Sekolah Daring Berpotensi Bikin Mata Anak Minus, Ayo Deteksi Dini!

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:38 WIB
Sekolah Daring Berpotensi Bikin Mata Anak Minus, Ayo Deteksi Dini!

Suara.com - Anak-anak harus mendapatkan batasan penggunaan layar elektronik, apapun jenisnya, baik itu ponsel pintar, laptop hingga televisi.

Berdasarkan rekomendasi WHO, anak usia 6 sampai 10 tahun dibatasi memiliki waktu penggunaan layaratau screen time maksimal  1 sampai 1,5 jam per hari. Sedangkan usia di atas 11 tahun memiliki screen time maksimal dua jam setiap satu hari. 

Namun sejak pandemi Covid-19, anak-anak terpakasa harus menjalani pendidikan jarak jauh (PJJ) atau sekolah daring.

Otomatis durasi screen time kemungkinan bisa bertambah. Hal itu bisa meningkatkan risiko kelelahan mata pada anak hingga menyebabkan mata minus atau miopia.  

"Memang screen time yang tinggi salah satu pencetus mata minus atau miopia. Tapi itu salah satu aja, ada faktor lain yaitu genetik. Kalau orangtuanya berkacamata juga bisa," kata Dokter spesialis mata dr. Kianti Raisa Darusman SpM (K), MMedSci dalam siaran langsung Instagram bersama Mother & Baby, Rabu (12/8/2020). 

Menurut Kianti, orangtua bisa melakukan deteksi dini masalah mata pada anak termasuk masalah miopia. "Deteksi dini yang paling sering terlihat anaknya kalau lihat jauh sering memicingkan mata. Kalau lihat sesuatu harus dengan jarak dekat," paparnya.

Kianti juga sadar bagaimana untuk anak yang lebih kecil lagi, tanda miopia bisa sangat rancu bahkan tak terdeteksi.

Itu bisa disebabkan karena kualitas penglihatan tidak langsung menjadi buram saat anak mengalami miopia. "Anak gak ngerti itu buram apa engga. Karena biasanya bertahap gak langsung tiba-tiba buram," katanya.

Karenanya ia mengingatkan agar orangtua melakukan pembatasan penggunaan gawai hingga durasi menonton televisi pada anak. 

baca juga

Selain itu, jika anak sudah terlanjur mengalami miopia, sarankan anak untuk selalu memakai kacamata agar kerusakan mata tidak semakin parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zona Kuning, Kulon Progo Tetap Terapkan Pembelajaran Daring

Zona Kuning, Kulon Progo Tetap Terapkan Pembelajaran Daring

Jogja | Senin, 10 Agustus 2020 | 08:25 WIB

6 Laptop Murah untuk Belajar Online, Harga di Bawah Rp 5 Juta

6 Laptop Murah untuk Belajar Online, Harga di Bawah Rp 5 Juta

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 20:25 WIB

Rekomendasi IDAI soal Screen Time Selama Anak Belajar di Rumah

Rekomendasi IDAI soal Screen Time Selama Anak Belajar di Rumah

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 15:12 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×