Abbott Pastikan Kesediaan Ratusan Ribu Tes Antibodi Covid-19 di Indonesia

Risna Halidi

Selasa, 30 Juni 2020 | 10:15 WIB
Abbott Pastikan Kesediaan Ratusan Ribu Tes Antibodi Covid-19 di Indonesia
Ilustrasi tes antibodi. [Greg Baker/AFP]

Suara.com - Abbott mengumumkan ketersediaan ratusan ribu tes darah serologi berbasis laboratoriumn bertanda CE di Indonesia. Alat tes darah atau tes antibodi (rapid test) tersebut digunakan untuk mendeteksi antibodi IgG, yang berguna dalam mengidentifikasi apakah seseorang telah dan pernah terpapar virus corona penyebab Covid-19.

Selain telah mendapatkan persetujuan dari Satuan Tugas Covid-19 Indonesia, tes antibodi ini juga sudah disetujui untuk digunakan Otorisasi Penggunaan Darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration/FDA).

Abbott mengklaim bahwa alat yang mereka produksi memberikan opsi pengujian antibodi skala besar yang dapat diandalkan.

Tes antibodi sendiri dapat memberitahu apakah seseorang sebelumnya sudah pernah terinfeksi virus dan mungkin tengah berada pada proses pemulihan atau bahkan telah pulih dari infeksi tersebut, pada orang dengan atau tanpa gejala.

Tes antibodi berskala besar dianggap sebagai langkah penting  untuk bisa memahami dan mengatasi pandemi Covid-19.

Tes antibodi juga dipercaya dapat memberikan pemahaman yang baik tentang virus, termasuk berapa lama antibodi berada di dalam tubuh, berapa banyak orang telah terinfeksi, dan bagaimana perubahan ini terjadi dari waktu ke waktu.

Pengetahuan tersebut nantinya, diharapkan dapat membantu mendukung pengembangan pengobatan serta vaksin.

"Kami telah memvalidasi alat tes Abbott ini, sensitivitas dan spesifisitasnya yang tinggi dapat kami gunakan untuk mendukung optimalisasi strategi penyaringan (screening) kami, untuk mengatasi pandemi Covid-19 secara efektif," kata Kepala Laboratorium Rumah Sakit Nasional Persahabatan, Dr Dewi Yennita Sari melalui siaran tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (30/6/2020).

Selain itu, dengan banyaknya jaringan laboratorium publik dan swasta Indonesia yang menggunakan alat tes IgG SARS-CoV-2 dari Abbott, maka diharapkan pakar dapat memperoleh informasi lebih dalam yang dapat membantu meningkatkan pemahaman mengenai penyebaran virus corona jenis baru ini di masyarakat.

baca juga

"Kami berharap dapat bermitra dengan Abbott untuk beberapa cabang kami guna menyediakan tes antibodi SARS-COV-2 serologi agar dapat lebih membantu pemerintah Indonesia mengatasi wabah Covid-19. Sensitivitas dan spesifisitas yang dimiliki alat tes IgG Abbott, sebagaimana divalidasi oleh Prodia, memberi kami kepercayaan diri pada saat menyampaikan informasi hasil tes Covid-19," kata Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty M.Si.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Sakit Terbakar, 7 Pasien Covid-19 Tewas Terpanggang

Rumah Sakit Terbakar, 7 Pasien Covid-19 Tewas Terpanggang

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 10:05 WIB

Positif Covid-19, Bocah di Thailand Selamatkan Nyawa Saudarinya

Positif Covid-19, Bocah di Thailand Selamatkan Nyawa Saudarinya

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 10:04 WIB

Pandemi Virus Corona Membuat Kasus Kematian akibat Alzheimer Meningkat!

Pandemi Virus Corona Membuat Kasus Kematian akibat Alzheimer Meningkat!

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB