Studi: Pasien Covid-19 dengan Kadar Enzim Rendah Lebih Berisiko Meninggal

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 13 Juni 2020 | 15:42 WIB
Studi: Pasien Covid-19 dengan Kadar Enzim Rendah Lebih Berisiko Meninggal
Ilustrasi pasien virus corona [Shutterstock].

Suara.com - Virus corona Covid-19 telah menyebabkan lebih banyak kerusakan dalam tubuh. Banyak orang bahkan mengalami masalah pernapasan berat, harus menjalani rawat inap hingga kematian.

Sebuah studi baru pun menemukan bahwa mereka yang kekurangan enzim tertentu dalam ginjal bisa menderita infeksi virus corona Covid-19 yang lebih buruk.

Para peneliti dari Yale School of Medicine dilansir dari Express, telah menemukan bahwa pasien virus corona Covid-19 dengan kadar protein darah lebih rendah bisa mengembangkan hasil kesehatan yang lebih buruk.

Enzim tersebut dikenal sebagai renalase, yang dikeluarkan darah dari ginjal dan memainkan peran dalam mengatur tekanan darah. Enzim ini bertugas melawan peradangan yang merupakan faktor kunci seseorang melawan suatu virus.

Studi ini menemukan bahwa mereka yang memiliki kadar enzim renalase rendah dalam tubuh, sebanyak 68 persen lebih mungkin mengalami kesulitan bernapas dan membutuhkan ventilator.

(Shutterstock)
ilustrasi sakit (Shutterstock)

Pasien virus corona Covid-19 dengan enzim renalase yang rendah juga lebih mungkin meninggal dunia, meskipun menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Apa itu renalase?

Renalase adalah hormon enzim yang disekresikan oleh ginjal dan membantu sirkulasi darah serta tekanan darah. Enzim renalase cukup banyak di ginjal dan ada dalam jumlah lebih rendah di jantung, otot rangka serta usus kecil.

Renalase juga salah satu protein yang melindungi tubuh dari cedera iskemik pada ginjal dan jantung. Para peneliti pun menganalisis tingkat renalase pada 51 pasien virus corona di Rumah Sakit Yale New Haven.

baca juga

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 14 pasien dengan tingkat renalase terendah mengalami gejala lebih parah dari virus corona Covid-19. Sedangkan pasien dengan tingkat tinggi renalase, berhasil melawan virus setelah 20 hari perawatan di rumah sakit.

Setelah 40 hari, kelompok tingkat tinggi memiliki peluang 65 persen bertahan hidup dan kelompok tingkat rendah memiliki peluang 30 persen.

Pasien dengan tingkat renalase terendah juga lebih mungkin meninggal dunia daripada mereka yang memiliki kadar protein darah lebih tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Bisa Sebabkan Perubahan Kondisi Mental, Bagaimana Bisa?

Virus Corona Bisa Sebabkan Perubahan Kondisi Mental, Bagaimana Bisa?

Health | Sabtu, 13 Juni 2020 | 13:51 WIB

Risiko Penyebaran Covid-19 Tinggi, Hindari 5 Ruangan seperti Ini!

Risiko Penyebaran Covid-19 Tinggi, Hindari 5 Ruangan seperti Ini!

Health | Jum'at, 12 Juni 2020 | 19:41 WIB

Kronologi Perawat Meninggal karena Covid-19, Ini Gejala Pertamanya!

Kronologi Perawat Meninggal karena Covid-19, Ini Gejala Pertamanya!

Health | Jum'at, 12 Juni 2020 | 17:21 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×