Singapura Buka Bioskop di Tengah Peningkatan Kasus Virus Corona

M. Reza Sulaiman
Singapura Buka Bioskop di Tengah Peningkatan Kasus Virus Corona
Pekerja menggunakan alat pelindung wajah saat simulasi pembukaan dan peninjauan tempat hiburan bioskop CGV Cinemas di Bandung Electronic Center (BEC), Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/7). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]

Kementerian Kesehatan Singapura melaporkan mayoritas kasus baru Covid-19 berasal dari asrama pekerja migran.

Suara.com - Singapura berencana membuka kembali bioskop dengan pembatasan khusus. Langkah ini menuai kritik di tengah meningkatnya kasus virus Corona Covid-19.

Dilansir Anadolu Agency, Singapura melaporkan 322 kasus baru Covid-19 pada Senin (13/7/2020) sehingga total mencapai 46.283.

Kementerian Kesehatan Singapura melaporkan mayoritas kasus baru Covid-19 berasal dari asrama pekerja migran.

"Jumlah tes yang dikit pada 10 dan 11 Juli, dimaksimalkan pada 12 Juli,” kata Kementerian Kesehatan.

Sedangkan pada Senin dini hari, kementerian menyampaikan 259 pasien pulih, sehingga total mencapai 42.285. Sementara itu, tidak ada tambahan jumlah kematian. Jumlah pasien meninggal tetap 26.

Singapura memasuki tahap 2 pembukaan kembali aktivitas publik pada 19 Juni, dengan fokus pada sektor bisnis. Mulai hari ini, bioskop diizinkan untuk dibuka kembali, tetapi dibatasi hingga 50 penonton di setiap ruang bioskop.

Penonton juga harus mengenakan masker dan menjaga jarak sejauh 1 meter, kecuali untuk teman atau keluarga maksimal 5 orang.

Sementara di Indonesia, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyatakan, pihaknya belum merekomendasikan pembukaan kembali bioskop di tengah masa transisi kebiasaan baru saat pandemi Covid-19.

Pekerja membersihkan meja dengan penerapan protokol kesehatan saat simulasi pembukaan dan peninjauan tempat hiburan bioskop CGV Cinemas di Bandung Electronic Center (BEC), Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/7). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]
Pekerja membersihkan meja dengan penerapan protokol kesehatan saat simulasi pembukaan dan peninjauan tempat hiburan bioskop CGV Cinemas di Bandung Electronic Center (BEC), Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/7). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]

Doni mengemukakan, rekomendasi tersebut disampaikan lantaran kondisi bioskop yang berada di ruangan tertutup sehingga berisiko terjadinya penularan Covid-19.

"Bioskop termasuk kategori kegiatan yang belum mendapatkan rekomendasi dari Gugus Tugas. Jadi semua kegiatan yang sifatnya di ruang tertutup, berpotensi terjadinya penularan dalam waktu yang tidak lama, 1 jam-1,5 jam. Ini belum mendapat rekomendasi," kata Doni di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Senin (13/7/2020).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS