Jari Membengkak Seperti Sosis? Hati-hati Tanda Awal Autoimun!

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 16 Agustus 2020 | 12:14 WIB
Jari Membengkak Seperti Sosis? Hati-hati Tanda Awal Autoimun!
Ilustrasi jari-jemari (Shutterstock).

Suara.com - Jari kaki atau jari tangan membengkak karena benturan dianggap sebagai masalah normal dan wajar. Tapi bagaimana jika kondisi tersebut berlangsung lebih dari dua minggu, nah patut dicurigai ada masalah lain tuh!

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Reumatologi dr. Laniyati Hamijoyo, Sp.PD-KR mengingatkan adanya masalah kesehatan berupa pembengkakan jari yang disebut jari sosis.

Bengkak jari seperti sosis ini bisa menandai adanya penyakit autoimun tipe ankylosing spondylitis.

Berbeda dengan bengkak karena terbentur atau nyeri sendiri, bengkak sosis ini ditandai bentuk kaki yang normal dan hanya bagian jari saja yang membengkak.

"Ada daktilitis jari seperti sosis gendut, sampai bengkak seluruh jarinya, kita sebut jari sosis kita tahu ada radang seluruh tendon di jari," jelas dr. Lani dalam acara webinar PHASE Academia Klinik Perisai Husada dan Novartis Indonesia, Sabtu (16/8/2020).

Rasa nyeri akibat jari sosis ini membuat gerak jadi terbatas jika dibiarkan. Perlahan jari kaki menjadi kaku, tidak bisa menekuk bahkan tidak bisa digerakkan. 

Ada juga tanda dari autoimun, setelah bangun tidur bagian tumit juga akan terasa sakit, saat dirangsang dengan melatihnya ke lantai atau berjingkrak baru ia akan bisa berjalan.

"Ada radang di urat itu di ligamen, terjadi radang paling sering ada di belakang tumit, ini curiga masuk ankylosing spondylitis," terangnya lagi.

Sementara itu tanda lain autoimun bisa dilihat saat ia berdiri tegak di tembok kepala justru tidak bisa menempel di dinding. Ini karena akibat tulang belakang terjadi perubahan bentuk, dan ini termasuk gejala yang sudah cukup parah.

baca juga

"Kalau bisa dikenali lebih dini, tidak akan terjadi seperti ini," imbuh dokter yang berpraktik di RS Santo Borromeus Bandung tersebut.

Ditambah pasien autoimun tipe ankylosing spondylitis akan sulit untuk rukuk atau menunduk. Tanda autoimun semakin parah karena beberapa tahun dibiarkan tanpa intervensi obat setelah gejala awal muncul.

"Miring kiri kanan susah, karena tulang belakangnya susah akibat setahun dibiarkan. Kalau lebih dari 10 tahun sedikit kaku, sedikit bungkuk, nunduk nggak bisa, lurus lagi mau lihat ke depan agak susah," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Penyakit Autoimun Baru Terdeteksi saat Dewasa?

Kenapa Penyakit Autoimun Baru Terdeteksi saat Dewasa?

Health | Minggu, 16 Agustus 2020 | 05:00 WIB

Sakit Pinggang Bisa Jadi Tanda Autoimun, Seperti Apa?

Sakit Pinggang Bisa Jadi Tanda Autoimun, Seperti Apa?

Health | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 23:32 WIB

Skoliosis, Apakah Ada Hubungannya dengan Penyakit Autoimun?

Skoliosis, Apakah Ada Hubungannya dengan Penyakit Autoimun?

Health | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 20:56 WIB

Terkini

Misteri 995 Senjata di Sekolah Jakarta Selatan: Siapa Pemiliknya dan untuk Apa?

Misteri 995 Senjata di Sekolah Jakarta Selatan: Siapa Pemiliknya dan untuk Apa?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:22 WIB

Menganyam Tradisi, Membangun Kemandirian: Reformasi Pariwisata Kemiren

Menganyam Tradisi, Membangun Kemandirian: Reformasi Pariwisata Kemiren

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Cerita Berakhir, Webtoon Villains Are Destined to Die Dapat Adaptasi Anime

Cerita Berakhir, Webtoon Villains Are Destined to Die Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:20 WIB

BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1,13 Juta BRILink Agen

BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1,13 Juta BRILink Agen

Jatim | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18 WIB

Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?

Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:14 WIB

4 Rekomendasi Rice Cooker Cosmos untuk Anak Kos, Hemat Listrik dan Ringkas

4 Rekomendasi Rice Cooker Cosmos untuk Anak Kos, Hemat Listrik dan Ringkas

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:13 WIB

BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen

BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen

Kalbar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Kemlu Pastikan Seluruh WNI Selamat Pasca Gempa Bumi Dahsyat Kolombia

Kemlu Pastikan Seluruh WNI Selamat Pasca Gempa Bumi Dahsyat Kolombia

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:11 WIB

BRILink Agen Hadir, Danantara Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok

BRILink Agen Hadir, Danantara Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:06 WIB

Rayakan Kemerdekaan, Danantara Perluas Akses Ekonomi lewat BRILink

Rayakan Kemerdekaan, Danantara Perluas Akses Ekonomi lewat BRILink

Lampung | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:03 WIB

×