Pasien Covid-19 Gejala Ringan Bisa Alami Kelelahan Jangka Panjang

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 20 Juli 2020 | 12:30 WIB
Pasien Covid-19 Gejala Ringan Bisa Alami Kelelahan Jangka Panjang
Ilustrasi kelelahan. (Unsplash)

Suara.com - Orang-orang yang terinfeksi virus Corona (Covid-19) dan menunjukkan gejala ringan dilaporkan bisa mengalami kelelahan jangka panjang.

Kelelahan yang luar biasa, palpitasi, hingga nyeri otot dilaporkan sebagai efek setelah terinfeksi virus. Sekitar 10 persen dari 3,9 juta orang yang berkontribusi pada aplikasi COVID Symptom Study, memiliki efek yang bertahan lebih dari empat minggu.

Kelelahan kronis yang diklasifikasikan sebagai kelelahan yang berlangsung lebih dari enam minggu diakui dalam banyak pengaturan klinis yang berbeda, mulai dari perawatan kanker hingga radang sendi.

Covid-19 bukan satu-satunya penyebab kelelahan kronis. Kelelahan yang berkepanjangan dikenal dengan baik setelah infeksi virus lainnya, seperti virus Epstein-Barr yang menyebabkan mononukleosis infeksius atau demam kelenjar. Kelelahan pasca-virus juga terlihat pada seperempat dari pasien yang terinfeksi virus SARS di Hong Kong pada 2003.

Cara terbaik untuk mengobati kelelahan kronis adalah dengan melakukan pengobatan efektif pada penyakit yang mendasarinya. Namun, karena Covid-19 adalah virus baru, para ilmuwan masih belum tahu bagaimana menangani kelelahan pasca-Covid-19.

Para ilmuwan bertanya-tanya tentang apa yang mungkin menyebabkan kelelahan pasca-Covid-19. Infeksi virus yang sedang menyerang di paru-paru, otak, lemak atau jaringan lain mungkin menjadi salah satu mekanisme.

Namun, penelitian sebelumnya telah memberikan wawasan kepada para ahli. Ketika bahan kimia yang disebut interferon-alpha diberikan kepada pasien sebagai pengobatan untuk hepatitis C, itu menghasilkan penyakit mirip flu pada beberapa pasien dan menimbulkan sedikit efek kelelahan pasca-terinfeksi.

Para ilmuwan telah mempelajari "respons infeksi buatan" ini sebagai model kelelahan kronis. Para ahli menemukan bahwa level dasar dua molekul dalam tubuh yang memicu peradangan (interleukin-6 dan interleukin-10), berpengaruh pada perkembangan selanjutnya dari kelelahan kronis.

Menariknya, molekul pro-inflamasi yang sama ini terlihat pada "badai sitokin" di pasien Covid-19 yang sakit parah. Ini menunjukkan bahwa mungkin ada pola aktivasi sistem kekebalan selama infeksi virus yang relevan dengan gejala yang sedang berlangsung.

baca juga

Di TwinsUK, King's College Londong, para ilmuwan menyelidiki faktor genetik dan lingkungan yang memengaruhi penyakit menggunakan aplikasi COVID Symptom Study untuk memeriksa gejala jangka panjang yang dilaporkan.

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Para ilmuwan mengirim kuesioner kepada para relawan di database. Tim ilmuwan bertujuan untuk mendefinisikan "sindrom pasca-Covid-19" dan melihat tanda-tanda dalam darah, untuk menjelaskan mekanisme kekebalan yang berkontribusi terhadap gejala jangka panjang.

Dilansir dari Science Alert, Senin (20/7/2020), kelelahan kronis tidak terletak pada kekambuhan spesialis medis sehingga sering diabaikan pada kurikulum sekolah kedokteran dan dokter kurang terlatih dalam diagnosis, serta pengelolaan kelelahan kronis. Tetapi kemajuan baru-baru ini telah dibuat dan pelatihan online juga tersedia untuk dokter.

