diblokir

Dana Korban Penipuan Rp967,5 Miliar Berhasil Diblokir

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 10:56 WIB

Mengupas Luka Batin Masa Kecil Lewat Buku 'Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero'

Mengupas Luka Batin Masa Kecil Lewat Buku 'Seorang Anak yang Bersembunyi di Balik Topeng Superhero'

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 10:55 WIB

Kasus Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo: Polisi Tangkap DPO di Solo, Mantan Napiter

Kasus Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo: Polisi Tangkap DPO di Solo, Mantan Napiter

Jawa Tengah | Minggu, 08 November 2026 | 10:54 WIB

×