Kandungan Berbahaya dan Toksik, BPOM AS Tarik Produk Hand Sanitizer Ini

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 23 Juni 2020 | 13:10 WIB
Kandungan Berbahaya dan Toksik, BPOM AS Tarik Produk Hand Sanitizer Ini
Ilustrasi hand sanitizer. [Shutterstock]

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat atau Food and Drug Administration (FDA) memperingatkan konsumen untuk menghindari sembilan merek cairan pembersih tangan yang berpotensi beracun.

Menurut laporannya, gel dan lotion antibakteri yang dimaksud kemungkinan mengandung metanol, yang disebut bisa mematikan apabila diserap melalui kulit.

Dilansir dari New York Post, FDA secara khusus menyebut produk-produk pabrikan yang berbasis di Meksiko Eskbiochem SA de CV dan meminta mereka menarik hand sanitizer yang berpotensi berbahaya dari pasaran, terutama di Amerika Serikat.

Tes laboratorium mengungkapkan salah satu pembersih dari pabrik tersebut, Lavar Gel, mengandung 81% metanol. Lainnya, CleanCare No Germ, menunjukkan kandungan metanol 28%.

Berdasarkan Chemicals.co.uk, metanol seharusnya tidak pernah dicerna, dihirup, atau bahkan bersentuhan dengan kulit. Bahkan, dosis yang sangat kecil dapat menyebabkan kebutaan dan bisa berakibat fatal.

Ilustrasi Anak Pakai Hand Sanitizer. (Shutterstock)
Ilustrasi Anak Pakai Hand Sanitizer. (Shutterstock)

Umumnya, kandungan alkohol di dalam hand sanitizer adalah etanol atau etil alkohol. Biasa juga disebut dengan alkohol murni atau alkohol absolut.

Etanol juga banyak digunakan sebagai pelarut berbagai bahan kimia, yang terkandung di dalam parfum hingga obat-obatan.

FDA mencatat metanol dapat menyebabkan dampak buruk, seperti mual, muntah, sakit kepala, penglihatan kabur, kebutaan, kejang permanen, dan dapat menyebabkan koma, kerusakan pada sistem saraf hingga kematian.

"Oleh karena itu, FDA merekomendasikan konsumen untuk berhenti menggunakan pembersih tangan ini dan membuangnya segera dalam wadah limbah berbahaya yang tepat. Jangan menyiram atau menuangkan produk ini ke saluran pembuangan," tulis FDA dalam laporannya.

baca juga

Mereka juga memperingatkan, bagi konsumen yang telah terpapar cairan pembersih tangan mengandung metanol harus mencari pengobatan segera, untuk membalikkan efek toksik keracunan metanol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Studi: Ternyata Begini Cara Tepat Pakai Hand Sanitizer

Hasil Studi: Ternyata Begini Cara Tepat Pakai Hand Sanitizer

Health | Jum'at, 19 Juni 2020 | 14:46 WIB

Tubuh Bocah di Bekasi Terbakar karena Main Hand Sanitizer

Tubuh Bocah di Bekasi Terbakar karena Main Hand Sanitizer

Jabar | Kamis, 18 Juni 2020 | 23:14 WIB

Mudah Menguap, Seberapa Efektif Hand Sanitizer yang Ditinggal di Mobil?

Mudah Menguap, Seberapa Efektif Hand Sanitizer yang Ditinggal di Mobil?

Health | Minggu, 14 Juni 2020 | 10:58 WIB

Terkini

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

×