Peradangan Langka Terkait Covid-19 Lebih Berisiko pada Anak Turunan Afrika

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 04 Juni 2020 | 08:32 WIB
Peradangan Langka Terkait Covid-19 Lebih Berisiko pada Anak Turunan Afrika
Rambut gaya virus corona di Kenya (Facebook/CGTN Africa) sebagai ilustrasi

Suara.com - Sebuah sindrom peradangan langka pada anak-anak dan remaja yang diyakini terkait dengan Covid-19, tampaknya lebih umum di antara anak-anak keturunan Afrika. Pernyataan itu ditulis dalam sebuah penelitian kecil dari rumah sakit di Paris yang diterbitkan di jurnal The BMJ pada Rabu (3/6/2020).

Dilansir dari Medical Xpress, dalam penelitian ini pasien memiliki karakteristik yang berbeda dari mereka yang menderita penyakit Kawasaki klasik. Sebagai contoh, proporsi yang tinggi pada gejala gastrointestinal (nyeri perut, sering dengan muntah dan diare), tekanan darah tidak stabil, dan radang otot jantung (miokarditis).

Para peneliti menggambarkan 21 anak-anak dan remaja (usia rata-rata 7,9 tahun) dengan ciri-ciri penyakit Kawasaki yang dirawat di rumah sakit di Paris antara 27 April dan 11 Mei 2020. Lebih dari separuh anak-anak, yakni 12 anak (57 persen) adalah keturunan Afrika.

Dua belas anak-anak menderita sindrom syok penyakit Kawasaki dan 16 (76 persen) dengan miokarditis. Sembilan belas di antaranya (90 persen) dikonfirmasi memiliki Covid-19.

Dari 21 pasien, semuanya memiliki gejala gastrointestinal selama tahap awal penyakit dan tingkat penanda inflamasi yang tinggi dalam aliran darah mereka.

Meskipun 17 pasien (81 persen) membutuhkan dukungan perawatan intensif, semua pasien dipulangkan ke rumah pada 15 Mei 2020 setelah rata-rata 8 hari di rumah sakit tanpa komplikasi serius.

Para peneliti menunjukkan beberapa keterbatasan dalam penelitian, seperti jumlah pasien yang sedikit dan menekankan bahwa ini adalah penelitian observasional. Oleh karena itu, penelitian belum membangun hubungan sebab akibat dengan infeksi Covid-19.

Gaya rambut ala virus corona. (Dok: Twitter/ @Xy5Z89)
Ilustrasi virus corona pada anak Afrika. (Dok: Twitter/ @Xy5Z89)

Namun demikian, mereka mengatakan sindrom inflamasi multisistem seperti Kawasaki ini tampaknya memang lebih umum pada anak-anak keturunan Afrika. Studi ini menunjukkan bagiamana kondisi sosial dan kehidupan serta kerentanan genetik menunjukkan gejala klinis yang berbeda dengan penyakit Kawasaki klasik.

"Temuan klinis ini harus mendorong kewaspadaan tinggi di antara perawatan primer dan dokter darurat, serta kesiapsiagaan selama pandemi virus korona 2019 di negara-negara dengan proporsi anak-anak keturunan Afrika yang tinggi," kata para peneliti.

baca juga

"Para peneliti telah menambahkan lapisan penting pada pengetahuan yang berkembang tentang gangguan ini, memperkuat hubungan antara infeksi Covid-19 dan kondisi ini," kata Mary Beth Son dari Rumah Sakit Anak Boston, dalam tajuk rencana.

Beth Son menekankan, bahwa kondisi tersebut sejauh ini jarang tetapi berpotensi parah dan memerlukan pengawasan serta penelitian kolaboratif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Sembuh dari Covid-19, Bocah 5 Tahun Ini Derita Penyakit Kawasaki

Usai Sembuh dari Covid-19, Bocah 5 Tahun Ini Derita Penyakit Kawasaki

Health | Rabu, 03 Juni 2020 | 12:34 WIB

Viral Ksatria Baja Hitam Belanja ke Pasar Naik Kawasaki, Warganet Geger

Viral Ksatria Baja Hitam Belanja ke Pasar Naik Kawasaki, Warganet Geger

Otomotif | Senin, 01 Juni 2020 | 19:39 WIB

Sindrom Mirip Kawasaki Terkait Covid-19 Mulai Serang Dewasa Awal 20-an

Sindrom Mirip Kawasaki Terkait Covid-19 Mulai Serang Dewasa Awal 20-an

Health | Sabtu, 23 Mei 2020 | 21:31 WIB

Terkini

Glorifikasi Budaya Kerja Lembur: Mengapa Tenggo Masih Dipandang Negatif?

Glorifikasi Budaya Kerja Lembur: Mengapa Tenggo Masih Dipandang Negatif?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:00 WIB

Termurah Rp 1,4 Juta! Intip Harga Tiket Konser Solo U-Know TVXQ di Jakarta

Termurah Rp 1,4 Juta! Intip Harga Tiket Konser Solo U-Know TVXQ di Jakarta

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:58 WIB

4 Parfum Ahmed Al Maghribi Best Seller di Shopee, Wangi Premium dan Tahan Lama

4 Parfum Ahmed Al Maghribi Best Seller di Shopee, Wangi Premium dan Tahan Lama

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:57 WIB

Objektifikasi Tubuh Perempuan di Balik Hair Croissant yang Viral

Objektifikasi Tubuh Perempuan di Balik Hair Croissant yang Viral

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:52 WIB

DPR Pertanyakan Isu Belanja Kipas Angin Rp 1,8 T untuk Koperasi Merah Putih

DPR Pertanyakan Isu Belanja Kipas Angin Rp 1,8 T untuk Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:51 WIB

Sehari di Palembang, Ini yang Dilakukan Wapres Gibran dari RSUD hingga PSEL

Sehari di Palembang, Ini yang Dilakukan Wapres Gibran dari RSUD hingga PSEL

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:48 WIB

Takhta Dunia di Ujung Era: Spanyol atau Argentina yang Menulis Sejarah?

Takhta Dunia di Ujung Era: Spanyol atau Argentina yang Menulis Sejarah?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:45 WIB

MMA Marketing Talk 2026 Soroti Peran AI dan Kepercayaan Konsumen Dalam Pertumbuhan Bisnis

MMA Marketing Talk 2026 Soroti Peran AI dan Kepercayaan Konsumen Dalam Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:41 WIB

Dekorasi Rumah Pembawa Hoki untuk 12 Shio Menurut Feng Shui, Energi Positif Makin Mengalir

Dekorasi Rumah Pembawa Hoki untuk 12 Shio Menurut Feng Shui, Energi Positif Makin Mengalir

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:40 WIB

FIFA Tuai Kontroversi Lagi, Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show?

FIFA Tuai Kontroversi Lagi, Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show?

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 12:31 WIB

×