Mulai Dilirik, Begini Detail Cara Kerja Mesin Berbahan Bakar Air

Angga Roni Priambodo, Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 19 Juni 2020 | 17:41 WIB
Mulai Dilirik, Begini Detail Cara Kerja Mesin Berbahan Bakar Air
Honda Clarity Fuell Cell, mobil berbahan bakar hidrogen, dipamerkan di GIIAS 2016 di BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (11/8) [Suara.com/Liberty Jemadu].

Suara.com - Kehadiran kendaraan elektrik yang cukup masih belakangan ini sekilas kurang dinanti-nanti para pencinta otomotif, khususnya penggemar kendaraan konvensional yang berbahan bakar minyak.

Walaupun kendaraan elektrik menjanjikan minimnya polusi udara serta polusi suara, namun pengecasan yang makan waktu lama menjadi salah satu kendala orang menjadi goah-ogahan untuk memboyon kendaraan bertenaga 'baterai' tersebut.

Dilansir dari Visordown, baterai dari kendaraan elektrik dikemas penuh dengan bahan langka, dan kadang-kadang berbahaya.

Beberapa di antaranya bahkan merusak lingkungan selama proses pembuatan. Bagi banyak pengendara sepeda motor yang bertenaga bensin, beralih ke sepeda motor yang sepenuhnya elektrik dianggap sebagai 'penurunan'.

Prototipe mobil hidrogen. (Suara.com/Vania)
Prototipe mobil hidrogen. (Suara.com/Vania)

Hal itulah yang membuat produsen otomotif mulai melirik mesin baru, yakni sel bahan bakar hidrogen.

Konsep mesin ini telah ada selama hampir 200 tahun. Namun mengubah konsep menjadi alternatif yang layak untuk pengganti bahan bakar fosil atau baterai baru dilakukan belum lama ini.

Saat ini tim ilmuwan dari Jepang telah mengambil gagasan kendaraan bertenaga sel bahan bakar hidrogen ke tingkat berikutnya, dengan memproduksi hidrogen di laboratorium hanya dengan kristal, cahaya, dan air. Bagaimana cara kerjanya?

Sel bahan bakar terdiri dari anoda, katoda, dan membran elektrolit. Sel bahan bakar yang khas bekerja dengan melewatkan hidrogen melalui anoda sel bahan bakar dan oksigen melalui katoda.

Di bagian anoda, katalis membagi molekul hidrogen menjadi elektron dan proton. Proton melewati membran elektrolit berpori, sedangkan elektron dipaksa melalui sirkuit, menghasilkan arus listrik dan panas berlebih.

baca juga

Di katoda, proton, elektron, dan oksigen bergabung untuk menghasilkan molekul air. Karena tidak ada bagian yang bergerak, sel bahan bakar beroperasi secara diam-diam dan dengan keandalan yang sangat tinggi.

Walaupun mesin hidrogen ini diklaim hemat energi, namun pembuatannya masih mahal dan rumit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Pertama Masuk Kantor, Lalu Lintas Lebih Banyak Mobil Pribadi

Hari Pertama Masuk Kantor, Lalu Lintas Lebih Banyak Mobil Pribadi

Otomotif | Senin, 08 Juni 2020 | 16:25 WIB

Kembangkan Mobil Hidrogen, Toyota Gandeng Lima Produsen Otomotif

Kembangkan Mobil Hidrogen, Toyota Gandeng Lima Produsen Otomotif

Otomotif | Senin, 08 Juni 2020 | 11:40 WIB

Lampu Indikator Mobil Selalu Menyala, Pertanda Apa?

Lampu Indikator Mobil Selalu Menyala, Pertanda Apa?

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2020 | 12:30 WIB

Terkini

Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera, Pengaruhi Kualitas Udara Riau

Ribuan Titik Panas Masih Terdeteksi di Sumatera, Pengaruhi Kualitas Udara Riau

Riau | Sabtu, 19 September 2026 | 09:05 WIB

Prabowo: Sistem Ekonomi Kita Tidak Berjalan Sesuai Cita-cita

Prabowo: Sistem Ekonomi Kita Tidak Berjalan Sesuai Cita-cita

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 09:05 WIB

Mewah! Jepang Pakai Kapal Pesiar Untuk Hunian Atlet Asian Games 2026

Mewah! Jepang Pakai Kapal Pesiar Untuk Hunian Atlet Asian Games 2026

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 09:00 WIB

Lee Je Hoon Diincar Bintangi Film Horor Thriller Baru, Ominous Dream

Lee Je Hoon Diincar Bintangi Film Horor Thriller Baru, Ominous Dream

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 09:00 WIB

Automechanika Jadi Titik Temu Industri Otomotif Global di Indonesia

Automechanika Jadi Titik Temu Industri Otomotif Global di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 08:50 WIB

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Riau | Sabtu, 19 September 2026 | 08:47 WIB

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:34 WIB

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 08:32 WIB

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:30 WIB

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 08:25 WIB

×