Studi: Plasma Darah dari Pasien Covid-19 yang Sembuh Aman Digunakan

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 20 Juni 2020 | 09:32 WIB
Studi: Plasma Darah dari Pasien Covid-19 yang Sembuh Aman Digunakan
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Para peneliti di New York, telah menemukan bahwa pengobatan transfusi plasma darah dari pasien Covid-19 yang sudah sembuh adalah aman.

Penelitian terhadap 20.000 pasien yang dirawat di rumah sakit dengan Covid-19, yang diterbitkan dalam Mayo Clinic Proceedings, menunjukkan bahwa pemberian plasma darah kepada orang-orang di awal penyakit mungkin bermanfaat.

"Upaya kami untuk memahami plasma pemulihan terus berlanjut. Kami optimis tetapi harus tetap objektif karena kami menilai peningkatan jumlah data," kata pemimpin penelitian Michael Joyner dari Mayo Clinic di Amerika Serikat, dikutip dari Times of India.

Laporan keamanan menilai tujuh hari setelah transfusi untuk pasien Covid-19 rawat inap yang dilakukan antara 3 April dan 11 Juni. Mereka dianggap berisiko mengembangkan kondisi parah atau mengancam jiwa.

Temuan menunjukkan bahwa angka kematian tujuh hari turun menjadi 8,6 persen dibandingkan dengan 12 persen dalam studi keselamatan sebelumnya dari 5.000 pasien pertama yang ditransfusikan. Efek samping serius pun terus berkurang.

Plasma darah hasil donor. (Shutterstock)
Plasma darah hasil donor. (Shutterstock)

Tetapi penulis mengingatkan bahwa hanya berpatokan pada laporan ini saja tidak memberikan bukti tentang efektivitas plasma konvalesen untuk mengobati Covid-19.

Dengan semakin cepatnya penggunaan terapi, penelitian kini memperluas fokusnya untuk menentukan indikator keberhasilan. Pada saat ini, terapi plasma konvalesen adalah satu-satunya terapi berbasis antibodi untuk Covid-19.

Para peneliti mengatakan bahwa sementara tingkat kematian telah menurun, pasien di bagian akhir penelitian berkurang risiko sakit kritisnya.

Mereka juga mengatakan penurunan mungkin sebagian karena perbaikan perawatan medis berdasarkan peningkatan pengetahuan selama pandemi dan bahwa lebih banyak pasien menerima plasma darah lebih awal dalam perawatan rumah sakit mereka.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serumah Dengan Pasien Covid-19 Berisiko Tertinggi Terinfeksi, Benarkah?

Serumah Dengan Pasien Covid-19 Berisiko Tertinggi Terinfeksi, Benarkah?

Health | Sabtu, 20 Juni 2020 | 06:15 WIB

Dilarang WHO, Indonesia Pastikan Tetap Pakai Hidroksiklorokuin Obati Corona

Dilarang WHO, Indonesia Pastikan Tetap Pakai Hidroksiklorokuin Obati Corona

Health | Jum'at, 19 Juni 2020 | 17:11 WIB

WHO Hentikan Uji Coba Hidroksiklorokuin Untuk Pasien Covid-19

WHO Hentikan Uji Coba Hidroksiklorokuin Untuk Pasien Covid-19

Health | Jum'at, 19 Juni 2020 | 20:05 WIB

Terkini

Mantan Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa Resmi Masuk Penjara 3 Tahun

Mantan Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa Resmi Masuk Penjara 3 Tahun

Sulsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Nasib Penerbangan ke Arab Saudi Setelah Bandara Riyadh Diserang

Nasib Penerbangan ke Arab Saudi Setelah Bandara Riyadh Diserang

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:48 WIB

Jepang Hentikan Operasi Karhutla, Bantuan Malaysia Disebut Belum Direspon RI

Jepang Hentikan Operasi Karhutla, Bantuan Malaysia Disebut Belum Direspon RI

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Kinerja Gibran Dinilai Rendah, Prabowo Diminta Evaluasi Peran Wapres

Kinerja Gibran Dinilai Rendah, Prabowo Diminta Evaluasi Peran Wapres

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:45 WIB

Rupiah Lanjutkan Tren Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp17.939

Rupiah Lanjutkan Tren Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp17.939

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:45 WIB

Penimbunan BBM di Bulukumba Diduga Libatkan Anggota Polri

Penimbunan BBM di Bulukumba Diduga Libatkan Anggota Polri

Sulsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:42 WIB

Gubernur Kaltim MCU ke Singapura saat Karhutla Parah, Bolehkah Kepala Daerah Berobat ke Luar Negeri?

Gubernur Kaltim MCU ke Singapura saat Karhutla Parah, Bolehkah Kepala Daerah Berobat ke Luar Negeri?

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:42 WIB

4 Cara Mengatasi Bedak Padat yang Pecah agar Bisa Dipakai Lagi dengan Aman

4 Cara Mengatasi Bedak Padat yang Pecah agar Bisa Dipakai Lagi dengan Aman

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Viral Gubernur Rudy Mas'ud di Singapura saat Karhutla, Pemprov Kaltim Klarifikasi

Viral Gubernur Rudy Mas'ud di Singapura saat Karhutla, Pemprov Kaltim Klarifikasi

Kaltim | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:40 WIB

4 Pilihan Sepatu Asics Paling Nyaman untuk Jalan Kaki dan Gaya Kasual

4 Pilihan Sepatu Asics Paling Nyaman untuk Jalan Kaki dan Gaya Kasual

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:39 WIB

×