Kebanyakan dan Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Jum'at, 03 Juli 2020 | 19:48 WIB
Kebanyakan dan Kurang Tidur Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular
Ilustrasi tidur (Pexels)

Suara.com - Kurang tidur memang sering disebut bisa meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Tetapi sebuah penelitian menyebutkan ternyata kebanyakan tidur juga bisa menimbulkan risiko yang sama. 

Dilansir dari Science Daily, orang-orang yang tidur kurang dari enam jam meningkatkan peluang kardiovaskular hingga 54 persen. Sementara orang yang tidur lebih dari delapan jam akan meningkatkan 39 persen risiko kardiovasakular. 

Penelitian ini dilaporkan dalam American College of Cardiology.

"Pesannya, berdasarkan temuan kami, tidur terlalu sedikit tampaknya buruk bagi kesehatan Anda, tetapi terlalu banyak tampaknya juga berbahaya," kata Evangelos Oikonomou, MD, konsultan ahli jantung dan penulis utama studi tersebut. 

"Tidak seperti faktor risiko penyakit jantung lainnya seperti usia atau genetika, kebiasaan tidur dapat disesuaikan dan bahkan setelah mempertimbangkan dampak dari faktor risiko yang ditetapkan untuk aterosklerosis dan penyakit kardiovaskular." tambahnya. 

Faktor risiko yang dimaksud adalah usia, jenis kelamin, obesitas, merokok, hipertensi, diabetes, tekanan darah tinggi dan bahkan riwayat penyakit arteri koroner. 

"Baik durasi tidur pendek dan panjang, keduanya dapat bertindak sebagai faktor risiko tambahan," yngkap Oikonomou.

Untuk analisis ini, para peneliti menilai pola tidur pada 1.752 orang yang tinggal di wilayah Corinthia Yunani menggunakan kuesioner standar yang dikirimkan oleh ahli jantung terlatih. 

Peserta kemudian dibagi menjadi satu dari empat kelompok berdasarkan durasi tidur yang dilaporkan, antara lain: kelompok normal (tujuh hingga delapan jam malam), durasi tidur pendek (enam hingga tujuh jam malam), durasi tidur sangat singkat (kurang dari enam jam malam) dan durasi tidur yang lama (lebih dari delapan jam malam). 

baca juga

Peserta mewakili spektrum yang luas dari masyarakat umum, termasuk orang sehat serta mereka yang memiliki faktor risiko kardiovaskular dan penyakit jantung. Usia mereka berkisar antara 40 hingga 98 tahun, dengan usia rata-rata 64 tahun.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)


"Kami tidak sepenuhnya memahami hubungan antara tidur dan kesehatan kardiovaskular. Bisa jadi penarikan sistem saraf simpatik atau perlambatan  yang terjadi selama tidur dapat bertindak sebagai fase pemulihan untuk ketegangan pembuluh darah dan jantung," kata Oikonomou. 

Para peneliti mengatakan bahwa mengadopsi pola tidur seimbang antara enam hingga delapan jam setiap malam mungkin tepat seperti yang diperintahkan dokter.

"Tampaknya jumlah tidur ini dapat bertindak sebagai faktor tambahan pelindung jantung di antara orang-orang yang tinggal di masyarakat barat modern dan mungkin ada manfaat kesehatan lainnya untuk mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas," tambah Oikonomou.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minum Susu sebelum Tidur, Apakah Terbukti Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Minum Susu sebelum Tidur, Apakah Terbukti Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Health | Jum'at, 03 Juli 2020 | 10:32 WIB

Studi: Masalah Tidur Berkaitan dengan Depresi pada Remaja

Studi: Masalah Tidur Berkaitan dengan Depresi pada Remaja

Health | Kamis, 02 Juli 2020 | 14:51 WIB

Masalah Tidur saat Bayi Berkaitan dengan Kesehatan Mental di Usia Remaja

Masalah Tidur saat Bayi Berkaitan dengan Kesehatan Mental di Usia Remaja

Health | Kamis, 02 Juli 2020 | 12:47 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×