Terus Meroket, Israel Catat 859 Kasus Virus Corona Positif Dalam Sehari

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 01 Juli 2020 | 17:57 WIB
Terus Meroket, Israel Catat 859 Kasus Virus Corona Positif Dalam Sehari
Ilustrasi virus Corona di Israel. [AFP/Jack Guez]

Suara.com - Kasus virus corona positif di Israel terus meroket, bahkan mencapai yang tertinggi. Dilansir dari Times of Israel, Kementerian Kesehatan Israel, pada Rabu pagi mengkonfirmasi 859 infeksi coronavirus baru selama 24 jam sebelumnya.

Sekarang sudah ada 25.547 kasus sejak awal pandemi. Selain itu, saat ini ada 7.838 kasus yang dikonfirmasi aktif.

Kementerian mengatakan jumlah pasien dalam kondisi serius hingga 56, meningkat sepuluh dalam 24 jam, meskipun jumlah orang yang menggunakan ventilator tetap stabil pada usia 24 dan angka kematian tetap di 320.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Kemudian, jumlah tes Covid-19 yang dilakukan pada hari Selasa sebanyak 20.018, tertinggi sejak awal krisis, dengan tingkat positif sebesar 3,9 persen.

Menurut data Kementerian Kesehatan, Yerusalem mengalami hampir 120 kasus selama hari terakhir; Ashdod sebanyak 94 kasus sejak Selasa pagi, naik ke 764 dari 670; Bnei Brak mencatat lebih dari 50 kasus; dan Tel Aviv tambahjumlah 46.

Erez Onn, kepala divisi rumah sakit di Kementerian Kesehatan, mengatakan bahwa ada peningkatan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit.

"Kami membuka lebih banyak dan lebih banyak departemen khusus untuk pasien coronavirus. Departemen sedang mengisi, dan kami melihat tren peningkatan [jumlah] yang sakit parah." kata Onn.

Para pejabat di Kementerian Kesehatan dikatakan mendorong untuk memaksakan penguncian ketat di puluhan kota dalam upaya dramatis untuk mengatasi wabah tersebut.

Channel 12 melaporkan Selasa malam bahwa penguncian yang direkomendasikan akan lebih keras daripada "zona terbatas" saat ini,.

baca juga

Hal itu membuat masyarakat hanya bebas untuk meninggalkan rumah mereka dan bahkan memasuki atau meninggalkan zona terbatas untuk tujuan tertentu, kata laporan itu, mengutip sumber-sumber dalam kementerian.

Area yang akan dikunci akan lebih besar dari zona terbatas, yang sebagian besar terdiri dari beberapa jalan atau lingkungan kecil, menurut laporan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelombang Kedua Covid-19 di Israel hingga Sumpah Serapah yang Melegakan

Gelombang Kedua Covid-19 di Israel hingga Sumpah Serapah yang Melegakan

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 08:42 WIB

Israel Dihantam Gelombang Kedua Virus Corona Covid-19

Israel Dihantam Gelombang Kedua Virus Corona Covid-19

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 22:20 WIB

Tak Diizinkan Berobat oleh Israel, Bayi 9 Bulan Meninggal di Gaza

Tak Diizinkan Berobat oleh Israel, Bayi 9 Bulan Meninggal di Gaza

Foto | Rabu, 24 Juni 2020 | 12:49 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×