Waspada, Orang dengan 4 Kriteria ini Berisiko Alami Hepatitis C

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Senin, 15 Juni 2020 | 16:21 WIB
Waspada, Orang dengan 4 Kriteria ini Berisiko Alami Hepatitis C
Ilustrasi hepatitis. (Shutterstocks)

Suara.com - Hepatitis C atau HCV adalah virus yang menyebabkan peradangan hati. Penyakit ini lebih mungkin ditularkan melalui kontak darah atau produk darah yang terinfeksi. Tetapi ada kategori orang yang memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit yang satu ini.

Dilansir dari CNN, penyakit hepatitis C juga dapat ditularkan melalui jalan lain, termasuk kontak seksual. Berikut beberapa kriteria orang yang lebih berisiko terkena Hepatitis C.

Generasi Baby boomer

Jika Anda generasi Baby Boomer atau yang lahir antara tahun 1945 hingga 1965, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC) merekomendasikan Anda untuk tes penyakit ini. Sebeb generasi Baby Boomer memiliki salah satu tingkat infeksi HCV tertinggi.

Faktanya, lebih dari 75 persen orang dewasa dengan HCV di AS adalah generasi Baby Boomers. Menurut CDC, tingkat penularan HCV tertinggi antara 1960-an dan 1980-an ketika banyak Baby Boomers baru menginjak dewasa muda dan mungkin terlibat dalam perilaku berisiko.

Pengguna Narkoba Suntik

Hepatitis C menyebar melalui kontak dengan darah yang terinfeksi. Jika Anda pernah menyuntikkan narkoba dan berbagi peralatan narkoba dengan seseorang yang terinfeksi, mungkin Anda terpapar.

Bahkan jika Anda hanya menyuntikkan satu kali beberapa tahun yang lalu, Anda masih perlu melakukan tes.

Ilustrasi jarum suntik. (Shutterstocks)
Ilustrasi jarum suntik. (Shutterstocks)

Transfusi dan Penerima Transplantasi

baca juga

Orang dengan hemofilia tidak memiliki cukup zat tertentu yang memungkinkan darahnya membeku secara normal, sehingga meningkatkan risiko mereka mengalami perdarahan besar. Akibatnya, mereka membutuhkan terapi penggantian faktor pembekuan darah untuk mencegah mereka dari perdarahan atau bahkan mengobati perdarahan setelah dimulai.

Orang yang menerima terapi sebelum 1987 berisiko lebih tinggi terhadap infeksi HCV karena metode pengembangan konsentrat faktor pembekuan yang lebih baik dan lebih aman belum dikembangkan.

Demikian pula, metode pengujian donor darah yang lebih maju dilaksanakan pada tahun 1992 dan persediaan darah lebih hati-hati disaring sejak saat itu. Itu berarti bahwa orang yang menerima transfusi darah atau transplantasi organ padat sebelum tahun 1992 juga berisiko lebih tinggi.

Orang dengan HIV

Orang dengan HIV yang tidak tahu status HCV harus dites. HIV dan HCV sering ditularkan dengan cara yang sama, yakni melalui paparan darah atau kontak seksual. Faktanya, sekitar seperempat ODHA juga menderita hepatitis C. Infeksi HIV tiga kali lipat lebih berisiko mengembangkan penyakit hati serius akibat HCV.

Selain empat kriteria tersebut, orang lain dengan risiko tinggi terkena hepatitis C termasuk orang yang menerima perawatan dialisis untuk jangka waktu yang lama, anak-anak yang lahir dari ibu dengan HCV, seks dengan orang terinfeksi, dan lain sebagainya.

Infeksi hepatitis C sendiri dimulai dengan fase akut yang sering tanpa gejala-gejala dapat muncul beberapa bulan setelah terpapar virus. Beberapa orang secara spontan membersihkan virus dari tubuh mereka setelah infeksi akut, sementara yang lain sembuh dengan bantuan obat antivirus.

Tetapi kebanyakan orang terus mengembangkan infeksi kronis. CDC melaporkan infeksi menjadi kronis pada 75-85% kasus hep C.

Sementera itu, infeksi kronis dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang yang serius pada hati, termasuk jaringan parut hati dan bahkan gagal hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Duga Virus HEV Tikus Sudah Ada Sejak Lama, ini Saran Pencegahannya

Peneliti Duga Virus HEV Tikus Sudah Ada Sejak Lama, ini Saran Pencegahannya

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 12:01 WIB

Ditemukan Virus Hepatitis E Baru, dari Tikus Menular ke Manusia

Ditemukan Virus Hepatitis E Baru, dari Tikus Menular ke Manusia

Health | Selasa, 12 Mei 2020 | 10:19 WIB

Waspada! Tikus Tularkan Hepatitis Tipe Baru, Ilmuwan Dibikin Kebingungan

Waspada! Tikus Tularkan Hepatitis Tipe Baru, Ilmuwan Dibikin Kebingungan

Tekno | Minggu, 10 Mei 2020 | 07:00 WIB

Terkini

Mangkir dari Panggilan, Kejagung Jemput Paksa Eks Sekjen ESDM di Purbalingga Dini Hari

Mangkir dari Panggilan, Kejagung Jemput Paksa Eks Sekjen ESDM di Purbalingga Dini Hari

News | Senin, 28 September 2026 | 19:32 WIB

Jangan Asal Pilih Susu Anak, Dokter Gizi Ungkap Hal yang Jauh Lebih Penting dari Sekadar Harga!

Jangan Asal Pilih Susu Anak, Dokter Gizi Ungkap Hal yang Jauh Lebih Penting dari Sekadar Harga!

Health | Senin, 28 September 2026 | 19:32 WIB

Garap  Film Sejarah Emmy, Denny Siregar Pilih Beralih ke Sisi Kemanusiaan dan Cinta

Garap Film Sejarah Emmy, Denny Siregar Pilih Beralih ke Sisi Kemanusiaan dan Cinta

Entertainment | Senin, 28 September 2026 | 19:27 WIB

Mabes Polri Resmi Ambil Alih Kasus Dugaan Pidana Tenggelamnya KM Virgo Transport 8

Mabes Polri Resmi Ambil Alih Kasus Dugaan Pidana Tenggelamnya KM Virgo Transport 8

News | Senin, 28 September 2026 | 19:25 WIB

Bolehkah Air Mawar Dicampur Langsung dengan Serum Niacinamide? Ini Cara Pakai yang Benar!

Bolehkah Air Mawar Dicampur Langsung dengan Serum Niacinamide? Ini Cara Pakai yang Benar!

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 19:25 WIB

Cegah Ancaman Sampah Laut, Aksi Daur Ulang Kemasan Diperluas hingga Bali dan NTB

Cegah Ancaman Sampah Laut, Aksi Daur Ulang Kemasan Diperluas hingga Bali dan NTB

News | Senin, 28 September 2026 | 19:22 WIB

Suasana GBK Terkendali, Suporter Malaysia Merasa Lebih Aman Jelang Lawan Timnas Indonesia

Suasana GBK Terkendali, Suporter Malaysia Merasa Lebih Aman Jelang Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 19:16 WIB

Alasan PKB Patok Parliamentary Threshold 6 Persen di Revisi UU Pemilu

Alasan PKB Patok Parliamentary Threshold 6 Persen di Revisi UU Pemilu

News | Senin, 28 September 2026 | 19:12 WIB

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Diklaim Tak Ada Pengunduran Diri Massal, 85% Manajer Kopdes Setuju Lokasi Kerja

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:11 WIB

Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah

Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah

Riau | Senin, 28 September 2026 | 19:10 WIB

×