Array

Awas, Banyak Tes Antibodi Virus Corona Palsu Dijual Onilne

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:35 WIB
Awas, Banyak Tes Antibodi Virus Corona Palsu Dijual Onilne
Ilustrasi tes antibodi. [Greg Baker/AFP]

Suara.com - Biro Investigasi Federal (FBI)  telah mengeluarkan peringatan terhadap penipu yang menjual tes antibodi Covid-19 palsu di internet.

Di tengah pandemi coronavirus, para peneliti telah bekerja untuk membuat tes yang dapat mendeteksi antibodi Covid-19 pada manusia. Namun, tidak semua tes yang tersedia saat ini telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).

Karena banyak orang khawatir dan kewalahan oleh wabah, mereka cenderung beralih ke apa pun yang mereka temukan online untuk mengurangi kecemasan mereka atas situasi tersebut.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Menurut FBI, penipu sudah mulai menjual tes antibodi Covid-19 palsu secara online. Demikian seperti dilansir dari Medical Daily.

Selain menemukan penipuan untuk pembelian tes palsu, lembaga penegak hukum menyatakan bahwa pelanggan juga dapat menempatkan informasi pribadi mereka dalam risiko karena nama, tanggal lahir dan data kesehatan pribadi mereka dapat diambil oleh para scammer.

FBI mengatakan bahwa begitu para penipu memiliki akses ke data pribadi klien ,mereka dapat menggunakannya dalam skema asuransi dan pencurian identitas.

“Scammers memasarkan penipuan dan / atau tes antibodi Covid-19 yang tidak disetujui, berpotensi memberikan hasil yang salah, ”kata FBI dalam sebuah pernyataan.

Mereka melanjutkan, selain itu, penipu berusaha mendapatkan informasi pribadi individu (nama, tanggal lahir, nomor Jaminan Sosial, dll.) dan informasi kesehatan pribadi, termasuk informasi Medicare dan / atau asuransi kesehatan swasta, yang dapat digunakan dalam asuransi kesehatan masa depan atau skema pencurian identitas

Badan tersebut menyatakan bahwa orang harus waspada terhadap pengujian antibodi yang dipasarkan di platform media sosial, email, panggilan telepon, dan platform lainnya. Para scammer bisa menipu orang dengan menawarkan tes atau insentif gratis. Yang lain menawarkan tes dengan imbalan uang tunai.

Baca Juga: Ilmuwan Kembangkan Tes Antibodi untuk Covid-19, Cukup 70 Menit!


FBI juga telah memperingatkan scammers yang dapat menghubungi orang melalui email atau telepon, mengklaim bahwa mereka dari pemerintah atau mereka adalah pejabat kesehatan masyarakat yang melakukan tes antibodi COVID-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI