Mesti Dihindari, Olahraga Jenis Ini Berisiko Tingkatkan Penularan Covid-19

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 18:20 WIB
Mesti Dihindari, Olahraga Jenis Ini Berisiko Tingkatkan Penularan Covid-19
Olahraga menggunakan masker. (Shutterstock)

Suara.com - Olahraga dipercaya sangat bermanfaat bagi tubuh. Mulai dari menjaga tetap bugar, mempercepat penurunan berat badan dan menjaga kekebalan tubuh.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, olahraga paling tidak dilakukan selama 30-45 menit setiap hari. Namun, sekarang, para ahli telah mencoba memperingatkan bahwa meski tetap aktif secara fisik dapat menjadi kunci untuk menangkal risiko Covid-19 sampai batas tertentu, beberapa jenis olahraga sebaiknya dihindari, karena dapat meningkatkan risiko tertular infeksi.

Dilansir dari Times of India, telah terbukti benar bahwa olahraga membuat sistem metabolisme dan kekebalan Anda siap dan berfungsi dengan baik. Sistem kekebalan yang berfungsi kuat menjaga tubuh dalam kondisi baik dan menangkal risiko infeksi.

Selain itu, telah diteliti juga bahwa olahraga dapat menghentikan peradangan serta membuang racun berbahaya, bakteri, dan jenis virus tertentu dari paru-paru dan saluran udara Anda.

Ilustrasi kelelahan olahraga. (Shutterstock)
Ilustrasi kelelahan olahraga. (Shutterstock)

Beberapa penelitian juga mendukung bahwa olahraga meningkatkan jumlah antibodi pelawan penyakit dan leukosit di dalam tubuh, menjadikannya lebih bermanfaat.

Studi terbaru yang dilakukan oleh dokter dari American College of Sports Medicine (ACSM) telah menemukan bahwa jenis latihan tertentu, seperti latihan intensitas tinggi sebenarnya dapat meningkatkan risiko seseorang terkena Covid19.

Oleh karenanya, akan lebih baik jika olahraga itu dihindari selama masa pandemi.

Laporan yang telah diterbitkan dalam jurnal Current Sports Medicine Reports, ACSM menunjukkan bahwa latihan intensitas tinggi tertentu dapat melelahkan dan melemahkan sistem kekebalan, membuat seseorang lebih rentan untuk tertular penyakit, yang sejauh ini telah menginfeksi lebih dari 20 juta orang.

Para peneliti juga menyarankan orang-orang yang termasuk dalam kategori berisiko tinggi untuk berlatih lebih berhati-hati. Mereka menyarankan bahwa masyarakat harus "menahan diri dari latihan yang melelahkan, melampaui batas, dan latihan berlebihan."

baca juga

Studi tersebut juga menyebutkan bahwa olahraga dengan intensitas tinggi tidak hanya dapat melemahkan sistem kekebalan, tetapi juga membuat tubuh lebih stres dari biasanya, meningkatkan kemungkinan mengembangkan gangguan pernapasan, komplikasi dari COVID, serta meningkatkan risiko kematian.

Latihan intensitas tinggi lebih berat dan membutuhkan banyak ketelitian. Mereka juga memberi lebih banyak tekanan pada tubuh Anda.

Sebuah studi komprehensif yang diterbitkan tahun lalu di Journal of Sports and Health Science menunjukkan bahwa hormon tertentu yang diproduksi selama segala jenis aktivitas fisik atau olahraga dapat menurunkan kekebalan tubuh untuk sementara waktu.

William Roberts, yang merupakan salah satu penulis utama dalam penelitian tersebut menyebutkan bahwa mungkin juga latihan intensitas tinggi 'menekan' sistem kekebalan untuk sementara, yang dapat membuat Anda rentan mengalami masalah.

Bagi mereka yang mengalami gangguan kekebalan, ini bisa menjadi konsekuensi yang merepotkan untuk dihadapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Diragukan, Rusia Segera Publikasi Hasil Uji Klinis Vaksin Covid-19

Banyak Diragukan, Rusia Segera Publikasi Hasil Uji Klinis Vaksin Covid-19

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 14:18 WIB

Gemar Olahraga, 5 Anak Artis Ini Punya Perut Sixpack

Gemar Olahraga, 5 Anak Artis Ini Punya Perut Sixpack

Sport | Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:55 WIB

Olahraga dan Bahagia, Rahasia Diah Permatasari Bisa Awet Muda

Olahraga dan Bahagia, Rahasia Diah Permatasari Bisa Awet Muda

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2020 | 06:05 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB