Dipaksa Orangtua Minum Air 4 Botol, Anak 11 Tahun Meninggal Dunia

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Minggu, 21 Juni 2020 | 17:10 WIB
Dipaksa Orangtua Minum Air 4 Botol, Anak 11 Tahun Meninggal Dunia
Ilustrasi botol air minum. (Pixabay)

Suara.com - Pada awal pekan lalu, seorang ayah dan ibu tiri menyerahkan diri ke polisi dengan dugaan pembunuhan terhadap putra mereka sendiri yang berusia 11 tahun. Mereka mengaku memaksa si anak minum air dalam jumlah banyak.

Ryan dan Tara Sabin, dari Black Forest, timur laut Colorado Springs, telah didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama dan kekerasan pada anak.

Berdasarkan laporan Buzzfeed News, Zachary, bocah 11 tahun tersebut meninggal setelah dipaksa meminum empat botol air 709 mililiter selama empat jam tanpa makan.

Pasangan ini mengharuskan putranya meminum dua botol air sehari karena menurut mereka ompol dan air kencing sang anak sangat bau.

Mereka juga mengatakan Zachary memiliki masalah saluran kencing yang membuatnya harus memakai popok saat tidur.

Ilustrasi anak minum air (Shutterstock)

Ryan Sabin mengatakan kepada pihak berwenang pada malam 10 Maret lalu bahwa ia menerima pesan dari sang istri bahwa Zachary tidak mau minum air. Jadi, mau tak mau Tara harus memaksanya.

Ketika semua anggota keluarga Sabin sudah tidur pada malam harinya, Ryan mengaku Zachary rewel, mengatakan kepada ayahnya bahwa ia tidak bisa minum air lagi dan kakinya sakit.

Ryan kemudian menendang putranya dua kali sambil memperingatkan jika dia tidak bangun dia akan menendangnya lebih keras. Ia juga mengaku mendengar Zachary merintih dan mengeluarkan suara yang tidak dipahami sebelum membaringkannya di tempat tidur.

Keesokan paginya, saat Ryan membangunkan Zachary, putranya itu ditemukan sudah tewas.

baca juga
Hati-Hati Minum Air Galon Saat Banjir. (Shutterstock)
Ilustrasi minum air  (Shutterstock)

Minum terlalu banyak dapat mengakibatkan seseorang mengalami keracunan air. Kondisi ini mengganggu keseimbangan elektrolit seseorang, menyebabkan penurunan kadar natrium secara cepat dan kemungkinan kematian.

Gejala pada anak-anak biasanya termasuk perubahan perilaku.

"Mereka mungkin menjadi bingung, mengantuk atau lalai. Mereka juga mungkin menderita penglihatan kabur, kram otot dan kedutan, koordinasi yang buruk, mual dan muntah, pernapasan tidak teratur dan kelemahan," tulis Rumah Sakit Anak St. Louis pada laman website mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Delapan Gelas, Ini Jumlah Kecukupan Cairan Tubuh dalam Sehari

Bukan Delapan Gelas, Ini Jumlah Kecukupan Cairan Tubuh dalam Sehari

Health | Jum'at, 19 Juni 2020 | 14:48 WIB

Penting! Ini Alasan Kita Harus segera Minum Air Putih saat Bangun Tidur

Penting! Ini Alasan Kita Harus segera Minum Air Putih saat Bangun Tidur

Health | Rabu, 17 Juni 2020 | 11:33 WIB

Cegah Perut Kembung, Berapa Kali Orang Harus Minum Air dalam Sehari?

Cegah Perut Kembung, Berapa Kali Orang Harus Minum Air dalam Sehari?

Health | Kamis, 04 Juni 2020 | 13:34 WIB

Terkini

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB