Perempuan yang Punya Trauma Masa Kecil Berisiko Alami Pubertas Dini

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 04 Agustus 2020 | 19:41 WIB
Perempuan yang Punya Trauma Masa Kecil Berisiko Alami Pubertas Dini
Ilustrasi kekerasan seksual (Shutterstock).

Suara.com - Beberapa studi telah menghubungkan pengalaman masa kecil yang buruk dengan masalah kesehatan seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, kanker, dan penyakit mental di masa depan.

American Psycological Association juga mengatakan orang yang mengalami trauma masa kecil dapat menua lebih cepat.

Dilansir dari The Health Site, anak-anak yang mengalami trauma akibat pelecehan atau kekerasan di usia balita menunjukkan tanda biologis penuaan yang lebih cepat.

Paparan trauma ditemukan terkait dengan tiga tanda penuaan biologis yang berbeda, yaitu pubertas dini, penuaan sel, dan perubahan struktur otak.

Katie McLaughlin, PhD, profesor psikologi di Universitas Harvard dan penulis penelitian ini menjelaskan bahwa anak-anak yang menderita trauma, seperti kekerasan atau pelecehan, lebih cenderung memasuki masa pubertas yang lebih awal dibandingkan dengan mereka yang tidak.

Ilustrasi korban kekerasan seksual, kdrt. (Shutterstock)
Ilustrasi korban kekerasan seksual (Shutterstock)

Studi menunjukkan bahwa mengalami kekerasan dapat membuat 'usia tubuh' berkembang lebih cepat pada tingkat biologis. Ini menjelaskan mengapa anak yang trauma sering mengalami kesehatan yang buruk di masa depannya.

Penelitian baru ini menekankan perlunya intervensi dini untuk membantu mencegah banyaknya konsekuensi kesehatan jangka panjang dari kesulitan kehidupan dini.

McLaughlin menyarankan tes skrining untuk mendeteksi kesulitan pada anak-anak yang mengalami pubertas dini. Tes ini dapat membantu mengidentifikasi mereka yang mungkin berisiko memiliki masalah kesehatan fisik dan mental.

Menurut tim tersebut, anak-anak yang menderita kekerasan atau pelecehan tampaknya berusia beberapa bulan atau bahkan bertahun-tahun lebih tua daripada yang sebenarnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahayu Saraswati Ungkap Pemerintah Tak Cukup Dana Atasi Kekerasan Seksual

Rahayu Saraswati Ungkap Pemerintah Tak Cukup Dana Atasi Kekerasan Seksual

News | Senin, 27 Juli 2020 | 15:12 WIB

Bayang Kekerasan Seksual Anak di Tengah Pandemi Virus Corona Covid-19

Bayang Kekerasan Seksual Anak di Tengah Pandemi Virus Corona Covid-19

Health | Kamis, 23 Juli 2020 | 07:05 WIB

Selama Pandemi Corona, Hampir 2 Ribu Anak Indonesia Alami Kekerasan Seksual

Selama Pandemi Corona, Hampir 2 Ribu Anak Indonesia Alami Kekerasan Seksual

Health | Rabu, 08 Juli 2020 | 08:37 WIB

Terkini

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Sumsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik

Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern

Desa Les Buleleng: Saat Tradisi Garam Kuno Berpadu dengan Inovasi Modern

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:09 WIB

BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

Bekaci | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:08 WIB

Cushion YSL Pink dan Hitam Apa Bedanya? Ini Perbandingan Formula hingga Review Pengguna

Cushion YSL Pink dan Hitam Apa Bedanya? Ini Perbandingan Formula hingga Review Pengguna

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:08 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak

Bogor | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:04 WIB

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

Penyebab Kebakaran Gedung Bapenda DKI Belum Terungkap, Polisi Tunggu Damkar Nyatakan Aman

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:03 WIB

×