Awas, Kesulitan Menelan Makanan Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-Paru

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 06 Juli 2020 | 13:07 WIB
Awas, Kesulitan Menelan Makanan Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-Paru
Paru-paru. (Shutterstock)

Suara.com - Kanker paru-paru adalah masalah kesehatan umum yang cenderung menyerang orang tua. Penyakit tidak menular ini termasuk mematikan bila tak ditangani dengan cepat.

Karena, banyak penderita seringkali tidak menyadari gejala kanker paru-paru. Sedangkan, gejala kanker paru-paru mungkin muncul di area yang tak terduga.

Pusat Perawatan Kanker Amerika pun menguraikan tanda-tanda peringatan kanker paru-paru, salah satunya kesulitan menelan makanan. Meskipun itu bukan tanda umum kanker paru-paru, Anda perlu mewaspadainya.

Selain itu dilansir dari Express, gejala kanker paru-paru yang aneh juga terlihat pada jari tubuh, yang mana ujung jari membesar dan kuku menjadi sangat melengkung dari depan ke belakang.

Beberapa orang dengan kanker paru-paru mungkin juga mengalami pembengkakan di leher atau wajah sebagai gejala lain.

Ilustrasi virus dan bakteri yang menginfeksi paru-paru. (Shutterstock)
Ilustrasi virus dan bakteri yang menginfeksi paru-paru. (Shutterstock)

Walau sebagian besar kanker paru-paru tidak menimbulkan gejala sampai penyakit berkembang. Tanda-tanda kanker paru-paru paling umum, termasuk batuk persisten hingga berdarah.

Bedanya batuk tanda kanker paru-paru dan lainnya adalah timbulnya rasa sakit di dada, punggung atau bahu ketika batuk, tertawa atau bernapas dalam.

Penderita kanker paru-paru juga lebih mungkin mengalami sesak napas selama kegiatan sehari-hari. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh infeksi paru-paru, seperti bronkitis atau pneumonia yang tidak hilang.

Hal yang sangat umum pula bila penderita kanker paru-paru mengalami penurunan berat badan drastis. Karena, mereka mungkin juga kehilangan nafsu makan akibat kesulitan menelan makanan dan minuman.

baca juga

Pada kondisi yang lebih parah, penderita kanker paru-paru juga mudah merasa lelah, lemak, bersuara serak atau mengi.

Ada banyak faktor yang memengaruhi seseorang berisiko menderita kanker paru-paru. Tapi, kebiasaan merokok tetap menjadi persoalan utama yang meningkatkan risiko seseorang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Nyeri Punggung Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-Paru

Waspada, Nyeri Punggung Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-Paru

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 11:56 WIB

Waspada! Pembengkakan di Wajah Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-Paru

Waspada! Pembengkakan di Wajah Bisa Jadi Tanda Kanker Paru-Paru

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 14:35 WIB

Muncul Diare dan Kurang Nafsu Makan, Awas Bisa Jadi Gejela Awal Covid-19

Muncul Diare dan Kurang Nafsu Makan, Awas Bisa Jadi Gejela Awal Covid-19

Health | Sabtu, 06 Juni 2020 | 16:51 WIB

Terkini

Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?

Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:09 WIB

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×