Minum Susu sebelum Tidur, Apakah Terbukti Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Jum'at, 03 Juli 2020 | 10:32 WIB
Minum Susu sebelum Tidur, Apakah Terbukti Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Suara.com - Susu, seperti yang kita semua tahu sangat bergizi dan telah lama dianggap sebagai makanan sehat. Susu sendiri mengandung kalsium, protein, fosfor dan kalium.

Orang yang memiliki masalah sulit tidur juga disarankan untuk minum susu sebelum tidur. Dikatakan bahwa hal itu dapat meningkatkan kualitas tidur Anda dan mengurangi stres.

Namun benarkah klaim tersebut?

Dilansir dari Times of India, sesuai beberapa penelitian yang dilakukan pada sekelompok kecil manusia dan hewan menunjukkan bahwa mengonsumsi segala jenis produk susu seperti keju dan susu dapat berdampak positif pada tidur Anda.

Orang yang minum susu sebelum tidur disebut dapat tidur lebih nyenyak di malam hari. Sesuai penelitian, susu mengandung dua senyawa penting yakni triptofan dan melatonin yang dapat bertindak sebagai penginduksi tidur.

Tryptophan membantu dalam produksi neurotransmitter yang disebut serotonin, yang dikenal untuk meningkatkan mood dan menenangkan pikiran Anda.

Di sisi lain, melatonin membantu mengendalikan ritme sirkadian dan mempersiapkan tubuh Anda untuk tidur. Kedua senyawa ini telah terbukti bermanfaat ketika berhadapan dengan masalah gangguan tidur.

Seorang perempuan minum susu. [shutterstock]
Seorang perempuan minum susu. [shutterstock]

Senyawa ini bahkan terdapat dalam suplemen untuk mengatasi insomnia. Namun, masih belum terbukti bahwa dengan meminum segelas susu yang mengandung kedua senyawa ini dapat sama efektifnya dengan suplemen.

Karena kurangnya bukti dan kepercayaan yang kuat dari orang-orang, sebagian besar ahli berpikir bahwa mengonsumsi susu berhubungan dengan efek psikologis. Sebab dikatakan bahwa memiliki sesuatu yang menenangkan sebelum tidur dapat meningkatkan kualitas tidur malam, inilah yang ditawarkan segelas susu hangat.

Namun di sisi lain, minum susu di malam hari juga dikaitkan dengan penambahan berat badan. Bahkan berbahaya bagi orang yang menderita sembelit dan kebiasaan makan yang tidak menentu.

Ini dapat membuat gejala sembelit menjadi lebih buruk dan menyebabkan masalah pencernaan pada orang yang memiliki kebiasaan makan yang tidak menentu.

Jadi intinya, bukti ilmiah yang menyatakan bahwa minum susu sebelum tidur baik untuk tidur lebih nyenyak belum kuat.

Namun, jika Anda tetap ingin mencobanya, maka tidak ada salahnya minum segelas susu hangat setidaknya 30 menit sebelum tidur. Selain susu, Anda juga bisa menyesap secangkir teh herbal hangat untuk tidur yang lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suka Minum Susu Pakai Botol Bayi, Anya Geraldine Disorot Media Asing

Suka Minum Susu Pakai Botol Bayi, Anya Geraldine Disorot Media Asing

News | Rabu, 01 Juli 2020 | 17:25 WIB

Studi: Minum Susu Tiap Hari Tak Atasi Masalah Tulang Pada Perempuan

Studi: Minum Susu Tiap Hari Tak Atasi Masalah Tulang Pada Perempuan

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 14:16 WIB

Ahli Sebut Susu Tidak Cocok untuk Orang Miskin, Apa Maksudnya?

Ahli Sebut Susu Tidak Cocok untuk Orang Miskin, Apa Maksudnya?

Health | Minggu, 14 Juni 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB