JEC Gelar Webinar Tangani Trauma Mata

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 16 Agustus 2020 | 13:35 WIB
JEC  Gelar Webinar Tangani Trauma Mata

Suara.com - Penglihatan adalah salah satu fungsi tubuh yang sangat penting dalam menjalani kehidupan. Namun, Ophthalmic trauma atau trauma pada mata berpotensi terjadi kapan saja dan tak bisa diantisipasi karena berlangsung tiba-tiba.

Indonesia menjadi salah satu negara berkembang dengan kejadian trauma mata yang masih sering dijumpai. Pemahaman masyarakat terkait trauma mata masih minimal dan kadang cenderung terabaikan.

Hal ini mendorong JEC Eye Hospitals and Clinics untuk mengadakan webinar tentang ophthalmic trauma dengan tema “Overcoming the Challenges in Ophthalmic Trauma”.

Webinar ini bekerja sama dengan Asia Pacific Ophthalmic Trauma Society (APOTS). Oleh karena dokter JEC Eye Hospitals and Clinics tergabung dalam organisasi tersebut, maka webinar ini juga termasuk dalam rangkaian APOTS Webinar (the 4th APOTS Webinar) – yang melibatkan narasumber dan moderator dari 9 negara: Amerika Serikat, Australia, Singapura, Malaysia, India, Pakistan, Taiwan, Nepal, dan tentunya Indonesia.

Trauma Mata adalah rusaknya jaringan pada kelopak mata, tulang mata atau orbita, bola mata (bagian depan dan belakang), saraf mata.

Sebelumnya, concern JEC terhadap ophthalmic trauma juga telah direalisasikan lewat fasilitas Ophthalmic Trauma Service yang menjadi sentra penanganan trauma mata mandiri terkomprehensif di Tanah Air.

"Tidak hanya memberikan pelayanan klinis berkualitas dan penerapan teknologi mutakhir, JEC Eye Hospitals and Clinics juga berupaya mengimplementasikan misi kami untuk mengembangkan kompetensi dokter dan staf melalui riset dan pendidikan. Sebab, JEC memahami betul, bahwa untuk meningkatkan kualitas kesehatan mata masyarakat Indonesia sekaligus menurunkan angka kebutaan, perlu adanya dukungan kebersamaan dan semangat untuk maju dari berbagai kalangan, utamanya para praktisi kesehatan mata. Sejak berdiri pada 1984, JEC telah secara berkala menggelar berbagai ajang pengayaan wawasan bagi para praktisi kesehatan mata di Tanah Air. Tak terkecuali di tengah pandemi COVID-19 ini, JEC tetap bertekad untuk melanjutkan kegiatan tersebut yang kini kami implementasikan lewat platform digital, yakni berupa JEC Saturday Webinar,” papar Presiden Direktur JEC Korporat Dokter Johan A Hutauruk.

Khusus pada “The 4th Asia Pacific Ophthalmic Trauma Society (APOTS) Webinar”, bahasan trauma mata akan dikupas tuntas bersama para expert dnarasumber dan moderator dari 9 negera.

"Dengan konsep science sharing, para pembicara tersebut, bersama ahli-ahli kesehatan mata Indonesia, khususnya dokter-dokter mata JEC, saling bertukar wawasan keilmuan dan studi kasus untuk tindakan medis, yang kami yakini bisa memperluas cakrawala pengetahuan para praktisi kesehatan mata di Tanah Air,” ujarnya.

baca juga

Keterlibatan para pembicara global tersebut juga memperlihatkan relasi kuat JEC dengan berbagai organisasi bidang kesehatan mata terkemuka dunia, seperti Asia Pacific Ophthalmic Trauma Society (APOTS), ASEAN Association of Eye Hospital (AAEH), dan World Association of Eye Hospital (WAEH).

Trauma mata merupakan kondisi yang dapat merusak kelopak mata, tulang orbita atau dinding bola mata, bola mata, dan syaraf mata akibat benturan keras benda tajam atau tumpul pada area sekitar mata, serta dapat disebabkan juga oleh trauma panas, radiasi dan trauma kimia. Dampak kerusakan dapat terlihat/dirasakan seketika setelah kejadian, ataupun lambat.

“Pada individu yang mengalami trauma mata ringan, seperti kelilipan atau menggosok-gosok mata, acapkali tidak segera memeriksakan diri karena merasa penglihatannya tidak terganggu. Padahal, pengaruh pada penglihatan bisa jadi baru muncul beberapa hari setelah kejadian. Lebih dari itu, trauma pada mata atau ophthalmic trauma berisiko menurunkan tingkat penglihatan secara tajam, bahkan hingga kebutaan - yang lebih lanjut berdampak pula pada berkurangnya kualitas hidup dan produktivitas penderita. Artinya, dampak trauma mata tidak hanya dirasakan penderita, tetapi juga keluarga. Penanganan sedini mungkin dan menyeluruh menjadi kunci,” papar Dr. Yunia Irawati, SpM(K), Ketua Ophthalmic Trauma Service JEC.

