Perluas Tes, Lab Ini Klaim Bisa PCR Swab Hingga 5 Ribu per Hari

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:05 WIB
Perluas Tes, Lab Ini Klaim Bisa PCR Swab Hingga 5 Ribu per Hari
Ilustrasi tes pcr. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Tes PCR swab jadi salah satu andalan untuk deteksi infeksi virus corona. Keakuratan hasilnya dinilai hampir sempurna untuk mendiagnosis Covid-19 dibandingkan dengan rapid tes antibodi.

Sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19, Presiden Jokowi telah meminta agar tes ditingkatkan hingga 30 ribu dalam satu hari. Namun hal tersebut masih terkendala dengan alat tes dan jumlah laboratorium. 

Atas dasar itu diluncurkan Genomik Solidaritas Indonesia (GSI Lab) sebagai laboratorium tes PCR pertama di Indonesia yang memiliki kapasitas layanan berskala nasional dan berkapasitas besar.

"Dalam mengatasi masalah hal paling penting adalah data. Kondisi pandemi seperti sekarang, deteksi penyebaran infeksi menjadi kunci terpenting dan untuk memutus rantai adalah dengan testing atau melakukan pemeriksaan untuk mengetahui infeksi aktif atau tidak," kata Direktur Utama GSI Lab dr. Nino Susanto dalam konferensi pers virtual, Rabu (12/08/2020).

Petugas mengatur sampel dari pasien yang mengikuti test PCR di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas mengatur sampel dari pasien yang mengikuti test PCR di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/5). [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurut Nino, PCR swab menjadi baku emas atau standar utama dalam menentukan diagnosa covid-19 dan juga telah mendapat rekomendasi dari organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. 

Sebagai yang pertama menjadi laboratorium genomik, GSI Lab diklaim bisa melakukan tes hingga 5.000 dalam sehari. Nino menjelaskan, genomik adalah cabang ilmu pengetahun yang mempelajari materi genetik.

"Dalam hal covid, salah satu pemeriksaan menegakkan diagnosis dengan PCR. Di mana PCR memeriksa materi genetik yang ada di dalam virus," ucapnya.

Ia beranggapan bahwa melakukan tes sebanyak mungkin, menjadi awal penanganan memutus penularan virus. Karena dengan begitu diharapkan, orang yang terdeteksi bisa melakukan isolasi mandiri maupun di rumah sakit kemudian dilakukan pelacakan kontak.

"Saat ini PCR jadi baku emas. Artinya akurasi yang bisa dilakukan mencapai 98 persen. Apakah kemungkinan PCR bisa salah? Dengan metode baik, staf medis berpengalaman, lab baik, seharusnya tidak," ujarnya.

baca juga

Selain hasilnya akurat, swab tes juga tidak memerlukan waktu lama untuk didapatkan hasilnya. GSI Lab sendiri menyediakan pelayanan dengan satu hari setelah pemeriksaan hasilnya akan keluar.  

"Tapi memang kami juga membuka kesempatan, membutuhkan hasil yang sama, hari yang sama kami juga melayani," ucap Nino. 

Lantaran hasilnya yang lebih akurat, wajar jika harga PCR swab lebih mahal. Untuk antisipasi itu, GSI Lab juga meluncurkan #SwabAndSaveIndonesia yang menjadi program untuk membantu masyarakat mengakses tes PCR secara gratis yang diinisiasi bersama dengan BenihBaik.com dan Shopee.

Pendiri Benihbaik.com Andy F. Noya menjelaskan bahwa program #SwabAndSaveIndonesia mengusung konsep dua untuk satu PCR. Untuk setiap 2 pengetesan PCR gratis yang didonasikan oleh perusahaan atau individu, GSI Lab akan memberikan kontribusi ke dalam program #SwabAndSaveIndonesia dengan menambah 1 pengetesan PCR gratis tambahan. 

"Donasi akan disalurkan kepada pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan COVID-19 untuk memastikan pengetesan PCR gratis terdistribusi dengan baik," kata Andy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebar Peti Korban Covid-19 di Jalanan, Wawalkot Jakpus: Pesan buat Kita

Sebar Peti Korban Covid-19 di Jalanan, Wawalkot Jakpus: Pesan buat Kita

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 13:01 WIB

Nekad! Belum Teruji, Putin Klaim Beri Vaksin Covid-19 ke Anaknya

Nekad! Belum Teruji, Putin Klaim Beri Vaksin Covid-19 ke Anaknya

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2020 | 12:46 WIB

Studi: Anak Muda Pengguna Vape Lebih Berisiko Terinfeksi Virus Corona

Studi: Anak Muda Pengguna Vape Lebih Berisiko Terinfeksi Virus Corona

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 12:12 WIB

Terkini

Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani

Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:00 WIB

Manchester United Diambang Degradasi, Siapa Pelatih yang Mau Gantikan Carrick?

Manchester United Diambang Degradasi, Siapa Pelatih yang Mau Gantikan Carrick?

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 16:55 WIB

AC Milan Hajar Inter 3-1, Derby Jadi Titik Balik Rossoneri dan Tamparan bagi Chivu

AC Milan Hajar Inter 3-1, Derby Jadi Titik Balik Rossoneri dan Tamparan bagi Chivu

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 16:49 WIB

Mitos Self-Reward Liburan: Healing Tidak Selalu Menyelesaikan Masalah Hidup

Mitos Self-Reward Liburan: Healing Tidak Selalu Menyelesaikan Masalah Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 16:45 WIB

Pemain Ini Dianggap Biang Kerok Kekalahan Memalukan Manchester United dari Chelsea

Pemain Ini Dianggap Biang Kerok Kekalahan Memalukan Manchester United dari Chelsea

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 16:42 WIB

Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim

Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 16:41 WIB

5 Retinol Serum untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Atasi Kerutan dan Flek Hitam

5 Retinol Serum untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Atasi Kerutan dan Flek Hitam

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 16:21 WIB

Mengungkap Asal-usul Teror Boneka Terkutuk dalam Film The Doll Ghawiah

Mengungkap Asal-usul Teror Boneka Terkutuk dalam Film The Doll Ghawiah

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 16:15 WIB

Viva Face Tonic Boleh Dipakai Umur Berapa? Simak Hal yang Perlu Diketahui

Viva Face Tonic Boleh Dipakai Umur Berapa? Simak Hal yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 16:13 WIB

Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?

Karhutla Sumsel Berulang, 43 Perusahaan Pemegang Konsesi Didorong Pulihkan Gambut, Siapa Mengawasi?

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 16:12 WIB

×