Panduan untuk pasien dalam menangani kelelahan kronis dan cara agar tidak kelelahan dengan menghemat energi juga tersedia sekarang. Mengikuti kelas gym dengan anggapan meningkatkan stamina adalah hal yang salah. Pasien harus melakukan aktivitas secara bertahap dan belajar mengatur aktivitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirawat selama 130 Hari, Seorang Pasien Covid-19 di Inggris Akhirnya Sembuh

Dirawat selama 130 Hari, Seorang Pasien Covid-19 di Inggris Akhirnya Sembuh

News | Senin, 20 Juli 2020 | 09:20 WIB

Tidak Sengaja, Ilmuwan Ciptakan Ikan Hibrida dari Leluhur Dinosaurus

Tidak Sengaja, Ilmuwan Ciptakan Ikan Hibrida dari Leluhur Dinosaurus

Tekno | Senin, 20 Juli 2020 | 07:04 WIB

Waktu Aman untuk Berdekatan dengan Mantan Pasien Covid-19, Ada 3 Syarat!

Waktu Aman untuk Berdekatan dengan Mantan Pasien Covid-19, Ada 3 Syarat!

Health | Minggu, 19 Juli 2020 | 18:30 WIB

Ilmuwan Identifikasi Enam Tipe Covid-19 Berbeda, Ini Gejalanya

Ilmuwan Identifikasi Enam Tipe Covid-19 Berbeda, Ini Gejalanya

Tekno | Minggu, 19 Juli 2020 | 06:30 WIB

Sakit Covid-19 Parah, Wanita 24 Tahun Ini Menyesal Tidak Pakai Masker

Sakit Covid-19 Parah, Wanita 24 Tahun Ini Menyesal Tidak Pakai Masker

Health | Sabtu, 18 Juli 2020 | 15:49 WIB

Bantah Konspirasi, Begini Cara Ilmuwan Ketahui Covid-19 Tidak Dibuat di Lab

Bantah Konspirasi, Begini Cara Ilmuwan Ketahui Covid-19 Tidak Dibuat di Lab

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2020 | 17:30 WIB

Terkini

BRI Peduli Berikan Sepeda untuk Siswa SD di Semarang Agar Lebih Semangat Tempuh Pendidikan

BRI Peduli Berikan Sepeda untuk Siswa SD di Semarang Agar Lebih Semangat Tempuh Pendidikan

Bogor | Senin, 28 September 2026 | 15:24 WIB

Komnas Perempuan Ungkap Dalih Nakes dan Polisi Sungkan Edukasi Hak Aborsi Korban Perkosaan

Komnas Perempuan Ungkap Dalih Nakes dan Polisi Sungkan Edukasi Hak Aborsi Korban Perkosaan

News | Senin, 28 September 2026 | 15:22 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia di GBK, Tiket Pertandingan Masih Tersedia

Jelang Timnas Indonesia vs Malaysia di GBK, Tiket Pertandingan Masih Tersedia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 15:22 WIB

Trump Tolak Damai dengan Iran, Ancaman Perang Kembali Memanas

Trump Tolak Damai dengan Iran, Ancaman Perang Kembali Memanas

News | Senin, 28 September 2026 | 15:20 WIB

Gonta-Ganti Aplikasi Birokrasi: Gen Z Butuh Efisiensi, Bukan Viral

Gonta-Ganti Aplikasi Birokrasi: Gen Z Butuh Efisiensi, Bukan Viral

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 15:20 WIB

Dapur Warmindo di Sleman Meledak, Tiga Pegawai Terpental Keluar Warung

Dapur Warmindo di Sleman Meledak, Tiga Pegawai Terpental Keluar Warung

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 15:19 WIB

BRI Peduli Wujudkan Impian Murid Asal Semarang Ini Agar Punya Sepeda untuk Sekolah

BRI Peduli Wujudkan Impian Murid Asal Semarang Ini Agar Punya Sepeda untuk Sekolah

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 15:19 WIB

5 Cara Mengatasi Tali Strap Smartwatch Silikon yang Bikin Kulit Gatal dan Iritasi

5 Cara Mengatasi Tali Strap Smartwatch Silikon yang Bikin Kulit Gatal dan Iritasi

Tekno | Senin, 28 September 2026 | 15:15 WIB

9 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation

9 Rekomendasi Tinted Sunscreen Lokal Pengganti Foundation

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 15:15 WIB

Navigasi Quarter-Life Crisis: Menemukan Ketenangan di Tengah Ketidakpastian

Navigasi Quarter-Life Crisis: Menemukan Ketenangan di Tengah Ketidakpastian

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 15:11 WIB

×