Secara umum, ophthalmic trauma terbagi ke dalam dua kategori. Pertama, trauma tertutup (closed-globe injury), yaitu terjadinya kerusakan intraokuler meskipun dinding bola mata (sklera dan kornea) tidak mengalami luka; terdiri atas: contusio (kerusakan pada lokasi benturan), dan laserasi lamellar (luka yang tidak sepenuhnya menembus lapisan sklera dan kornea).

Kedua, trauma terbuka (open-globe injury), yakni terjadinya luka yang menembus seluruh lapisan dinding mata; terdiri atas: ruptur (luka pada dinding bola mata akibat benda tumpul, disebabkan meningkatnya tekanan intraokuler secara tiba-tiba melalui mekanisme inside-out), dan laserasi (luka pada dinding mata akibat benda tajam, disebabkan mekanisme luar ke dalam/outside-in.

Trauma juga dapat diakibatkan oleh panas, radiasi dan zat-zat kimia. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai setelah area mata mengalami benturan, antara lain pandangan buram mendadak, pendarahan, nyeri pada area bola mata, mata terlihat merah, gerakan bola mata terhambat, dan mata terasa mengganjal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampai Pernah Cungkil Matanya Sendiri, Gadis Ini Mengaku Kapok Pakai Sabu

Sampai Pernah Cungkil Matanya Sendiri, Gadis Ini Mengaku Kapok Pakai Sabu

Banten | Rabu, 12 Agustus 2020 | 07:24 WIB

Gadis yang Mencungkil Matanya Sendiri akibat Sabu Mendapat Bola Mata Palsu

Gadis yang Mencungkil Matanya Sendiri akibat Sabu Mendapat Bola Mata Palsu

Health | Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:29 WIB

Berjuang Lawan Virus Corona Covid-19, Wanita Ini Keluhkan Bola Mata Sakit!

Berjuang Lawan Virus Corona Covid-19, Wanita Ini Keluhkan Bola Mata Sakit!

Health | Jum'at, 15 Mei 2020 | 04:30 WIB

Terpopuler: Korban Tewas Corona Covid-19 Dekati 3.000 Jiwa, Tato Bola Mata

Terpopuler: Korban Tewas Corona Covid-19 Dekati 3.000 Jiwa, Tato Bola Mata

Health | Minggu, 01 Maret 2020 | 19:40 WIB

Terinspirasi Rapper Idolanya, Gadis Ini Tato Bola Matanya jadi Hitam!

Terinspirasi Rapper Idolanya, Gadis Ini Tato Bola Matanya jadi Hitam!

Health | Minggu, 01 Maret 2020 | 14:49 WIB

Akibat Potongan Pensil Menusuk Mata, Tengkorak Balita 1 Tahun Retak!

Akibat Potongan Pensil Menusuk Mata, Tengkorak Balita 1 Tahun Retak!

Health | Jum'at, 24 Januari 2020 | 07:35 WIB

Terkini

Iran Bantah Lagi Buat Bom Nuklir, Begini Penjelasan Presiden Pezeshkian

Iran Bantah Lagi Buat Bom Nuklir, Begini Penjelasan Presiden Pezeshkian

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:40 WIB

Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?

Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:39 WIB

Viva Skin Food Cream untuk Apa? Ini Fungsi dan Cara Pakai Sesuai Anjuran

Viva Skin Food Cream untuk Apa? Ini Fungsi dan Cara Pakai Sesuai Anjuran

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:38 WIB

Jamur Kaca dan Bodi Mobil Ternyata Beda, Ini Cara Bersihkannya

Jamur Kaca dan Bodi Mobil Ternyata Beda, Ini Cara Bersihkannya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 13:35 WIB

7 Film Komedi Indonesia yang Bikin Ngakak, Cocok Ditonton Saat Suntuk

7 Film Komedi Indonesia yang Bikin Ngakak, Cocok Ditonton Saat Suntuk

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 13:35 WIB

Menkeu: Tidak ada Anggaran Khusus Sekolah Gratis, Pendidikan Terabaikan?

Menkeu: Tidak ada Anggaran Khusus Sekolah Gratis, Pendidikan Terabaikan?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:30 WIB

Bukan Cuma Ganggu Pernapasan, Asap Karhutla Dikaitkan dengan Masalah Kesehatan Mental

Bukan Cuma Ganggu Pernapasan, Asap Karhutla Dikaitkan dengan Masalah Kesehatan Mental

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 13:30 WIB

Daftar Fasilitas Mewah Standar Apartemen yang Ditemukan Ombudsman di Lapas Cibinong

Daftar Fasilitas Mewah Standar Apartemen yang Ditemukan Ombudsman di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:29 WIB

Sunscreen Spray Wardah untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan Review Pembeli

Sunscreen Spray Wardah untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:26 WIB

Indonesia Dinilai Salah Arah, Data Statistik Dibuat Terlalu Indah dan Tak Sesuai Realita

Indonesia Dinilai Salah Arah, Data Statistik Dibuat Terlalu Indah dan Tak Sesuai Realita

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:25 WIB

×