Bikin Tidak Antusias, Begini Dampak Kurang Tidur pada Keesokan Harinya!

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:45 WIB
Bikin Tidak Antusias, Begini Dampak Kurang Tidur pada Keesokan Harinya!
Ilustrasi kurang tidur (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - National Sleep Foundation di Amerika Serikat merekomendasikan remaja harus tidur 8 hingga 9 jam semalam, sedangkan orang dewasa di bawah 65 tahun tidur selama 7 hingga 9 jam. Namun, nyatanya banyak orang mengalami kurang tidur.

Terkait hal ini, sekelompok psikolog asal Norwegia menyelidiki efek kurang tidur dalam keadaan yang lebih alami.

Mereka menemukan, kurang tidur membuat peserta merasa lebih buruk pada keesokan harinya. Namun, ini bukan dalam konteks perasaan sedih atau depresi.

Menurut mereka, orang yang kurang tidur mengalami lebih sedikit emosi positif.

"Mereka tidak merasakan kegembiraan, antusiasme, perhatian, dan kepuasan," kata Ingvild Saksvik-Lehouillier, pemimpin penelitian yang merupakan profesor psikologi di Universitas Sains dan Teknologi Norwegia.

Ilustrasi. (Sumber" Shutterstock)
Ilustrasi kurang tidur (Sumber" Shutterstock)

Para psikolog mengatakan, temuan mereka menunjukkan bahwa begadang saat besoknya kita harus bekerja atau sekolah dapat menganggu kemampuan dalam mengelola stres dan peristiwa negatif.

"Kami sudah tahu bahwa emosi positif yang sangat sedikit berdampak besar pada kesehatan mental. Kami juga tahu bahwa kurang tidur termasuk ke dalam gejala dari hampir semua diagnosis kesehatan mental," sambungnya, dilansir Medical News Today.

Orang yang kurang tidur juga diketahui berperilaku lebih impulsif dan cenderung lebih membuat kesalahan pada sebuah tes standar yang disebut Conners 'Continuous Performance Test-3.

Ini adalah tes yang melibatkan penekanan bilah spasi pada keyboard setiap kali ada huruf, selain 'X', muncul di layar secara acak.

baca juga
Kurang Tidur, gangguan tidur, imsonia. (Shutterstock)
Kurang Tidur (Shutterstock)

Para psikolog menulis bahwa temuan mereka mungkin merupakan cerminan yang lebih akurat dari efek kurang tidur pada kehidupan sehari-hari daripada yang diberikan oleh eksperimen berbasis laboratorium.

Di laboratorium, para peneliti biasanya membatasi waktu tidur partisipan hanya 4 atau 5 jam semalam.

"Temuan ini menyoroti bahwa kurang tidur selama 1 hingga 2 jam selama beberapa malam dikaitkan dengan konsekuensi negatif," tulis peneliti.

"Juga, temuan ini menunjukkan kurang tidur mungkin memiliki implikasi penting terhadap fungsi sehari-hari dan kualitas hidup, seperti interaksi sosial, efisiensi kerja, dan keselamatan lalu lintas, terutama di pagi hari," tandas mereka.

Namun, penulis mencatat bahwa salah satu kelemahan dari penelitian mereka adalah partisipan terdiri dari 79% perempuan. Hal itu dapat menyebabkan bias gender pada hasilnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harry Styles Bahas Pentingnya Tidur, Ini Dampak Buruknya Kurang Tidur

Harry Styles Bahas Pentingnya Tidur, Ini Dampak Buruknya Kurang Tidur

Health | Kamis, 09 Juli 2020 | 16:27 WIB

Waspada, Ini 4 Masalah Kesehatan yang Umum Terjadi Jika Kurang Tidur!

Waspada, Ini 4 Masalah Kesehatan yang Umum Terjadi Jika Kurang Tidur!

Health | Rabu, 08 Juli 2020 | 16:06 WIB

Kebanyakan dan Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Kebanyakan dan Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Health | Jum'at, 03 Juli 2020 | 19:48 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×