Berapa Kali Rata-Rata Orang Dewasa Seks Selama Setahun? ini Kata Studi

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 12 Agustus 2020 | 19:33 WIB
Berapa Kali Rata-Rata Orang Dewasa Seks Selama Setahun? ini Kata Studi
Ilustrasi pasangan di tempat tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam Archives of Sexual Behavior mempelajari perilaku seksual lebih dari 26.000 orang mulai tahun 1989 hingga 2014. Studi ini memelajari berapa umumnya seseorang melakukan aktivitas seksual selama setahun. 

Melansir dari Insider, rata-rata orang dewasa berhubungan seks sebanyak 54 kali selama setahun. Rata-rata mereka melakukan hubungan seksual sekali dalam seminggu. 

Sementara pasangan yang sudah menikah, mereka melakukan hubungan seksual 51 kali dalam setahun. Tetapi frekuensinya berubah tergantung usia. 

Umur 20-an dilaporkan berhubungan seks sekitar 80 kali setahun, sedangkan jumlahnya turun menjadi 20 kali dalam setahun pada orang berusi 60-an. 

Penting juga untuk dicatat bahwa seks dalam penelitian ini mengacu pada pengertian luas. Artinya, aktivitas seksual bisa diartikan tergantung presepsi masing-masing di mana tidak selalu berkaitan dengan penetrasi. 

Pada penelitian ini, rata-rata orang memang melakukan hubungan seksual setidaknya sekali dalam seminggu. Tetapi, peneliti menegaskan bahwa angka tersebut tidak menjadi patokan karena bisa kurang atau lebih. 

Ilustrasi pasangan bercinta. [Shutterstock]
Ilustrasi pasangan bercinta. [Shutterstock]

"Saya berkerja dengan bertemu berbagai macam pasangan. Ada yang berpendapat sekali seminggu terlalu sering ada juga yang berpendapat sekali seminggu terlalu jarang," kata Stefani Goerlich, seorang ahli pekerja sosial dan terapis seks berlisensi. 

Menurut Goerlich, setiap pasangan memiiki standar masing-masing untuk intensiatas seksual mereka. 

"Seks itu benar-benar subjektif dan bergantung pada pasangan,” kata Christene Lozano, seorang ahli terapi kecanduan seks dan keluarga yang sudah berlisensi. Menurut Lozano, beberapa orang akan tetap merasa puas meski mereka tidak berhubungan seks selama berbulan-bulan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontrol Tekanan Darah hingga Tingkatkan Imun, 5 Manfaat Seks Bagi Kesehatan

Kontrol Tekanan Darah hingga Tingkatkan Imun, 5 Manfaat Seks Bagi Kesehatan

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 18:30 WIB

Predator Seks Fetish Kain Jarik Gilang Tes Kejiwaan, Ditanya 500 Pertanyaan

Predator Seks Fetish Kain Jarik Gilang Tes Kejiwaan, Ditanya 500 Pertanyaan

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:25 WIB

Tukang Siomay Anal Seks Bocah Cowok Ternyata Korban Sodomi Waria di Serang

Tukang Siomay Anal Seks Bocah Cowok Ternyata Korban Sodomi Waria di Serang

Banten | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:25 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB